Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Liga Italia

Cristiano Ronaldo Mengungkapkan Alasannya Meninggalkan Real Madrid

Cristiano Ronaldo mengakui, ia hengkang ke Juventus karena merasa dirinya tidak lagi diperlukan di Real Madrid. Di samping itu, keadaan di ruang ganti Bernabeu juga bertambah buruk.

Published

on

Cristiano Ronaldo

Lapakgol.comCristiano Ronaldo mengakui, ia hengkang ke Juventus karena merasa dirinya tidak lagi diperlukan di Real Madrid. Di samping itu, keadaan di ruang ganti Bernabeu juga bertambah buruk.

Bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, pindah ke Serie A pada musim panas lalu, setelah mencetak 44 gol bagi Los Blancos sepanjang musim lalu dan menjadi top skorer dalam sejarah klub.

Performa Real Madrid turun drastis sesudah ditinggal Cristiano Ronaldo, bahkan sempat tidak mampu mencetak gol dalam 3 pertandingan beruntun dan tidak dapat menang dalam 6 dari 7 pertandingan. Rangkaian mengecewakan ini berakhir dengan pemecatan Julen Lopetegui.

Pimpinan Real Madrid Tidak Mau Mempertahankan Ronaldo

Menurut Ronaldo, tidak ada kemauan dari klub untuk mempertahankan dirinya. Hal tersebutlah yang menyebabkan keputusannya untuk pergi.

“Saya merasakannya di dalam klub, khususnya dari sang presiden (Florentino Perez) yang sudah tidak lagi menganggap penting saya seperti dulu,” ungkap Cristiano pada France Football.

“Selama 4 atau 5 tahun pertama saya di sana, saya merasa menjadi seorang Cristiano Ronaldo. Perasaan itu semakin berkurang sesudahnya. Presiden klub melihat saya dari mata yang tidak lagi sama [seperti dulu], seakan-seakan saya tidak lagi tidak tergantikan bagi mereka,” tambahnya.

“Itulah yang memicu saya memutuskan pergi. Saya membaca beberapa berita, katanya saya yang mengiginkan pergi. Itu ada benarnya, akan tetapi saya selalu merasa bahwa sang presiden tidak berusaha menahan kepergian saya,” tandas Ronaldo.

Bukan Masalah Gaji

Pernyataan Ronaldo ini berseberangan dengan berita selama ini bahwa gaji yang menjadi alasan terbesar kepergiannya, selain pengunduran diri Zinedine Zidane. “Kepergian saya bukan gara-gara pengunduran diri itu [Zinedine Zidane],” ujarnya.

TERKAIT : 

“Jika alasannya adalah uang, kemungkinan saya akan pindah ke China di mana saya akan merperoleh gaji 5 kali lipat dari yang saya dapat di Real Madrid atau Juventus,” tambahnya.

“Saya datang ke Juve bukan karena uang. Saya dapatkan gaji yang sama seperti di Madrid, jika tidak lebih. Perbedaannya hanyalah, Juventus sangat menginginkan saya. Mereka katakan itu,” ujar Ronaldo.

 

Eropa

Mantan CEO Juventus Tertarik Untuk Bergabung Dengan Inter Milan

Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta ternyata tidak tertarik untuk pindah ke Liga Inggris untuk memimpin Manchester United (MU) atau Arsenal.

Published

on

Beppe Marotta

Lapakgol.com – Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta ternyata tidak tertarik untuk pindah ke Liga Inggris untuk memimpin Manchester United (MU) atau Arsenal. Marotta lebih suka pindah ke Inter Milan yang notabene rival mantan klubnya.

Seperti dilansir Calciomercato, Marotta mengaku masih ingin berkarier di Italia. Ia pun tak sungkan menyebut Inter Milan sebagai pelabuhan berikutnya.

“Saya akan tetap di Italia dan Inter adalah kemungkinan,” kata Marotta.

Seperti diketahui, Juventus mengakhiri kerjasamanya dengan Marotta akhir September lalu. Pria berusia 61 tahun itu menerima kompensasi sekitar 361 ribu euro atau Rp 6 miliar dari Juventus.

Kinerja Marotta di Juventus cukup terlihat. Meski tak punya andil langsung, Marotta ada adalah bagian dari kesuksesan Bianconeri mendominasi Liga Italia dalam lima tahun terakhir.

Salah satu andil Marotta adalah dalam urusan bursa transfer. Ia dianggap punya andil besar dalam mendatangkan pemain-pemain incaran pelatih, salah satunya adalah Cristiano Ronaldo.

Oleh karena itu, ia tidak sepi peminat ketika angkat kaki dari Juventus. MU dan Arsenal dikabarkan berminat kepada Marotta.

Kedua klub tersebut terpikat kinerja Marotta di Juventus. Untuk Arsenal, mereka juga sedang mencari CEO baru setelah Ivan Gazidis hengkang ke AC Milan.

Kendati akan bergabung dengan Inter, Marotta tidak sungkan memuji Juventus. Tanpa ragu, ia menyebut kinerja manajemen Juventus adalah yang terbaik di Italia.

“Mereka tidak punya kompetitor di Italia dalam hal kualitas dan untuk organisasi mereka,” kata Marotta.

Continue Reading

Liga Italia

Prediksi Liga Italia : AC Milan vs Juventus, 12 November 2018

AC Milan akan berhadapan dengan Juventus pada pekan ke-12 Liga Italia di San Siro, Senin (12/11) dinihari pukul 02:30 WIB.

Published

on

AC Milan vs Juventus

Lapakgol.comAC Milan akan berhadapan dengan Juventus pada pekan ke-12 Liga Italia di San Siro, Senin (12/11) dinihari pukul 02:30 WIB.

Bianconeri berhasil memenangkan 11 dari 12 laga liga terbarunya, sekarang berada di puncak klasemen Serie A. Akan tetapi, Juventus mengalami kekalahan 1-2 dari Manchester United, dan ini menjadi kekalahan pertama mereka di semua kompetisi. Namun, Si Nyonya Tua belum pernah kalah di ajang liga domestik musim ini.

Di pihak lain Napoli akan melawan Genoa dan Inter Milan akan berhadapan dengan Sampdoria pada matchday yang sama, keunggulan Juventus bisa berkurang menjadi 3 poin saja. Sehingga, Juve harus memenangkan pertandingan ini.

Disamping itu, AC Milan selalu kesulitan melawan tim-tim top lainnya. Milan kalah dari Napoli (2-3) dan juga rival sekotanya, Inter Milan, 0-1. Milan berakhir dengan hasil mengecewakan imbang, 1-1, melawan Real Betis pada pertengahan pekan ini, dan cedera mulai bertambah pada momen yang salah bagi Diavolo.

Gonzalo Higuain dipastikan ingin bermain melawan mantan timnya, namun dia masih mengalami cedera. Disamping itu, Leonardo Bonucci yang menjadi kapten AC Milan musim lalu, kembali lagi ke Stadio San Siro dengan seragam Juventus.

AC Milan vs Juventus : Head-to-head

  • Juventus menang 11 dari 12 laga terkininya.
  • AC Milan menang 6 dari 7 laga kandang terbarunya.
  • Juventus menang 5 laga terakhirnya melawan AC Milan di semua kompetisi.
  • Milan kalah 5 dari 8 laga liga kandangnya lawan Juventus (W2 D1).
  • Totalnya Juventus memenangkan 9 dari 10 pertandingan terakhirnya melawan AC Milan (L1).

TERKAIT :

AC Milan vs Juventus : Prediksi

Milan belum pernah mengalahkan Bianconeri sejak Oktober 2016 (1-0) dan itu menjadi satu-satunya kemenangan dalam 10 pertemuan terakhirnya melawan La Vecchia Signora.

Prediksi Skor : AC Milan 1 – 2 Juventus.

Continue Reading

Liga Italia

Prediksi Liga Italia : Udinese vs AC Milan, 05 November 2018

AC Milan akan berhadapan dengan Udinese pada pekan ke-11 Liga Italia di Dacia Arena, pada hari Senin (5/11) dinihari pukul 02:45 WIB.

Published

on

Udinese vs AC Milan

Lapakgol.comAC Milan akan berhadapan dengan Udinese pada pekan ke-11 Liga Italia di Dacia Arena, pada hari Senin (5/11) dinihari pukul 02:45 WIB.

AC Milan saat ini berada dalam posisi 4 besar seusai tengah pekan ini dapat mengalahkan Genoa dengan skor akhir 2-1, yang adalah laga tunda di pekan pertama dikarenakan runtuhnya Ponte Morandi.

Skor akhir tersebut adalah kemenangan ke-2 beruntun bagi Milan, sesudah sebelumnya menumbangkan Sampdoria, 3-2, hanya selisih beberapa hari sebelumnya. Saat ini mereka memiliki kesempatan baik untuk memperoleh 3 poin lagi saat menghadapi tim Udinese.

Zebrette diharuskan menang. Performa mereka buruk karena hanya memperoleh 1 kemenangan dari 9 pertandingan terakhir, yaitu melawan tim di bawah Chievo dan akan bertanding ke pertandingan ini seusai mengakhiri laga yang buruk itu dengan skor imbang 2-2 melawan Genoa.

Disamping itu, AC Milan mengakhiri performa buruknya dengan mengalahkan Genoa. Sebelumnya mereka mengalami pahitnya kekalahan dari Inter Milan di derbi Milan, dan setelah itu kalah 1-2 dari Real Betis di Liga Europa.

Namun setelah menumbangkan klub Genoa dan Sampdoria, Gennaro Gattuso merasa lega sedikit minimal untuk saat ini.

Akan tetapi masih perlu adanya perbaikan, terutama meningkatkan kualitas pertahan di lini belakang. Semua itu dikarenakan Milan belum menjaga clean sheet dalam 10 pertandingan yang sudah dijalankannya di liga. Sehingga ini akan menjadi peluang baik bagi Udinese untuk mencatatkan gol di pertandingan ini.

Udinese vs AC Milan : Head-to-head

  • Milan menang 1 dari 6 perjalanan terakhir mereka ke Udine, dengan catatan 1 kali imbang dan 4 kali kalah.
  • Udinese menderita kekalahan dalam 3 pertandingan kandang terakhir mereka.

TERKAIT : 

Milan termasuk salah satu dari beberapa tim di liga ‘5 besar’ Eropa yang belum juga menjaga clean sheet pada musim ini. Udinese diperdiksi setidaknya dapat memperoleh 1 gol pada pertandingan ini.

Meskipun mereka berada dalam performa buru saat ini, Milan akan berjuang di markas lawan. Selain itu, Milan juga mendapat kendala pemain yang menderita cedera dan juga fokus ke Liga Europa tengah pekan depan.

Prediksi Skor : Udinese 1 – 2 AC Milan.

Continue Reading

Trending