Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Eropa

Hasil Liga UEFA Nations League : Inggris dan Kroasia Bermain Imbang

Timnas Inggris bermain imbang 0-0 melawan Kroasia dalam laga lanjutan Grup 4 UEFA Nations League, di Stadion HNK Rijeka, Sabtu (13/10/2018). Duel kedua tim berlangsung tanpa penonton.

Published

on

Timnas Kroasia melawan Timnas Inggris

Lapakgol.com – Timnas Inggris bermain imbang 0-0 melawan Kroasia dalam laga lanjutan Grup 4 UEFA Nations League, di Stadion HNK Rijeka, Sabtu (13/10/2018). Duel kedua tim berlangsung tanpa penonton.

The Three Lions yang bertindak sebagai tim tamu bermain lebih agresif sejak awal pertandingan. Kondisi itu membuat Kroasia kesulitan untuk mengembangkan permainan.

Tim asuhan Zlatko Dalic baru memberikan ancaman pada menit ke-20. Upaya untuk membobol gawang Inggris dilakukan Ante Rebic, namun tendangannya masih berada di atas mistar gawang.

Pada menit ke-37, Kroasia kembali menebar ancaman kali ini melalui Andrej Kramaric. Sayang tembakannya dari dalam kotak penalti masih gagal membobol gawang tim tamu.

Dua menit jelang babak pertama usai, Inggris berpeluang unggul lebih dahulu. Hanya saja, sundulan Eric Dier setelah menerima umpan sepak pojok, Jordan Henderson, hanya menerpa tiang kiri gawang.

Di babak kedua, giliran Harry Kane yang bernasib sama seperti Dier. Kali ini, sundulan Kane memanfaatkan umpan Henderson menerpa mistar gawang yang dikawal Dominik Livakovic pada menit ke-51.

Setelah itu, kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Marcus Rashford mendapatkan satu peluang untuk mengubah skor pertandingan yang dibalas dengan tiga peluang tuan rumah melalui Kramaric, Rebic, dan Luka Modric, namun belum juga berujung gol. Skor 0-0 pun bertahan hingga laga usai.

Hasil imbang ini membuat timnas Inggris dan Kroasia masih tertahan di peringkat kedua dan ketiga Grup 4 dengan torehan satu poin. Posisi puncak ditempati Spanyol yang mengoleksi enam poin.

Susunan pemain

Kroasia (4-3-3): 1-Dominik Livakovic; 16-Tin Jedvaj, 6Dejan Lovren, 21-Domagoj Vida, 22-Josip Pivaric; 10-Luka Modric, 8-Mateo Kovacic, 7-Ivan Rakitic; 9-Andrej Kramaric, 18-Ante Rebic, 4-Ivan Perisic

Inggris (4-3-3): 1-Jordan Pickford; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 6-Harry Maguire, 3-Ben Chilwell; 8-Jordan Henderson, 4-Eric Dier, 7-Ross Barkley; 10-Raheem Sterling, 9-Harry Kane, 11-Marcus Rashford

Eropa

Mantan CEO Juventus Tertarik Untuk Bergabung Dengan Inter Milan

Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta ternyata tidak tertarik untuk pindah ke Liga Inggris untuk memimpin Manchester United (MU) atau Arsenal.

Published

on

Beppe Marotta

Lapakgol.com – Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta ternyata tidak tertarik untuk pindah ke Liga Inggris untuk memimpin Manchester United (MU) atau Arsenal. Marotta lebih suka pindah ke Inter Milan yang notabene rival mantan klubnya.

Seperti dilansir Calciomercato, Marotta mengaku masih ingin berkarier di Italia. Ia pun tak sungkan menyebut Inter Milan sebagai pelabuhan berikutnya.

“Saya akan tetap di Italia dan Inter adalah kemungkinan,” kata Marotta.

Seperti diketahui, Juventus mengakhiri kerjasamanya dengan Marotta akhir September lalu. Pria berusia 61 tahun itu menerima kompensasi sekitar 361 ribu euro atau Rp 6 miliar dari Juventus.

Kinerja Marotta di Juventus cukup terlihat. Meski tak punya andil langsung, Marotta ada adalah bagian dari kesuksesan Bianconeri mendominasi Liga Italia dalam lima tahun terakhir.

Salah satu andil Marotta adalah dalam urusan bursa transfer. Ia dianggap punya andil besar dalam mendatangkan pemain-pemain incaran pelatih, salah satunya adalah Cristiano Ronaldo.

Oleh karena itu, ia tidak sepi peminat ketika angkat kaki dari Juventus. MU dan Arsenal dikabarkan berminat kepada Marotta.

Kedua klub tersebut terpikat kinerja Marotta di Juventus. Untuk Arsenal, mereka juga sedang mencari CEO baru setelah Ivan Gazidis hengkang ke AC Milan.

Kendati akan bergabung dengan Inter, Marotta tidak sungkan memuji Juventus. Tanpa ragu, ia menyebut kinerja manajemen Juventus adalah yang terbaik di Italia.

“Mereka tidak punya kompetitor di Italia dalam hal kualitas dan untuk organisasi mereka,” kata Marotta.

Continue Reading

Eropa

Superstar di Liga Jerman, Pemain Ini Tidak Dipanggil Timnas Spanyol

Paco Alcacer mencuri perhatian bersama Borussia Dortmund pada musim ini. Akan tetapi, penampilan apik Alcacer tak menjamin namanya masuk ke Timnas Spanyol.

Published

on

Paco Alcacer

Lapakgol.comPaco Alcacer mencuri perhatian bersama Borussia Dortmund pada musim ini. Akan tetapi, penampilan apik Alcacer tak menjamin namanya masuk ke Timnas Spanyol.

Pemain berusia 25 tahun tersebut hengkang dari Barcelona dan bergabung ke Dortmund pada 28 Agustus 2018. Dia memperkuat Die Borussen dengan status pinjaman sampai akhir musim ini, dan opsi permanen yang mencapai 30 juta euro (Rp 499 miliar).

Bersama Borussia Dortmund, Paco Alcacer, memperlihatkan performa terbaiknya. Dia sukses mendulang sembilan gol dari delapan pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Teranyar, dia mencetak satu gol saat Der BVB menang 3-2 atas Bayern Munchen dalam laga pekan ke-11 Bundesliga Jerman, di Signal Iduna Park, Sabtu (10/11/2018).

Kontribusi besar Alcacer bersama Dortmund berbanding terbalik ketika masih berseragam Barcelona. Selama dua musim memperkuat Los Cules, dia hanya mengoleksi 15 gol dari 50 pertandingan.

“Borussia Dortmund telah membantu saya kembali ke siapa saya sebelumnya. Tentu saja, saya tahu tidak mungkin bisa terus mempertahankan performa ini,” ujar Alcacer kepada Marca, Selasa (13/11/2018).

“Saya tahu akan ada dua atau tiga pertandingan di mana saya tidak mencetak gol. Saya tidak terobsesi mencetak banyak gol dalam waktu yang begitu singkat,” paparnya.

Statistik juga memperlihatkan Paco Alcacer menjadi tumpuan di lini serang Borussia Dortmund. Dia tercatat melepaskan 2,5 tembakan per laga, 9,2 umpan per laga, dan akurasi umpannya yang mencapai 76,4 persen.

Selain itu, Paco Alcacer juga memecahkan rekor di Bundesliga Jerman yang telah bertahan selama 55 tahun. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak delapan gol di Bundesliga dalam waktu bermain selam 218 menit.

Dengan torehan tersebut, mantan pemain Valencia itu mengoleksi satu gol dalam 29 menit pertandingan. Pencapaian terbaik sebelumnya dipegang Charly Dorfel bersama Hamburg SV pada 1963.

Saat itu, Charly berhasil mendulang delapan gol setelah tampil selama 519 menit di Bundesliga. Charly membutuhkan waktu selama 65 menit untuk bisa mencetak satu gol.

Continue Reading

Eropa

Pep Guardiola Komentar Tentang Konflik Dengan Mourinho

Derby Manchester yang akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) malam WIB tak hanya menyajikan duel pemain-pemain terbaik.

Published

on

Pep Guardiola

Lapakgol.com – Derby Manchester yang akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) malam WIB tak hanya menyajikan duel pemain-pemain terbaik. Lebih dari itu, laga ini merupakan adu taktik antara dua pelatih terbaik di dunia.

Ya, kualitas Pep Guardiola tidak perlu diragukan lagi. Dia sudah menjuarai banyak trofi di Spanyol, Jerman, dan kini di Inggris. Guardiola mampu membawa City menjuarai Liga Inggris di musim keduanya.

Di sisi lain, Jose Mourinho juga tidak bisa diremehkan. Meski tengah dalam laju buruk di awal musim, saat ini tren Manchester United meningkat. Mourinho juga sudah paham betul dengan cara bermain Guardiola.

Kedua pelatih ini memang kerap kali diadu untuk menentukan siapa yang terbaik.

Guardiola dan Mourinho memang seringkali diadu media untuk menentukan siapa yang terbaik. Uniknya, hubungan mereka sebenarnya justru lebih baik dari yang dianggap media. Guardiola mengatakannya sendiri.

“Kami berdua adalah pria baik, lebih dari yang Anda duga. Jauh lebih baik, percaya saya,” tegas Guardiola di Manchester Evening News.

Pep Guardiola juga berterima kasih duel dua tim tersebut tak fokus pada duelnya dengan Mourinho. Baginya. Tim tetaplah yang lebih penting ketimbang sosok pelatih atau pemain.

Continue Reading

Trending