Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Liga Inggris

Chelsea Pinjamkan Penyerangnya Ke Valencia

Pemain Chelsea, Michy Batshuayi, telah disetujui untuk kesepakatan pinjaman satu tahun di Valencia dan bergabung dengan peserta Liga Champions tersebut musim depan.

Published

on

Lapakgol.com – Pemain Chelsea, Michy Batshuayi, telah disetujui untuk kesepakatan pinjaman satu tahun di Valencia dan bergabung dengan peserta Liga Champions tersebut musim depan.

Baik Chelsea maupun Valencia sudah menyetujui transfer pada Jumat (10/8) pagi, di mana kedatangan pemain internasional Belgia itu kemudian diresmikan Valencia beberapa jam kemudian. Dikabarkan biaya untuk pinjaman jangka panjang itu diyakini sekitar 3 juta euro hingga 4 juta euro.

Menurut rencana, Valencia akan langsung memasukkan nama Michy Batshuayi dalam sebuah presentasi skuad Los Che musim 2018/19 yang akan digelar di Mestalla, Sabtu (11/8) waktu setempat.

Michy Batshuayi

Michy Batshuayi

Penjualan Martín Montoya ke Brighton and Hove Albion senilai 6,5 juta euro memungkinkan Valencia untuk mencapai kesepakatan Michy Batshuayi saat ini. Apalagi, Valencia mengaku masih ingin mendatangkan banyak bala bantuan di lini serangnya. Pelatih Marcelino menurut kabar bahkan menargetkan 4 pemain baru lagi, sebelum jendela ditutup pada 31 Agustus.

Valencia juga terus dikaitkan dengan kepindahan striker Atletico Madrid, Kevin Gameiro, yang diperkirakan akan berlangsung sebelum batas waktu. Pemain internasional Prancis itu mengaku nasibnya di Wanda Metropolitano menjadi tidak jelas, setelah kedatangan Nikola Kalinic dari AC Milan.

TERKAIT : 

Apalagi, sekarang pengurus Mestalla kini bersikap tegas dan siap melepas para pemainnya yang telah berusia 31 tahun, baik itu pemain pinjaman atau kesepakatan permanen.

 

 

 

 

Liga Inggris

Kiper Kelahiran Indonesia jadi Kandidat Pengganti Petr Cech

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Arsenal sudah kehilangan satu penjaga gawangnya di musim depan. Hal ini sudah menyusul keputusan pensiun yang baru diambil oleh penjaga gawang veteran yakni Peter Cech.

Untuk beberapa waktu yang lalu, Cech sudah membuat keputusan untuk mengakhiri karir profesionalnya di musi 2018/19. Pada Mei mendatang, Cech sudah berusia 37 tahun. Faktor ini sudah menjadi alasan memilih pensiun. Untuk saat ini Cech pensiun, Arsenal sudah membutuhkan tambahan penjaga gawang. The Gunners sudah membutuhkan sosol untuk menjadi pelapis buat Bernd Leno yang sudah menjadi pilihan utama.

Emil Audero saat ini tercatat sebagai pemain Juventus. Namun, dia menjalani masa peminjaman di klub Serie A lain yakni Sampdoria. Emil Audero pun jadi pilihan utama di bawah mistar gawang Sampdoria pada musim 2018/19.

Dikutip dari Situs Bola FortunaBola, kontrak Emil Audero dengan Juventus akan habis pada akhir musim 2018/19 ini. Dengan begitu, maka dia akan berstatus bebas transfer pada musim depan.

Arsenal pun dikabarkan tertarik pada aksi penjaga gawang kelahiran Indonesia tersebut, setelah mengirim pemandu bakat untuk melihat penampilannya di Sampdoria pada musim ini. Performa Audero dinilai cukup bagus untuk jadi pelapis bagi Bernd Leno.

Audero memang bermain cukup bagus untuk Sampdoria, dari 20 laga yang dimainkan di Serie A, penjaga gawang 22 tahun itu baru kebobolan 26 gol.

Arsenal bukan satu-satunya opsi yang bisa dipilih oleh Emil Audero pada musim depan. Ada dua pilihan yang bisa diambil oleh pemain yang pernah membela timnas Italia U-17 tersebut.

Pilihan pertama adalah bertahan di Sampdoria dan mendapatkan kontrak secara permanen. Sampdoria memang disebut ingin memberinya kontrak permanen. Pilihan kedua, tentu saja pindah ke Arsenal dengan resiko jadi pelapis Bernd Leno.

Dikutip dari Situs Bola FortunaBola, sejatinya masih ada satu opsi lagi. Tapi peluangnya sangat kecil yakni memperpanjang kontrak di Juventus. Saat ini Juve sudah punya Wojciech Szczesny dan Mattia Perin, jadi kecil peluang bagi Audero jika bertahan.

 

Continue Reading

Liga Inggris

Rooney Mengkritik Gaya Bermain Rashford

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola Marcus Rashford yang sedang berada dalam performa yang bagus bersama Mancheseter United. Tapi, gaya bermain yang berusia 21 tahun sudah mendapat kritik dari mantan Bomber United, Wayne Rooney.

Rashford sudah menjalani masa-masa yang sulit di era kepelatohan Jose Mourinho.  Manajer asal Portugal tersebut kerap memainkannya di posisi winger. Rashford kembali jadi penyerang tengah di era Ole Gunnar Solskjaer.

Di balik penampilan apiknya, Rooney merasa gaya bermain Rashford tidak tepat. Lantaran gaya bermain tersebut, Rashford pun tidak mampu tampil dengan konsisten selama 90 menit. Rooney pun mengkritik juniornya.

Dimana Wayne Rooney sudah menilai kalau Marcus Rashford tidak mampu menghemat tenaga ketika sedang berada di lapangan. Dia terlalu sering mengajak lawan berduel satu lawan satu. Hal ini berdampak pada tenaga Rashford yang kerap habis pada menit-menit akhir.

“Ketika saya kembali bermain di timnas [Inggris] lawan Amerika Serikat, saya bicara kepada Rashford dan saya katakan dia terlalu sering berusaha,” buka Rooney pada Situs Bola FortunaBola.

Rashford berusaha terlalu keras, dia bekerja terlalu keras dan dia akan mulai lelah pada akhir pertandingan.”

“Tapi, yang menakutkan dari Rashford adalah saat dia berlari ke arahnya dengan membawa bola dan saya mengingatkan dia untuk terus melakukannya. Hanya dengan menempatkan bola dan berlari mengejarnya,” papar Rooney.

Sementara itu, Wayne Rooney menyindir Jose Mourinho yang tidak mampu membuat Paul Pogba bersinar. Menurut Rooney, seorang pemain bisa bermain maksimal jika dia memilih hubungan yang baik dengan manajernya. Dalam kasus ini adalah Pogba dan Mourinho.

“Jika Anda tidak punya hubungan yang baik dengan pelatih, maka sulit untuk berada di puncak.”

Pogba akan tentu akan sering kehilangan bola sebab dia banyak mencoba melepaskan umpan dan itu belum tentu tepat. Tapi, Anda harus membiarkannya melakukan itu karena dua atau tiga umpan akan menjadi gol, akan menjadi peluang,” paparnya.

Continue Reading

Liga Inggris

Solskjaer, Capai Rekor Kemenangan Dan Raih Nomor Keramat 7

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaKiprah Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi sebagai Manchester United yang sempurna. Sudah tujuh laga dia mainkan dan United selalu menang. Dimana Tujuh yang merupakan sebuah nomor yang keramat di United.

Solskjaer yang sudah menjalani laga ketujuh saat United sedang menjamu Brighton di pekan ke 23 Premier League , Sabtu (19/1) malam di Old Trafford. United menang dengan skor 2-1 lewat gol dari Paul Pogba dan Marcus Rashford.

Hasil yang sudah diapik sudah membuat United sangat mantap bersaing di papan atas klasemen untuk Premier LeagueAhsley Young dan kawan-kawan kini telah mengumpulkan 44 poin. Namun, dipihak Brighton sudah mendapatkan 26 poin.

Ole Gunnar Solskjaer sudah berdasarkan catatan Opta, dan sudah mengukir tinta emas dalam sejarah karirnya. Manajer asal Norwegia sudah menjadi orang pertama yang sudah memberikan enam kemenangan beruntun di laga perdananya sebagai manajer United di Premier League.

Belum ada manajer lain yang sudah mencatatkan torehan tersebut sebelum Solskjaer, tetapi dua nama Legendaris seperti Sir Alex Ferguson dan Sir Matt Busby.

Pertandingan kontra Brighton yang membuat Solskjaer yang sudah mencatat tujuh kemenangan secara beruntun di semua kompetisi. Dimana yang merupakan tujuh adalah nomor keramat bagi United.

Tidak sembarang pemain bisa sukses dengan nomor punggung saat bermain di United. Hanya pemain spesial yang mampu meraih sukses dengan nomor tujuh seperti Eric Cantona, David Beckham hingga Cristiano Ronaldo.

Ole Gunnar Solskjaer menyebut Brighton memberikan perlawanan yang sengit sepanjang laga berjalan. Bahkan, manajer berusia 45 tahun itu mengakui jika United tidak tampil layaknya laga-laga yang sudah dimainkan sebelumnya.

“Hari ini kami mendapat ujian. Saya tidak berpikir bahwa kami tampil sesuai dengan seharusnya.” Dikutip Situs Bola FortunaBola.

“Terkadang lawan bisa membuat kami bekerja lebih keras. Saya pikir kami menampilkan beberapa hal hebat. Pada awal babak kedua, kami bisa menuntaskan laga dengan sebuah peluang bagus. Kami kesulitan pada 20 menit akhir,” tandas Solskjaer.

 

Continue Reading

Trending