Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Hot News

Antoine Griezmann Merasa Selevel Dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Bomber Timnas Prancis, Antoine Griezmann, merasa dirinya sudah sejajar dengan level Cristiano Ronaldo (Juventus) dan Lionel Messi (Barcelona). Sang pemain berharap dirinya bisa memenangkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini.

Published

on

Antoine Griezmann

Lapakgol.com – Bomber Timnas Prancis, Antoine Griezmann, merasa dirinya sudah sejajar dengan level Cristiano Ronaldo (Juventus) dan Lionel Messi (Barcelona). Sang pemain berharap dirinya bisa memenangkan penghargaan Ballon d’Or tahun ini.

Musim lalu, Antoine Griezmann menyumbangkan 29 gol untuk Atletico Madrid di segala kompetisi. Ia juga mengantar klub itu meraih gelar Liga Europa dan Piala Super Eropa.

Tak berhenti sampai di situ, Griezmann juga berhasil membawa Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018. Sayangnya, semua prestasi ini tak membantunya masuk tiga besar nominasi Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.

Kini, sang pemain membidik Ballon d’Or yang dinilai lebih bergengsi daripada penghargaan FIFA.

“Aku pikir Ballon d’Or memiliki lebih banyak gengsi dan sejarah. Ada tiga bulan tersisa untuk memberikan segalanya. Jelas bahwa aku pemain yang berbeda dari Cristiano Ronaldo, Messi, Neymar atau Kylian Mbappe. Aku berada di papan atas, tetapi aku dapat berkembang lagi,” kata Griezmann seperti dilansir Soccerway.

“Aku berusaha untuk selengkap mungkin. Aku tidak akan mencetak 50 gol, tetapi aku ingin membantu secara ofensif dan bekerja untuk tim. Aku pikir aku sudah berada di mana Messi dan Cristiano berada. Dan aku tahu pemain lain pasti akan datang.”

“Aku ingin berkembang, aku ingin menang dan terus seperti ini, bermain dengan cara ini,” Griezmann menambahkan.

Musim ini, Griezmann sudah membela Atletico dalam lima pertandingan. Mantan pemain Real Sociedad itu juga menyumbangkan satu gol dan dua assist.

Dunia

Hampir Tidak Ada Prestasi Yang di Raih Real Madrid Pada Musim 2018/2019

Published

on

Real Madrid

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Hampir tak ada gelar yang bisa dipegang lagi oleh Real Madrid di sisa musim 2018/19.

Namun, bersama Zinedine Zidane, Real Madrid masih bisa memburu akhir yang sempurna. Real Madrid sudah dipastikan tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey.

Di LaLiga, Los Blancos menempati peringkat ketiga dengan 54 poin dari 28 pertandingan, tertinggal 12 angka dari Barcelona.

Melalui perhitungan, Real Madrid memang masih memiliki kesempatan untuk menyaingi Barcelona. Namun, dengan selisih yang jauh dan pergerakan Barcelona yang kencang, kemungkinan tersebut bisa dibilang kecil jika tak mau disebut mustahil.

Meski demikian, Real Madrid masih bisa mencatatkan akhir yang bersejarah. Syaratnya, Karim Benzema dan teman-teman harus menyapu bersih 10 pertandingan tersisa di LaLiga.

Bersama Zidane, Real Madrid punya pengalaman menorehkan catatan istimewa tersebut. Itu terjadi pada 2015/16.

Pada saat itu, mereka bahkan memenangi 12 pertandingan terakhir di LaLiga untuk memberi tekanan kepada Barcelona sehingga Blaugrana baru bisa menyegel gelar juara di pekan terakhir.

Sejauh ini, seperti dilansir agen judi bola online FortunaBola, Real Madrid merupakan satu-satunya tim yang pernah mencatatkan 10 kemenangan di 10 pertandingan terakhir LaLiga. Ada dua tim yang mendekati prestasi Real Madrid, yaitu Barcelona dan Athletic Bilbao.

Barcelona menutup musim dengan sembilan kemenangan dan satu hasil imbang pada 1959/60 dan 2009/10. Sedangkan Bilbao melakukan hal yang sama dengan Barcelona pada 1929/30.

Usai jeda internasional, Real Madrid akan mengawali misi sapu bersih dengan menjamu Huesca, Senin (1/4/2019) dini hari WIB.

Setelahnya, Real Madrid akan menghadapi Valencia, Eibar, Leganes, Bilbao, Getafe, Rayo Vallecano, Villarreal, Real Sociedad, dan Real Betis.

Continue Reading

Dunia

Pelatih Timnas Italia Memuji Player Muda Yang Mereka Punya

Published

on

roberto-mancini

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Roberto Mancini, pelatih Timnas Italia, mencurahkan pujian selangit kepada player muda Italia, Moise Kean yang mencatatkan gol penting saat Italia berhasil mengalahkan Finlandia 2-0 pada fase grup kualifikasi Euro 2020.

Italia saat ini tengah memasuki masa-masa penting, dan Mancini mendapatkan tugas berat. Dia harus membangun ulang skuat Italia sembari meletakkan fondasi untuk masa depan.

Kegagalan Itaia menembus putaran final Piala Dunia 2018 lalu merupakan pukulan keras bagi sepak bola Italia. Kini, Italia begitu fokus untuk tampil baik dan menembus Euro 2020.

Mereka ingin kembali bermain di kompetisi mayor untuk membuktikan kemampuan Italia. Inilah sebabnya Mancini mau memercayai player muda seperti Moise Kean dan Nicolo Barella.

Kemenangan Italia dibukukan melalui gol Nicolo Barella pada menit ke-7 dan Moise Kean pada menit ke-74. Gol tersebut merupakan gol internasional pertama bagi keduanya, Italia boleh menatap masa depan dengan optimistis.

“Kean memiliki kualitas, potensi luar biasa, dan segalanya tergantung pada dia,” kata Mancini kepada FortunaVip. dia juga memberi kesempatan pada Nicolo Zaniolo yang masuk pada babak kedua.

“Tidak sulit untuk membangkitkan kemampuan pada diri Kean dan Nicolo Zaniolo, jadi memilih mereka bukanlah risiko. Ada banyak kualitas di antara player muda kami. Jadi tidaklah sulit memahami itu,”

Lebih lanjut, Mancini menyebut kemenangan itu juga tidaklah mudah. Dia memuji pertahanan Finlandia yang begitu tangguh. Italia baru tampil lebih baik di babak kedua.

“Kemenangan ini tidak mudah, Finlandia langsung menutup permainan mereka dengan lima bek, jadi sangat sulit untuk menembus pertahanan mereka.”

“Kami membuat beberapa kesalahan pada awal pertandingan, tetapi kami tampil jauh lebih baik di babak kedua dan menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol,” tutupnya.

Kemenangan ini merupakan kemenangan kandang pertama Italia sejak mereka mengalahkan Israel pada kualifikasi Piala Dunia 2018, September 2017 lalu.

Ini juga merupakan awalan yang bagus bagi Italia untuk melupakan kegagalan mereka.

Continue Reading

Dunia

Real Madrid Dan Barcelona Berlomba Untuk Mendapatkan Milan Skriniar Dari Inter Milan

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Real Madrid dan Barcelona diketahui berlomba untuk mendapatkan jasa Milan Skriniar dari Inter Milan. Hal tersebut dinyatakan oleh agen player tersebut, Mithat Halis.

Real Madrid dan Barcelona sama-sama menginginkan Milan Skriniar,” kata Halis.

“Banyak klub yang tertarik kepada Skriniar. Performanya sudah terbukti dan ia akan membela klub besar pada masa mendatang.”

“Klub-klub peminat harus bisa meyakinkan Inter Milan untuk mau melepas Skriniar. Mereka harus membuat tawaran yang sulit ditolak oleh Inter Milan,” ungkap Halis.

Nerazzurri dinyatakan memasang harga sebesar 80 juta euro jika ada klub yang benar-benar ingin mendapatkan Milan Skriniar.

Harga tersebut meningkat lebih dari tiga kali lipat, dari harga yang dikeluarkan Inter Milan ketika mendatangkan sang player dari Sampdoria.

Inter Milan membeli Skriniar dari Sampdoria pada Juli 2017. Saat itu, Nerazzurri mengeluarkan dana sebesar 28 juta euro untuk mendaratkannya ke Giuseppe Meazza.

Real Madrid dan Barcelona diberitakan telah menyiapkan dana besar untuk mendatangkan bek berusia 24 tahun itu.

Real Madrid menyiapkan suksesor Sergio Ramos, sedangkan Barcelona mencari pengganti Gerard Pique. Dilansir agen judi bola online FortunaBola.

Milan Skriniar diakui sebagai satu di antara bek muda yang memiliki potensi bagus. Ia bergabung dengan Sampdoria pada 2016 setelah diboyong dari MSK Zilina.

Pada musim perdananya di Serie A, Skriniar mencatatkan 35 pertandingan untuk Sampdoria. Catatan tersebut membuatnya menjadi bek termuda yang tampil dalam 35 pertandingan selama satu musim.

Harga 28 juta euro yang dibayarkan Inter Milan membuat Milan Skriniar menjadi player Slowakia yang memiliki harga jual paling mahal di dunia.

Continue Reading

Trending