Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Indonesia

Sampai Kapankah Liga 1 Indonesia Akan Dihentikan ?

PSSI putuskan untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 Indonesia sampai batas waktu yang belum ditentukan. Bhayangkara FC pun mengharapakan penghentian ini dilakukan untuk waktu yang tidak lama.

Published

on

Lapakgol.comPSSI memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 Indonesia sampai batas waktu yang belum ditentukan. Bhayangkara FC pun mengharapakan penghentian ini dilakukan untuk waktu yang tidak lama.

Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, mengungkapkan tidak terlalu setuju dengan keputusan penghentian kompetisi Liga 1 Indonesia ini. Keputusan itu dilakukan PSSI pada pekan ke-23, sebagai akibat dari tewasnya suporter Persija Jakarta jelang laga melawan Persib Bandung di Stadion GBLA akhir pekan lalu.

Sumardji mengharapkan, PSSI sebagai induk organisasi sepakbola nasional dengan cepat memberi kepastian kapan waktu kompetisi akan digelar kembali. Menurutnya, bila terlalu lama hal itu akan berpengaruh dengan nilai kontrak klub dengan sponsor.

Liga 1 Indonesia

Liga 1 Indonesia

Meski demikian diakuinya, sampai saat ini Bhayangkara FC belum mengalami kerugian selama kompetisi tersebut dihentikan. Disamping itu, para pemain The Guardian juga tetap berlatih seperti biasa.

Tak Setuju Keputusan PSSI

“Jujur saja, saya tidak setuju dengan keputusan pemberhentian kompetisi dalam waktu yang tidak ditentukan ini. Kami ini yang di klub bebannya berat banget,” jelas Sumardji, seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia.

“Kami punya konsekuensi dengan sponsor dan pemain. Bagaimana tanggung jawab kami? Kecuali kalau 1 sampai 2  pekan berhentinya, ya tidak ada masalah,” jelasnya.

TERKAIT : 

Sebelum kompetisi berhenti, atau tepatnya pada pekan ke-23 Liga 1 Indonesia, Bhayangkara FC gagal memperoleh poin penuh. Bhayangkara sebagai juara bertahan musim lalu, harus rela berbagi poin dengan Barito Putera setelah bermain imbang 2-2.

 

Indonesia

Joko Driyono Resmi Menjadi Tersangka Pengaturan Skor

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola, FortunaVip, Joko Driyono sekarang sudah menjadi status sebagai PLT Ketua Umum PSSI yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia.

Dengan penetapan sebagai tersangka yang sudah ditetapkan pada hari Jumat, (15/02) malam, Penetapan ini sudah dilakukan oleh adanya penggeledahan yang sebelumnya dilaksanakan tim gabungan Satgas Anti Mafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya dan Inafis Polda Metro Jaya di apartemen milik Joko Driyono di Taman Rasuna, Tower 9 dan sudah digelar perkara hari Kamis (14/02) malam.

Penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari alat bukti baru demi memperdalam kasus pengaturan pertandingan (match fixing) di sepak bola Tanah Air yang dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

“Kamis kemarin penetapan tersangka Pak Joko Driyono, setelah dilakukan mekanisme penetapan tersangka dengan gelar perkara,” ujar Argo Yuwono, yang juga Kabid Humas Polda Metro Jaya, seperti dilansir oleh Situs Judi Bola Online FortunaVip.

Dengan menyusul sebuah penetapan tersangka, Joko Driyono sudah dicekal untuk berpergian supaya bisa keluar Indonesia.  Menurut Argo, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk melakukan pencekalan itu selama 20 hari ke depan.

“Ya benar, surat pencegahan ke luar Indonesia untuk Pak Joko Driyono yang dikirim ke Imigrasi hari ini Jumat 15 Februari 2019,” tutur Argo.

Penetapan ini terkait dengan laporan LP Nomor 6990 tanggal 16 Desember 2018 oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, dalam kasus pengaturan skor. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan 11 orang tersangka, mulai pihak wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI.

Para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

 

 

 

 

 

 

 

Continue Reading

Indonesia

Persija berhasil Menumbangkan Home United 1-3

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola , Persija Jakarta sudah berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-3 atas Home United di babak kualiafikasi Liga Champions Asia, Selasa (05/02).

Pada pertandingan ini sudah dihelat di markas Home United di Stadion Jalan besar, Singapura. Dengan gol-gol dari Persija yang sudah dicetak oleh Alberto GoncalvesMarko Simic dan sudah bunuh diri Ho Wai  Loon. Untuk sementara satu-satunya gol tuan rumah yang sudah dihasilkan oleh Song Ui-Young.

Untuk kemenangan yang sudah membuat Persija yang bisa melangkah ke babak berikutnya.  Di babak ini, Persija akan berhadapan dengan Newcastle Jets. Pertandingan ini rencananya akan digelar pada 12 Februari 2019 mendatang.

Tapi Persija sempat mencoba untuk bisa menekan sejak awal di babak pertama. Tapi, mereka selalu kebobolan melalui Faritz Hamees yang sudah bisa masuk dari kawalan bek-bek Macan Kemayoran. Tapi sudah dalam situasi on-one, Faritz yang tidak bisa menjebol gawang Andritany.

Pada akhirnya, pada menit ke-sembilan, Persija bisa unggul. Wai Loon mencetak gol bunuh diri setelah gagal menghalau tendangan bebas Fitra Ridwan dengan sempurna.

Setelah itu, Persija beberapa kali bisa memberikan ancaman pada gawang Home United. Namun justru sang tuan rumah yang bisa balas mencetak gol. Pada menit ke-43, UiYoung sukses menjebol gawang Andritany setelah mendapat umpan matang dari Abdul Hameed.

Pada babak kedua, Home United bermain lebih baik. Mereka pun bisa menghasilkan sejumlah ancaman pada lini pertahanan Persija.Namun mereka sedikit lengah di belakang. Pada akhirnya Beto bisa mencetak gol setelah mendapat umpan dari Riko Simanjuntak.

Tuan rumah merespon gol itu dengan menggeber serangannya. Namun usaha mereka masih bisa dihadang dengan baik oleh bek-bek Persija.

Keasyikan menyerang membuat Home United akhirnya kebobolan lagi. Pada menit ke-84, Simic berhasil membuat Persija unggul 3-1 setelah mendapat suplai umpan dari Riko.

Gol dari pemain asal Kroasia tersebut jadi gol terakhir yang tercipta di pertandingan ini. Tim asuhan Ivan Kolev ini pun berhasil pulang dengan kemenangan 1-3.

Susunan pemain

Home United: Rudy Khairullah; Abdil Qaiyyim Mutalib, Aqhari Abdullah, Faritz Abdul Hameed, Mohammad Faizal, Ho Wai Loon; Adam Swandi, M Hami Syahin, Izzdin Shafiq; Isaka Cernak-Okanya, Song Uiyoung.

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Dany Saputra, Ryuji Utomo, Maman Abdurahman, Ismed Sofyan; Ramdani Lestaluhu, Fitra Ridwan, Riko Simanjuntak, Sandy Sute; Alberto Goncalves, Marko Simic.

 

Continue Reading

Indonesia

Ketua Umum PSSI Resmi Mengundurkan Diri Dan Sekalian Minta Maaf

Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Edy Rahmayadi akhirnya resmi mengundurkan diri dari PSSI dengan sekalian minta maaf. Ia menyatakan mundur sebagai ketua umum PSSI pada kongres di Bali, Minggu (20/1/2019) saat membuka Kongres PSSI 2019.

Published

on

Edy Rahmayadi

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Edy Rahmayadi akhirnya resmi mengundurkan diri dari PSSI dengan sekalian minta maaf. Ia menyatakan mundur sebagai ketua umum PSSI pada kongres di Bali, Minggu (20/1/2019) saat membuka Kongres PSSI 2019.

Edy Rahmayadi baru terpilih sebagai orang nomor satu di PSSI pada tahun 2016 silam dan semustinya menjadi ketum setidaknya sampai 2020 mendatang. Walaupun masih lama, akan tetapi gencarnya desakan agar Edy Rahmayadi mundur terus bermunculan. Hal ini kian mencuat terutama sejak ia terpilih sebagai Gubernur Sumatera Utara ditambah munculnya kasus pengaturan skor.

“Saya berhenti dengan sah pada detik ini juga. Saya menyerahkan kepemimpinan ini, akan dilanjutkan yang lain. Saya juga tidak mau ada yang mengkhianati keputusan saya ini,” ungkap Edy dalam pidatonya dalam Kongres PSSI tersebut.

Edy Rahmayadi meminta agar semua pihak menyatu untuk membesarkan PSSI

Selama ia menjabat sebagai ketum PSSI, Edy Rahmayadi telah beberapa kali memberikan komentar kontroversial. Pada kesempatan tersebut juga menyatakan sikap mundur, ia tidak lupa untuk sekalian menyatakan permintaan maaf pada banyak pihak.

“Saya memohon maaf juga sekali lagi apabila ada kata-kata saya yang kurang tepat selama ini. Mohon maaf jika ada perbuatan-perbuatan kurang baik juga, saya adalah manusia biasa. Saya telah berusaha untuk melakukan yang terbaik, tapi ya inilah kemampuan saya. Bersatu kalian semua, besarkanlah PSSI kita,” pungkas Edy Rahmayadi.

TERKAIT : 

Ia juga menjelaskan keputusan ini diambil karena tidak haus akan kekuasaan dan jabatan sehingga mundur demi PSSI yang lebih baik lagi. Keputusannya mengundurkan diri dari PSSI juga dijelaskannya bukan karena lari dari tanggung jawabnya.

Continue Reading

Trending