Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Piala Dunia

Atletico Madrid Harus Menguangkan Diego Godin Sekarang Setelah Piala Dunia

Pemain Uruguay, Diego Godin, bisa dibilang sebagai bek terbaik di Piala Dunia musim panas ini, tetapi bek tengah berusia 32 tahun itu sebenarnya bisa menjadi surplus untuk persyaratan di klubnya, Atletico Madrid.

Published

on

Lapakgol.com – Pemain Uruguay, Diego Godin, bisa dibilang sebagai bek terbaik di Piala Dunia musim panas ini, tetapi bek tengah berusia 32 tahun itu sebenarnya bisa menjadi surplus untuk persyaratan di klubnya, Atletico Madrid.

Rumor bahwa Atletico dan Godin dapat mengakhiri asosiasi delapan tahun pertama dimulai setelah musim domestik berakhir, dengan sisi Diego Simeone memenangkan Liga Europa dan berakhir di posisi kedua di La Liga.

AS kemudian mengungkapkan selama Piala Dunia bahwa klausul rilis Godin telah turun menjadi € 20 juta, karena kontraknya memasuki 12 bulan terakhirnya, dan melaporkan bahwa Juventus tertarik untuk bergerak pada harga tersebut.

Diego Godin

Diego Godin

Mula-mula tampaknya spekulasi itu mungkin merupakan taktik untuk mendapatkan kontrak baru yang lebih baik – itulah yang terjadi pada musim panas 2015 ketika Godin dilaporkan mendekati untuk bergabung dengan Chelsea atau Manchester City, hanya untuk mengamankan satu tahun tambahan atas kesepakatan yang sudah ada dan pembayaran yang bagus juga.

Manchester United, Bayern Munich, dan Paris Saint-Germain juga menunjukkan ketertarikan pada pemain belakang ini selama bertahun-tahun, tidak mengherankan jika mengingat bahwa Godin mungkin adalah bek tengah yang paling dapat diandalkan di dunia sepakbola selama lima atau enam tahun sekarang. Tapi Atletico selalu berjuang untuk mempertahankannya, dan pemain itu sendiri secara teratur berbicara tentang bagaimana uang bukanlah yang paling penting baginya.

“Ada tim yang menawarkan saya banyak uang musim panas lalu dan saya tidak ingin pergi,” Godin mengakui pada 2016. “Mungkin klub lain lebih kuat secara finansial, tetapi tidak ada yang mendapat begitu banyak dari pemain individu seperti Atletico. Saya bersama Atletico karena cinta yang diberikan oleh fans. Bagi saya itu lebih penting daripada piala individu.”

TERKAIT : 

Setelah Piala Dunia yang sangat baik, Godin tidak akan pernah memiliki kesempatan yang lebih baik untuk gaji yang harian yang lebih besar. Di sisi lain, chief executive Atletico, Miguel Angel Gil Marin akan tahu bahwa musim panas ini adalah kesempatan terakhir untuk mendapatkan sesuatu seperti € 20 juta untuk pemain yang akan berusia 33 Februari tahun depan.

 

 

 

 

 

 

Lain-Lain

Messi Absen Dari Timnas Argentina Dikarenakan Cedera

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipBaru kembali memperkut Argentina, Lionel Messi harus absen. Dimana dia sudah mendapat cedera dan menarik diri dari skuat Argentina.

Untuk pertma kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah selesai istirahat dari Piala Dunia 2018. Dengan penyerang 31 tahun, yang sudah dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan untuk melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dalam pertandingan ini, Messi sudah main dengan penuh selama 90 menit. Tapi dia tidak bisa menyelamatkan Argentina dari kekalahan dengan skor 1-3.

Namun, pada babak kedua sudah meninggalkan sebuah pesan yang kesan positif dan pada babak pertama malah memberikan hasil yang negatif,”tutur pelatih Argentina Lionel Scalono seperti yang dilansir dari Agen Bola FortunaVip,

“Kamis sudah banyak belajar dari kekalahan. Dengan situasi yang sudah kami ciptakan sebagai besar berkat Messi. Dengan pertandingan ini sudah banyak membantu kami untuk melihat bagaimana kami bisa bermain dengan Messi,”tuturnya.

Dengan kekalahan ini bukan satu-satu yang membawa kabar buruk untuk Argentina. Messi sudah mengalami cedera yang terjadi di kunci paha.

Melalui akun Twitternya, Timnas Argentina sudah mengumumkan kalau Messi akan absen di pertandingan Argentina berikutnya. La Albiceleste yang akan menghadapi Maroko di laga persahabatan.

Continue Reading

Dunia

Dalam Laga Persahabatan, Messi Comeback Akhirnya Argentina Berhasil Dikalahkan Venezuela

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Lionel Messi comeback di Timnas Argentina yang tidak berakhir manis. Argentina malah jatuh di tangan Venezuela dengan skor 1-3.

Untuk pertama kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah istirahat setelah selesai Piala Dunia 2018. Dimana Messi berhasil dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan saat melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dengan mengejutkan sama Venezuela, kalau Argentina lebih dulu mencetak gol pada menit keenam. Roberto Rosales melepaskan umpan dari area permainan sendiri dan jatuh ke kaki Salomon Rondon. Dan setelah mengontrol bola, Rondon yang melepaskan pada tembakan voli untuk menaklukkan Franco Armani.

Menerima gol dari Venezuela, Argentina mencoba untuk membalas.  Lewat aksi individunya, Messi melewati bek Venezuela dan melepaskan umpan silang untuk Lautaro Martinez. Penyerang Inter Milan itu menanduk bola, tapi ditepis oleh kiper Venezuela.

Dimana Messi sudah hampir membobol gawang ke Venezuela. Dia melepaskan tembakan yang melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok dari atas gawang. Tapi, Wuilker Farinez melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola.

Venezuela yang sudah menggandakan keunggulan di menite ke 44. Jhon Murillo yang sudah melakukan dengan tusukan dari kiri dan kemusian melepaskan tembakan yang keras daru luar kotak penalti. Tapi Armani yang tidak bisa menjangkau bola.

Pada menit ke 59, Argentina berhasil memperkecil ketertinggalan. Dengan umpan yang untuk terobosan Giovanni Lo Celso yang sudah dituntaskan dengan sempurna oleh Lautaro Martinez.

Venezuela mendapat penalti pada menit ke-75 setelah Darwin Machis dilanggar oleh Juan Foyth. Josef Martinez yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Armani.

Kekalahan ini meninggalkan pekerjaan rumah untuk pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Argentina selanjutnya akan menghadapi Maroko pada laga persahabatan.

Susunan Pemain

Argentina: Franco Armani; Lisandro Martinez (Blanco 46′), Juan Foyth, Gabriel Mercado (Kannemann 46′); Nicolas Tagliafico, Giovanni Lo Celso (Pereyra 78′), Gonzalo Montiel; Lionel Messi, Gonzalo Martinez (Suarez 46′); Lautaro Martinez (Benedetto 70′)

Venezuela: Wuilker Farinez; Roberto Rosales, Mikel Villanueva, Yordan Osorio, Ronald Hernandez; Junior Moreno, Tomas Rincon, Yangel Herrera (Soteldo 64′); Darwin Machis (Anor 79′), Salomon Rondon (Josef Martinez 72′), Jhon Murillo (Hurtado 89′)

Continue Reading

Dunia

Menjelang Piala Dunia 2022 Yang Kemungkinan Berlangsung di Beberapa Negara, FIFA Diperingatkan Masalah HAM

Published

on

FIFA

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Organisasi Amnesty Internasional memperingatkan FIFA untuk mempertimbangkan tentang rendahnya penegakan masalah hak asasi manusia (HAM) di beberapa negara Timur Tengah.

Masalah HAM menjadi sorotan menyusul adanya wacana untuk memperluas lokasi penyelenggaraan Piala Dunia 2022 ke negara-negara sekitar Qatar. Pada awalnya, Piala Dunia 2022 hanya berlangsung di Qatar yang diikuti 32 negara.

Tetapi setelah adanya keputusan untuk menambah jumlah peserta menjadi 48 negara, ada rencana untuk memperluas penyelenggaraan ke negara-negara bagian lainnya, seperti Kuwait, Oman, Arab Saudi atau Uni Emirat Arab.

Stephen Amburn International dari Amnesty International mengatakan ada risiko menyangkut HAM terkait dengan penambahan tuan rumah baru, tak terkecuali potensi eksploitasi yang meluas terhadap pekerja migran yang menyediakan jasa konstruksi.

Dalam surat terbuka kepada presiden FIFA, Gianni Infantino, sebuah koalisi, termasuk Amnesty International, organisasi non-pemerintah, serikat pekerja dan kelompok penggemar dan player mendesak FIFA untuk menilai dari sisi aspek HAM pada negara-negara yang potensial menjadi tuan rumah tambahan.

Koalisi tersebut juga mendesak FIFA untuk mematuhi Kebijakan Hak Asasinya sendiri, yang bertujuan memastikan tuan rumah turnamen memantau dan menegakkan mekanisme untuk hak-hak buruh di lokasi pembangunan stadion.

Kebijakan itu, yang diperkenalkan pada Mei 2017, juga mengatakan bahwa FIFA berkomitmen untuk menghormati semua hak asasi manusia yang diakui secara internasional dan akan berusaha untuk mempromosikan perlindungan hak-hak ini.

Dalam sebuah pernyataan, FIFA mengatakan sikap dan komitmennya terhadap HAM tidak diragukan dan terintegrasi dalam persyaratan tuan rumah semua turnamen pada masa depan.

“Sebagaimana studi kelayakan yang akan dipresentasikan kepada Dewan FIFA pada hari Jumat mendatang, ini tidak akan berbeda dalam kasus calon tuan rumah yang sudah ada pada tahun 2022,” tulis keterangan tersebut seperti dilansir agen judi bola online FortunaBola.

Continue Reading

Trending