Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Liga Inggris

Arsene Wenger : Tetap Di Arsenal Selama 22 Tahun Mungkin Merupakan Kesalahan Terbesar Saya

Arsene Wenger mengatakan tinggal di Arsenal selama 22 tahun mungkin adalah kesalahan terbesarnya dan bahwa dia sangat menyesal telah mengorbankan begitu banyak untuk pekerjaan itu.

Published

on

Arsene Wenger

Lapakgol.com – Arsene Wenger mengatakan tinggal di Arsenal selama 22 tahun mungkin adalah kesalahan terbesarnya dan bahwa dia sangat menyesal telah mengorbankan begitu banyak untuk pekerjaan itu.

Wenger mengatakan kepada stasiun radio Prancis RTL dalam wawancara luas bahwa ia mungkin lebih baik mencari tantangan baru lebih cepat.

Wenger mengundurkan diri sebagai manajer terlama di Eropa pada bulan Mei, setelah memegang jabatan Arsenal sejak tahun 1996.

Ditanya apa kesalahan terbesarnya dalam karirnya, Wenger mengatakan: “Mungkin tinggal di klub yang sama selama 22 tahun.” Saya seseorang yang menyukai hal-hal baru, suka berubah. Saya sedikit tawanan untuk tantangan saya setiap kali.

Wenger menambahkan bahwa dia harus memutuskan apa yang harus dilakukan di masa depan dan dia mungkin membutuhkan dua atau tiga bulan lagi untuk mengetahuinya.

Arsene Wenger

Arsene Wenger

Dan dia mengatakan pengorbanan yang harus dia lakukan untuk yang terpanjang dari bagian tersulit menjadi seorang manajer.

“Saya menyesal telah mengorbankan semua yang saya lakukan karena saya menyadari saya punya banyak orang yang saya abaikan banyak orang yang dekat dengan saya,” katanya. “Tetapi dalam lubuk hatinya, pria yang terobsesi itu egois dalam mengejar apa yang dia cintai.

“Sering, saya ditanya apakah Thierry Henry dan Patrick Vieira akan menjadi manajer yang baik dan saya selalu menjawab ya.” Mereka memiliki semua keterampilan, tetapi mereka perlu tahu keterampilan apa yang mereka butuhkan, dan berkorban untuk melakukan itu ? Ini adalah obsesi yang memantul di sekitar kepala Anda siang dan malam.

“Kamu bangun jam 3 pagi berpikir, ‘Haruskah aku memainkan yang ini atau yang itu? Apakah cara ini atau itu yang terbaik untuk memenangkan pertandingan ini?’ Ini adalah pekerjaan yang tidak pernah Anda tinggalkan. “

Wenger telah bekerja sebagai cendekiawan untuk beIN Sports selama Piala Dunia di Rusia, sementara pelatih kepala baru Unai Emery telah mengambil alih di Arsenal. Orang Prancis itu mengatakan pada bulan Mei bahwa dia memiliki pekerjaan yang baik dalam memilih seorang manajer atau mengambil peran yang berbeda. Dan rupanya, dia belum memutuskan.

TERKAIT : 

Ditanya tentang apa yang berikutnya untuknya, Wenger berkata: “Saya belum memutuskan saya bertanya pada diri sendiri pertanyaan yang sama. Apakah saya terus melakukan apa yang telah saya lakukan, apa yang saya ketahui? Atau apakah saya berbagi semua pengetahuan yang telah saya kumpulkan selama bertahun-tahun tentang orang dan olahraga dengan cara yang berbeda? Itulah pertanyaan yang harus saya jawab dalam 2 hingga 3 bulan ke depan. “

 

 

 

Liga Inggris

Di Markas Brighton & Hove Albion Manchester United Kalah Tipis

Manchester United menelan pil pahit pada laga pekan ke-2 Premier League 2018-2019. Pertandingan yang diadakan di The Amex Stadium, markas Brighton & Hove Albion, Manchester United tumbang dengan skor 2-3, Minggu (19/8/2018) malam WIB.

Published

on

Lapakgol.comManchester United menelan pil pahit pada laga pekan ke-2 Premier League 2018-2019. Pertandingan yang diadakan di The Amex Stadium, markas Brighton & Hove Albion, Manchester United tumbang dengan skor 2-3, Minggu (19/8/2018) malam WIB.

Empat gol yang tercipta semua terjadi di dalam babak pertama. Brighton menjebol gawang David De Gea masing-masing melalui aksi Glenn Murray [25′], Shane Duffy [27′] dan Pascal Gross [44′]. Disamping itu, Manchester United mencetak dari gol Romelu Lukaku [34′] dan Paul Pogba [90+4′].

Dalam pertandingan tersebut, Manajer Manchester United, Jose Mourinho terpaksa harus kehilangan beberapa pemain pilarnya di laga ini. Sergio Romero, Marcos Rojo, Ander Herrera, Antonio Valencia, Diogo Dalot, dan Nemanja Matic karena belum bisa bermain. Terakhir, Alexis Sanchez pun mendapat masalah jelang laga digelar.

Meskipun begitu, United sempat bermain dengan bagus di awal laga. Lukaku punya peluang bagus di menit ke-10. Akan tetapi, tendangannya dari hasil umpan Paul Pogba masih menyamping.

Setelah menit ke-20, Brighton mulai memberikan tekanan pada United. Hasilnya, Glenn Murray berhasil membobol gawang David De Gea pada menit ke-28. Gol pertama yang membuat koordinasi lini belakang United menjadi payah pada sisa laga.

Manchester United vs Brighton

Manchester United vs Brighton

Berselang 2 menit, giliran Shane Duffy yang menjebol gawang De Gea. Pemain asal Republik Irlandia memanfaatkan peluang kemelut di depan gawang yang terjadi usai situasi sepak pojok. Brighton pun unggul dengan skor 2-0 atas United.

Harapan United untuk bangkit muncul pada menit ke-34. Dari umpan Luke Shaw, Lukaku bisa mencatatkan namanya di papan skor. United memperkecil ketinggalan menjadi 2-1.

Namun, petaka untuk United datang di menit 44. Eric Baily ceroboh menekel Pascal Gross di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Gross yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan apik. Pada babak pertama, Brighton unggul 3-1.

Mourinho memasukkan Marcus Rashford dan Jese Linggrad untuk menggantikan Juan Mata dan Andreas Pererira. Setan Merah tampaknya meningkatkan intensitas serangan dari kedua pemain tersebut.

United mendapat penalti pada menit akhir laga. Saat Fellaini dijatuhkan oleh pemain Brighton. Pogba mengambil eksekusi dan sukses menjalankan tugas dengan sempurna. Namun, penalti Pogba hanya membuat United menipiskan kekalahannya menjadi 3-2.

TERKAIT : 

Susunan Pemain

Brighton [4-4-1-1]: Lewis Dunk, Gaetan Bong, Mat Ryan, Martin Montoya, Shane Duffy, Davy Propper, Solly March, Pascal Gross, Glenn Murray, Anthony Knockaert, Dale Stephens. Manajer: Chris Hughton

Manchester United (4-3-3): David de Gea; Ashley Young, Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Fred, Andreas Pereira, Paul Pogba; Juan Mata, Romelu Lukaku, Anthony Martial. Manajer: Jose Mourinho.

 

 

 

Continue Reading

Liga Inggris

Bos Tottenham Puji Pemain Sayap Asal Brasil Karena Hal Ini

Bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji Lucas Moura. Bukan hanya karena soal golnya di menit 43 saat melawan Fulham, hari Sabtu, tapi juga karena prestasinya yang lain. Apa itu?

Published

on

Lucas Moura

Lapakgol.com – Bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji Lucas Moura. Bukan hanya karena soal golnya di menit 43 saat melawan Fulham, hari Sabtu, tapi juga karena prestasinya yang lain. Apa itu?

Lucas Moura memperoleh pujian setelah 1 golnya berkontribusi dalam kemenangan Tottenham 3-1 atas Fulham di Wembley dalam mempertahankan kemenangan berturut-turut mereka di awal musim.

Pemain yang berasal dari Brasil ini menjadi starter dalam 2 laga Liga Inggris berturut-turut dan menjadi figur yang cukup menonjol sepanjang pertandingan. Ia hampir saja mencetak gol dengan sundulan pada menit-menit awal sebelum akhirnya mencetak gol sesaat sebelum turun minum.

Disamping itu gol Lucas terbukti cukup signifikan, Pochettino mengatakan bahwa ia menyumbangkan sesuatu yang penting saat tanpa bola. Meskipun Moura bermain sebagai gelandang serang, Lucas memenangkan 4 tekel – lebih tinggi daripada pemain Spurs mana pun.

Pochettino menyatakan bahwa : “Lucas bersama kami sejak hari pertama ketika kami memulai pramusim. Itu merupakan satu keuntungan dibandingkan dengan pemain yang datang terlambat, dan hari ini saya pikir dia sangat bagus, dia layak mendapat banyak pujian.”

“Dia mencetak gol tetapi yang lebih penting dia bekerja sangat keras saat tim kehilangan bola dan itu sama pentingnya.”

Lucas Moura

Lucas Moura

Pelatih Tottenham Hotspur meminta agar tim memperketat pertahanan

Aleksandar Mitrovic menyamakan kedudukan setelah babak pertama tetapi 2 gol cepat dari Kieran Trippier dan Harry Kane memberi Spurs kemenangan yang baik pada akhirnya.

Ini berarti Spurs memenangkan 2 laga liga pertama musim ini dan sementara Pochettino senang dengan sebagian besar aspek kinerja mereka, dia minta para pemainnya memperketat pertahanan.

TERKAIT : 

“Ini adalah pertandingan yang cukup sulit tetapi saya pikir kami memang pantas menjadi pemenang. Kami mendominasi sepenuhnya dan menciptakan banyak peluang tetapi kami menurunkan performa kami sedikit dan menjadi lebih ceroboh dan mereka lebih baik dalam 15-20 menit pertama [babak kedua].”

“Tentu saja, ini adalah awal musim namun sangat penting untuk memenangkan pertandingan, akan tetapi kami dapat berusaha menjadi lebih baik lagi. Kami kehilangan terlalu banyak peluang hari ini dan pada saat melawan Newcastle [minggu lalu].”

Continue Reading

Liga Inggris

Larangan Merokok Di Liga Inggris Membuat Pelatih The Blues Hanya Bisa Pegang Rokok Dan Korek Api Saja

Liga Inggris dilarang merokok, pelatih Chelsea  hanya bisa memegang bungkus rokok dan korek api saja saat memimpin pertandingan. Sehingga hal ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Published

on

Maurizio Sarri

Lapakgol.comLiga Inggris dilarang merokok, pelatih Chelsea  hanya bisa memegang bungkus rokok dan korek api saja saat memimpin pertandingan. Sehingga hal ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sosok pelatih klub Liga Inggris Chelsea, Maurizio Sarri, sempat terekam kamera sedang membawa rokok dan bungkusnya di pinggir lapangan saat pertandingan Derbi London, melawan Arsenal. Meski begitu dirinya tidak berani sampai membakar dan menghisap rokok tersebut.

Maurizio Sarri sendiri telah menjalani laga kedua bersama Chelsea di Liga Inggris kala menghadapi Arsenal di Stamford Bridge, London, Sabtu (18/8/2018). Perhatian publik sempat tertuju pada tingkah Maurizio Sarri di laga tersebut yang jelas ada kaitannya dengan kebiasan merokok sang pelatih.

Sang pelatih terekam kamera sedang memegang rokok dan korek api baik saat berdiri di pinggir lapangan maupun saat ia duduk di bangku cadangan. Meski sampai sedikit ingin mencicipi rokok yang ia pegang, namun Sarri tak sampai kebablasan.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Beberapa foto dari Maurizio Sarri yang sedang memegang rokok kemudian tersebar di media sosial Twitter. Menurut catatan sejak tahun 2007 dahulu kala, sudah ada peraturan yang melarang orang merokok di dalam stadion di seluruh Inggris Raya. Larangan ini juga sama berlakunya untuk rokok elektrik yang masih dimininati di Indonesia.

Maurizio Sarri tidak bebas merokok menjadi pelatih Chelsea tidak seperti saat masih di klub Italia

Maurizio Sarri yang perokok berat masih setia membawa rokok dan korek api. Bahkan saat melawan Napoli di Liga Champions musim lalu sempat sampai ada ruangan khusus agar Sarri bisa merokok sengebul-ngebulnya. Kemewahan itu tak bisa ia rasakan lagi di Inggris.

Tetap memegang rokok dan korek api sepanjang laga diduga kuat adalah upaya agar dirinya bisa sedikit menahan diri dengan larangan merokok yang ada. Sampai 2 laga awal Liga Inggris, ia masih bisa menahan keinginan untuk merokok.

TERKAIT : 

Namun tidak sak sia-sia, dalam pertandingan Derbi London tersebut, Sarri pada akhirnya berhasil juga membawa Chelsea meraih kemenangan tipis 3-2 atas Arsenal. Apakah setelahnya ia langsung merokok 1 bungkus untuk merayakan kemenangan Chelsea tersebut ?

 

 

 

Continue Reading

Trending