Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Hot News

8 Duel Panas Yang Tidak Boleh Di Lewatkan Di Bulan Oktober Ini

Bulan Oktober 2018 menjadi satu di antara periode ‘paling nikmat’ bagi para penggemar sepak bola. Ragam duel panas bakal tersaji. Bagaimana tidak, Sahabat Bola.com bisa merasakan aura panas Derbi Milan sampai El Clasico.

Published

on

Lionel Messi

Lapakgol.com – Bulan Oktober 2018 menjadi satu di antara periode ‘paling nikmat’ bagi para penggemar sepak bola. Ragam duel panas bakal tersaji. Bagaimana tidak, Para pecinta sepakbola bisa merasakan aura panas Derbi Milan sampai El Clasico.

Pertempuran AC Milan kontra Inter Milan dan Real Madrid versus Barcelona tersebut hanya menjadi dua di antara banyak partai seru. Setidaknya ada 6 pertandingan lain di kawasan Eropa.

Rangkaian duel di lapangan hijau tersebut bervariasi alias dari beberapa liga, baik domestik maupun antarklub Eropa. Semakin seru, karena empat liga teratas Eropa menyumbang pertarungan, yakni Serie A (Italia), Liga Champions, Premier League (Inggris) dan La Liga (Spanyol).

Berikut ini kami tampilkan 9 pertarungan akbar sepanjang Oktober 2018:

1. Barcelona Vs Inter Milan (25 Oktober 2018)

Barcelona akan menjamu Inter Milan pada Matchday 3 Liga Champions 2018-2019, Rabu (24/10/2018) atau Kamis (25/10/2018) dini hari WIB. Perjumpaan dua tim yang merepresentasikan Spanyol dan Italia tersebut tak boleh lewat begitu saja.

Latar dari keharusan menonton Barcelona kontra Inter Milan tak lain penampilan dua tim tersebut pada fase grup. Saat ini, Barcelona dan Inter Milan sama-sama mengoleksi 6 poin, alias selalu menang pada dua laga awal. Barcelona hanya unggul selisih gol, sehingga berada di tempat teratas.

Dua tim teratas tersebut sama-sama menekuk PSV Eindhoven dan Tottenham Hotspur, pada dua laga awal. Barcelona menekuk PSV Eindhoven dengan skor 4-0, lalu membungkam Tottenham Hotspur (4-2).

Sementara itu, Inter Milan menekuk lawan dengan kemenangan masing-masing 2-1 atas Tottenham Hotspur dan di markas PSV Eindhoven. Pertemuan kedua tim juga membawa memori. Pada tahun 2010, Barcelona takluk dari Inter Milan pada fase semifinal.

2. Inter Milan Vs AC Milan (22 Oktober 2018)

Tiga hari sebelum bersua Barcelona, Inter Milan sudah berjibaku di liga domestik. Mereka bersua rival sekota, AC Milan. Tak ayal, perseteruan abadi dua tim tersebut bakal mendapat bumbu istimewa, yakni hasrat tinggi dua tim agar bisa menumpas dominasi Juventus.

Artinya, derbi Milan edisi perdana Serie A 2018-2019 akan menampilkan kekuatan maksimal. Duel Gattuso dan Spalletti menjadi bagian menawan. Siapa tampil lebih cermat dan pintar, akan keluar stadion dengan membawa tiga poin.

Tensi tinggi di lapangan tak hanya antarpemain, tapi juga antarfans. Jika Anda masih tidak percaya pada Milan Derby, tonton saja pertemuan mereka tahun lalu, yang berakhir 3-2.

3. Chelsea Vs Manchester United (20 Oktober 2018)

Dua tim dengan kondisi berbeda. Kans itulah yang akan terjadi ketika Chelsea bersua Manchester United, Sabtu (20/10/2018) mendatang. Bukan rahasia umum lagi, Chelsea sedang memiliki penampilan bagus. Sementara itu, Manchester United masih harus berusaha menemukan ritme.

Tak pelak, perjumpaan mereka bakal menjadi pertaruhan gengsi dan prestasi. Artinya, siapa yang menang akan memiliki posisi bagus di klasemen sementara. Atensi khusus tertuju ke Manchester United, yang harus menemukan formula tepat menghadapi Eden Hazard dkk.

4. Manchester United Vs Juventus (24 Oktober 2018)

Publik sudah tak sabar menunggu perjumpaan dua tim tersebut. Nama Cristiano Ronaldo menjadi magnet utama. Maklum, jika berlangsung lancar, CR7 akan kembali ke Old Trafford dengan tim berbeda.

Sebelumnya, Ronaldo sudah menginjakkan kaki lagi di Old Trafford ketika berkostum Real Madrid. Di luar itu, dua tim raksasa Eropa tersebut bakal beradu tempat di posisi klasemen sementara. Tak heran, Setan Merah versus Si Nyonya Tua, memberi sajian istimewa.

5. Barcelona Vs Tottenham Hotspur (4 Oktober 2018)

Banyak yang mengira pertandingan ini bakal berlangsung biasa saja. Namun, jika melihat pertarungan pada fase grup, duel kali ini bak partai final. Bagi Barcelona, saat itu bisa saja mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk lolos.

Sebaliknya, Tottenham Hotspur akan berjuang keras agar bisa menuai tiga poin, sembari berharap Barcelona tampil buruk. Tiga poin akan membawa mereka menekan Barcelona dan Inter Milan.

6. Tottenham Hotspurs Vs Manchester City (30 Oktober 2018)

Tottenham Hotspurs melakoni bulan Oktober dengan ragam pertandingan berat. Satu di antaranya adalah bersua sang juara bertahan Premier League, Manchester City.

Bagi Spurs, bersua Manchester City menjadi bagian dari usaha merangsek ke papan atas. Apalagi kali ini Spurs mendapat beban berat agar mereka bisa menyeimbangkan performa di level liga domestik dan Eropa.

8. Barcelona Vs Real Madrid (28 Oktober 2018)

Pertempuran sengit saat Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda ini bakal memiliki aura berbeda. Maklum, tak ada Cristiano Ronaldo memberi banyak nuansa.

Namun, tanpa CR7 bukan berarti El Clasico ‘adem ayem’. Sebaliknya, Real Madrid akan membuktikan kalau mereka masih bisa banyak berbicara di lapangan. Sebuah janji yang harus diiringi dengan pembuktian di lapangan.

Sementara itu, bagi Barcelona yang berstatus tuan rumah, persiapan tim yang lebih matang membuat mereka lebih diunggulkan. El Clasico terakhir di Camp Nou berakhir dengan skor 2-2.

Dunia

Walaupun Kalah Dikandang Lawan Tottenham Hotspur Tetap Ke Semifinal

Published

on

man-city-tottenham-170419za

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola.  Walaupun kalah 3-4 dari Manchester City pada sesi II perempatfinal, Tottenham Hotspur ke semifinal Liga Champions!.

The Lilywhites unggul gol tandang dalam agregat 4-4. Di Etihad Stadium, Manchester, Kamis 18 April 2019 dini hari WIB, lima gol tercipta di babak pertama. City unggul 3-2 atas Tottenham.

Gol The Citizen dicetak Raheem Sterling di menit ke-4 dan 21, serta Bernardo Silva, dan Tottenham mendapat dua gol dari aksi Son Heung-min di menit ke-7 dan 10.

Di babak kedua, kedua tim sama-sama menambah satu gol. Sergio Aguero sempat membawa City unggul 4-2, sebelum Fernando Llorente memperkecil skor menjadi 4-3. Skor bertahan hingga pertandingan selesai.

Di menit akhir, Sterling sempat membobol gawang Tottenham. Tapi VAR menganulirnya karena sebelumnya Aguero, yang memberi umpan, sudah dalam berada dalam posisi offside. Skor 3-4 tetap bertahan saat peluit tanda akhir pertandingan berbunyi.

Hasil itu sudah cukup mengantarkan Tottenham sukses ke semifinal dengan keunggulan gol tandang dalam agregat 4-4, setelah menang 1-0 di kandang pada sesi pertama.

Selanjutnya, Tottenham akan menghadapi Ajax Amsterdam di semifinal.

Susunan Pemain :

Manchester City : Ederson, Benjamin Mendy (Leroy Sane 84′), Aymeric Laporte, Vincent Kompany, Kyle Walker, Ilkay Guendogan, David Silva (Fernandinho 63′), Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, Bernardo Silva, Sergio Aguero

Tottenham Hotspur : Hugo Lloris, Danny Rose, Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Kieran Trippier, Victor Wanyama, Dele Alli, Moussa Sissoko (Fernando Llorente 41′), Christian Eriksen, Lucas Moura (Ben Davies 82′), Son Heung-min.

Continue Reading

Dunia

Juventus Dikalahkan Oleh Ajax Dikandangnya

Published

on

juventus-ajax

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Ajax Amsterdam ke semifinal Liga Champions! Pada sesi kedua perempatfinal, Frenkie de Jong bersama tim mengalahkan Juventus 2-1, dan lolos dengan agregat 3-2.

Bertanding di Allianz Stadium, Turin, Rabu 17 April 2019 dini hari WIB, Juventus vs Ajax berimbang di babak pertama. gol Cristiano Ronaldo di menit ke-28, dibalas oleh Donny van de Beek di menit ke-34.

Di babak kedua, Ajax unggul lewat aksi Matthijs de Ligt. Kapten De Amsterdammers itu merobek gawang Juventus di menit ke-67.

Keunggulan tim tamu bertahan hingga pertandingan selesai. Hasil ini membuat Ajax melaju ke semifinal dengan keunggulan agregat 3-2, usai pada sesi pertama berimbang 1-1.

Selanjutnya, Ajax akan menghadapi pemenang Manchester City vs Tottenham Hotspur di babak empat besar. Juventus menekan Ajax sejak peluit kick off berbunyi.

Peluang pertama datang di menit keempat, saat Emre Can bisa memblok tendangan Andre Onana, yang mendapat back pass, tapi bola reboundnya masih mengarah ke samping gawang.

Perlahan, Ajax bisa keluar dari tekanan. Tapi tetap Juventus yang bisa unggul lebih dulu lewat gol Ronaldo di menit ke-28.

Berawal dari tendangan sudut Miralem Pjanic, penyerang Portugal itu tanpa kesulitan menanduk bola ke gawang Ajax.

Sempat ditinjau VAR, gol itu disahkan wasit Clement Turpin. Ajax merespons gol itu di menit ke-34, usai Van de Beek merobek gawang Wojciech Szczesny dari jarak dekat.

Berawal dari tendangan Hakim Ziyech di luar kotak penalti, bolanya berhenti di kaki Van de Beek yang berada di dalam kotak, dan meneruskannya dengan sepakan placing ke tiang jauh sisi kanan gawang Juventus.

Gol itu sempat dicek VAR juga karena terindikasi offside, tapi wasit mengesahkannya. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.

Pergantian itu membuat posisi depan Juventus kehilangan efektivitas, karena aliran bolanya tak pernah sampai ke sang striker.

Ajax pun dengan leluasa menguasai lini tengah. Berkali-kali Van de Beek dan rekan-rekannya membahayakan gawang Szczesny berkat permainan bagus.

Di menit ke-51, Ziyech mendapat ruang tembak di sisi kanan kotak penalti, namun sepakan jarak dekatnya bisa digagalkan Szczesny yang membuat penyelamatan gemilang.

Di menit ke-57, giliran Van de Beek yang nyaris membobol gawang Juventus. Menguasai bola di luar kotak penalti sebelah kiri, ia mengarahkan bola ke tiang jauh sisi kanan, tapi lagi-lagi bisa digagalkan Szczesny.

Di menit ke-61, Juventus bisa mengancam melalui serangan balik. Memanfaatkan umpan Ronaldo, Moise Kean melepaskan tendangan kaki kanan yang mengarahkan bola masih sedikit menyamping dari gawang Ajax.

Ajax, yang masih dalam situasi memegang kendali permainan, akhirnya bisa mencetak gol keduanya lewat De Ligt pada menit ke-67. Dikutip oleh situs Agen Judi Bola OnlineFortunaVip

Berawal dari sepak pojok, sang kapten bisa menanduk bola, meski dikawal dua player Juventus, dan mengirimnya masuk ke gawang Szczesny.

Ajax memimpin 2-1. Usai tertinggal, Juventus berusaha menekan. Barisan depan tuan rumah cukup kesulitan membongkar pertahanan belakang Ajax yang tampil disiplin.

Justru Ajax yang masih terus membahayakan. Di menit ke-74, Neres nyaris membobol gawang Juventus. Memanfaatkan kesalahan Daniel Rugani, bola didapat Ziyech, yang langsung mengopernya ke Neres.

Tinggal berhadapan dengan Szczesny, sepakannya tak sempurna sehingga membuat bolanya melenceng dari gawang.

Di menit ke-80, Ajax sempat membobol gawang Juventus lagi. Kali ini Ziyech yang melepaskan tembakan melengkung yang masuk ke gawang Juventus, tapi kali ini VAR membatalkannya.

Di menit ke-89, drama terjadi. Juventus memprotes minta penalti usai Daley Blind terlihat handball. Usai dicek VAR, wasit tidak memberikan penalti. Ajax pun berhasil mempertahankan skor hingga pertandingan selesai.

Continue Reading

Dunia

Mbappe Mengatakan PSG Kekurangan Pemain

Published

on

psg123

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola. Kylian Mbappe mengatakan Paris St Germain harus menunjukkan lebih banyak karakter, pada hari Minggu setelah timnya menerima kekalahan 5-1 di Lille yang menunda perayaan gelar Ligue 1 mereka.

Juara Prancis dikurangi menjadi 10 player setelah Juan Bernat telah membatalkan gol awal Thomas Meunier.

Mereka kemudian kebobolan empat kali di babak kedua karena kekalahan liga terberat mereka di bawah pemilik Qatar mereka.

Investasi Olahraga Qatar telah menginvestasikan lebih dari satu miliar euro ($ 1,13 miliar) pada player sejak mereka mengambil kendali pada 2011.

“Itu adalah pertandingan box-to-box, beberapa saat kami dalam kendali, beberapa saat kami tidak,” kata penyerang Prancis Mbappe.

PSG akan dinobatkan sebagai juara pada hari Rabu jika mereka menang di Nantes. Mereka memiliki 81 poin setelah 31 pertandingan ke Lille yang berada di posisi kedua 64 setelah 32 pertandingan.

Dilansir agen judi bola onlineFortunaBola. “Kami akan menjadi juara tetapi kami tidak bisa kalah seperti ini,” tambah player berusia 20 tahun.

“Itu tidak normal. Kami kurang kepribadian, itu salah satu kelemahan kami, kami harus memperbaiki ini. Kami bermain seperti debutan.”

Pelatih Thomas Tuchel tidak sependapat dengan player, menunjukkan bahwa PSG hanya memiliki 15 player yang tersedia untuk pertandingan.

“Tidak mungkin, bahkan Thilo Kehrer yang datang untuk Thiago Silva sakit hari ini,” kata pria asal Jerman itu.

“Saya bahkan tidak tahu berapa banyak player yang bisa saya bawa ke Nantes. Kami tidak memiliki cukup pemain. Tidak ada yang membicarakannya karena kami menang tetapi hari ini terlalu banyak.” tutupnya.

Continue Reading

Trending