Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Piala Dunia

Hope Solo: FIFA Seharusnya Tidak Memilih AS Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Hope Solo mengatakan dia ingin Amerika Serikat memimpin tawaran Amerika Utara untuk kehilangan suara FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Published

on

Hope Solo

Lapakgol.com – Hope Solo mengatakan dia ingin Amerika Serikat memimpin tawaran Amerika Utara untuk kehilangan suara FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

“Saya tidak bisa mengatakan itu harus diberikan kepada Maroko,” kata mantan kiper tim nasional wanita AS itu kepada The Associated Press. “Tapi aku tidak berpikir itu harus pergi ke Amerika Serikat, dan itu sulit dikatakan.”

Tawaran United dari AS, Kanada, dan Meksiko dapat dipilih di host dalam voting FIFA Rabu depan, tetapi sekarang menghadapi kritik dari salah satu pemain sepak bola paling terkenal di AS.

Kepemimpinan tawaran itu jengkel ketika diberitahu bahwa ia merusak upaya mereka, menurut AP, meskipun kelompok itu juga menolak kritiknya sementara menolak untuk melihat ke catatan secara rinci.

Hingga 207 federasi sepak bola akan memilih di Moskow apakah Amerika Utara atau Maroko akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, atau penawaran harus dibuka kembali dengan memilih “tidak satu pun di atas.”

Hope Solo

Hope Solo

“Semoga FIFA dapat berdiri dan melangkah masuk dan berkata, ‘Jika kami akan memberi Anda hadiah, mari kita lihat semuanya dan tunjukkan di mana Anda dapat memperbaiki hal-hal tertentu,'” kata Solo.

Keberatan Solo bukanlah sebuah letusan terisolasi melawan Sepak Bola AS dan datang setelah ia diberhentikan dari tim nasional karena ledakan di Olimpiade 2016 melawan oposisi dan serangkaian kontroversi di luar lapangan.

Dalam upaya untuk mengendalikan organisasi yang mengucilkannya, Solo mencalonkan diri sebagai presiden Federasi Sepakbola AS bulan Februari, tetapi hanya mengumpulkan 1,4 persen suara.

TERKAIT :

Dalam wawancara dengan CNN, Solo menyebutkan sejumlah alasan mengapa AS tidak boleh diberikan turnamen dan mengatakan harus pergi ke negara yang “lebih pantas”.

“Saya pikir itu harus diberikan kepada negara yang mematuhi hukum federal, yang transparan, yang menjalankan organisasi nirlaba mereka dengan cara yang seharusnya dijalankan, yang tidak menyembunyikan jutaan dolar, dan perusahaan yang benar-benar menjawab pertanyaan-pertanyaan ini yang ingin dijawab, “kata Solo. “Mereka mengabaikan semua orang.”

“Saya punya masalah dengan organisasi seperti itu yang diberikan sesuatu yang sangat besar. Saya ingin berpikir ada negara lain di luar sana yang lebih layak daripada Amerika Serikat.”

 

 

 

 

Dunia

Kylian Mbappe Masih Belum Sebanding Dengan Cristiano Ronaldo

Published

on

Kylian mbappe

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaEdmilson mantan bek timnas Brasil, menilai untuk saat ini Kylian Mbappe masih belum bisa bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi untuk memenangkan Ballon d’Or.

Mbappe merupakan player muda yang luar biasa. Di usianya yang masih 20 tahun, ia sudah merasakan gelar juara liga Prancis bersama PSG.

Selain itu ia juga bermain di Liga Champions secara rutin. Yang lebih hebat lagi, ia pun sudah berhasil membantu Les Blues memenangkan trofi Piala Dunia tahun 2018 lalu.

Mbappe pun juga langsung dijagokan untuk bisa meraih Ballon d’Or pada tahun 2018 kemarin. Hasilnya, ia berada di urutan keempat, di bawah Cristiano Ronaldo, Luka Modric dan Antoine Griezmann.

Walaupun masih belum berhasil meraihnya, namun ke depannya Mbappe dipredksi bakal meraih banyak trofi Ballon D’Or.

Namun ketika ditanya apakah mantan player AS Monaco itu bisa meraih penghargaan tersebut pada tahun 2019, Edmilson menjawab: “Tidak.”

“Ini karena usianya,” kata Edmilson dilansir agen judi bola onlineFortunaBola.

“Ia dapat melakukan hal-hal besar tetapi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah melakukannya secara konsisten selama 10 tahun terakhir, itu sulit dipercaya,” tegasnya.

“Anda tidak bisa melakukan perbandingan seperti ini hari ini. Itu tidak masuk akal,”

Di Prancis saat ini ada sejumlah player papan atas dunia. Katakan saja Neymar, Angel Di Maria, hingga Nabil Fekir.

Namun menurut Edmilson, saat ini Mbappe layak disebut sebagai player terbaik Ligue 1. Ia bahkan lebih baik dari Neymar sekalipun.

“Hari ini, Kylian Mbappe. Ia meraih juara dunia, muda, cepat, bermain di level yang sangat bagus dengan mencetak banyak gol,” pujinya.

“Berkat kualitas para player seperti Neymar, Cavani, Fekir, Memphis, Ligue 1 sekarang dapat bermimpi memiliki hari-hari yang baik, yang tidak selalu terjadi sebelumnya,” tutupnya.

Continue Reading

Lain-Lain

Messi Absen Dari Timnas Argentina Dikarenakan Cedera

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipBaru kembali memperkut Argentina, Lionel Messi harus absen. Dimana dia sudah mendapat cedera dan menarik diri dari skuat Argentina.

Untuk pertma kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah selesai istirahat dari Piala Dunia 2018. Dengan penyerang 31 tahun, yang sudah dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan untuk melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dalam pertandingan ini, Messi sudah main dengan penuh selama 90 menit. Tapi dia tidak bisa menyelamatkan Argentina dari kekalahan dengan skor 1-3.

Namun, pada babak kedua sudah meninggalkan sebuah pesan yang kesan positif dan pada babak pertama malah memberikan hasil yang negatif,”tutur pelatih Argentina Lionel Scalono seperti yang dilansir dari Agen Bola FortunaVip,

“Kamis sudah banyak belajar dari kekalahan. Dengan situasi yang sudah kami ciptakan sebagai besar berkat Messi. Dengan pertandingan ini sudah banyak membantu kami untuk melihat bagaimana kami bisa bermain dengan Messi,”tuturnya.

Dengan kekalahan ini bukan satu-satu yang membawa kabar buruk untuk Argentina. Messi sudah mengalami cedera yang terjadi di kunci paha.

Melalui akun Twitternya, Timnas Argentina sudah mengumumkan kalau Messi akan absen di pertandingan Argentina berikutnya. La Albiceleste yang akan menghadapi Maroko di laga persahabatan.

Continue Reading

Dunia

Dalam Laga Persahabatan, Messi Comeback Akhirnya Argentina Berhasil Dikalahkan Venezuela

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Lionel Messi comeback di Timnas Argentina yang tidak berakhir manis. Argentina malah jatuh di tangan Venezuela dengan skor 1-3.

Untuk pertama kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah istirahat setelah selesai Piala Dunia 2018. Dimana Messi berhasil dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan saat melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dengan mengejutkan sama Venezuela, kalau Argentina lebih dulu mencetak gol pada menit keenam. Roberto Rosales melepaskan umpan dari area permainan sendiri dan jatuh ke kaki Salomon Rondon. Dan setelah mengontrol bola, Rondon yang melepaskan pada tembakan voli untuk menaklukkan Franco Armani.

Menerima gol dari Venezuela, Argentina mencoba untuk membalas.  Lewat aksi individunya, Messi melewati bek Venezuela dan melepaskan umpan silang untuk Lautaro Martinez. Penyerang Inter Milan itu menanduk bola, tapi ditepis oleh kiper Venezuela.

Dimana Messi sudah hampir membobol gawang ke Venezuela. Dia melepaskan tembakan yang melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok dari atas gawang. Tapi, Wuilker Farinez melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola.

Venezuela yang sudah menggandakan keunggulan di menite ke 44. Jhon Murillo yang sudah melakukan dengan tusukan dari kiri dan kemusian melepaskan tembakan yang keras daru luar kotak penalti. Tapi Armani yang tidak bisa menjangkau bola.

Pada menit ke 59, Argentina berhasil memperkecil ketertinggalan. Dengan umpan yang untuk terobosan Giovanni Lo Celso yang sudah dituntaskan dengan sempurna oleh Lautaro Martinez.

Venezuela mendapat penalti pada menit ke-75 setelah Darwin Machis dilanggar oleh Juan Foyth. Josef Martinez yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Armani.

Kekalahan ini meninggalkan pekerjaan rumah untuk pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Argentina selanjutnya akan menghadapi Maroko pada laga persahabatan.

Susunan Pemain

Argentina: Franco Armani; Lisandro Martinez (Blanco 46′), Juan Foyth, Gabriel Mercado (Kannemann 46′); Nicolas Tagliafico, Giovanni Lo Celso (Pereyra 78′), Gonzalo Montiel; Lionel Messi, Gonzalo Martinez (Suarez 46′); Lautaro Martinez (Benedetto 70′)

Venezuela: Wuilker Farinez; Roberto Rosales, Mikel Villanueva, Yordan Osorio, Ronald Hernandez; Junior Moreno, Tomas Rincon, Yangel Herrera (Soteldo 64′); Darwin Machis (Anor 79′), Salomon Rondon (Josef Martinez 72′), Jhon Murillo (Hurtado 89′)

Continue Reading

Trending