Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Indonesia

Indra Sjafri: Bukan Target Utama Timnas Indonesia U-22 Meraih Juara Piala AFF

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Pelatih Tim Nasional ( Timnas) Indonesia  U-22, Indra Sjafri sangat gembira menyambut keberhasilan timnya meraih gelar juara di ajang Piala AFF 2019. Namun, Indra yang tidak terlarut dengan kesuksesan karena target utama buat timnya belum tercapai.

Dimana Indra sudah mengatakan kalau target utama buat timnya adalah bisa masuk ke putaran final Piala Asia U-23 dan bisa merebut medali emas SEA Games 2019. Grauda Muda, julukan Timnas Indonesia U-22 yang sudah sangat diharapkan untuk bisa mempertahanlan performa untuk bisa mencapai target yang akan dipasang.

Namun, Indra sudah bisa mengambil sisi positif atas kesuksesan yang sudah diraih oleh Marinus Wanewar dan kawan-kawan yang berada di ajang Piala AFF U-22 2019. Dikarenakan pelatih yang berusia 56 tahun sudah sangat yakin akan kesuksesan yang bisa motivasi  dan semangat lebih kepada para anak yang sudah didiknya untuk menampilkan di turnamen selanjutnya.

Untuk Timnas Indonesia U-22 yang sudah dihadapkan dengan dua turnamen di tahun ini. Pertama, mereka yang bisa menampulkan di babak kualiafikasi di Piala AFF U-23 2020 yang sudah berlangsung di bulan depan atau tepatnya di 22 -26 Maret 2019.  Dan setelah itu, Timnas Indonesia U-22 yang bisa tampil di ajang SEA Games yang akan digelar tanggal 30 November 2019. Target yang tinggi sudah dipasang Indonesia di dua ajang.

“Juara Piala AFF U -22 bukan tarhet utama kami karena bagi kami target utama bisa masuk ke Piala Asia dan bisa mendapat Medali Emas SEA Games. Dikarenakan, gelar yang akan kami jadikan untuk menjadi motivasi untuk kedepannya,” tutur Indra seperti dikutip dari Agen Bola FortunaBola.

 

Hot News

Persebaya Berjuang Menuju Babak Final Piala Presiden 2019

Published

on

Persebaya

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Persebaya Surabaya telah sukses menumbangkan Madura United pada sesi I babak semifinal Piala Presiden 2019.

Dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu 3 April 2019, Persebaya memetik kemenangan 1-0 atas Madura United. Manuchekhr Dzhalilov yang menjadi penentu kemenangan tim asuhan Djajang Nurjaman itu.

Kendati unggul agregrat, Persebaya mengaku takkan bermain aman saat menjalani pertandingan sesi II semifinal di kandang Sape Kerrap.

“Kami akan berusaha untuk lolos ke babak final dengan mengulangi kemenangan di kandang Madura United, insya Allah,” kata Djanur sapaan akrabnya usai pertandingan.

Djanur mengaku walaupun menang, namun dirinya belum cukup puas. Alasannya, Djanur melihat beberapa potensi gol yang akhirnya gagal.

“Tadi memang banyak peluang tapi belum beruntung. Adanya sudah seharusnya terjadi gol, tidak terjadi juga. Itu salah satunya,”

“Kemudian dari pertandingan saya pikir belum puas. Karena dengan peluang yang lebih banyak. Namun bukan berarti kami tidak produktif saya pikir kerjasama semua antara player lokal dan asing,”

Sementara meski mengaku kurang puas, Djanur tetap memuji kerja keras para player hingga membuahkan satu gol. Dia mengatakan pertandingan ini cukup panas dan ketat.

“Ini memang pertandingan sulit, mankanya di awal pertandingan kami coba bermain dengan tempo yang sedikit lambat. Baru di babak kedua kami tingkatkan, dan bersyukur bisa cetak gol,” kata pelatih asal Majalengka tersebut.

Saat babak kedua, Djanur terlihat mengubah strategi dan tempo permainan dengan lebih cepat. Tak hanya itu. Djanur juga memutuskan Alwi Slamat, Irfan Jaya, untuk keluar, diganti M. Hidayat dan Osvaldo Haay.

Djanur juga memuji peran Dzhalilov yang menjadi satu-satunya pencetak gol untuk Persebaya.

“Peran Dzhalilov memang sangat bagus, ketika Amido Balde kesamping player Madura mengikutinya. Sehingga Dzhalilov tidak ada yang menjaga saat mencetak gol,” tambah pelatih 54 tahun itu.

Sayangnya, usai mencetak gol, Djanur juga harus memutuskan Dzhalilov ditarik keluar. Alasannya Persebaya hanya ingin mengubah strategi, karena sudah mengamankan kemenangan.

“Sebetulnya tidak ada masalah soal pergantian Dzhalilov. Karena siapa saja bisa diganti,” tutup Djanur. Dikutip oleh situs Agen Judi Bola Online FortunaVip. 

Continue Reading

Asia

Perjuangan Timnas Indonesia Akan Dimulai

Published

on

TimnadIndo

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipPerjuangan Timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia bakal dimulai dari putaran kedua.

Bersama lima negara ASEAN lain, Tim Merah Putih akan melakoni putaran kedua yang digelar mulai 5 September 2019 mendatang.

Sebanyak 40 tim Asia sudah ditentukan untuk masuk ke pot pengundian menurut peringkat masing-masing di ranking FIFA.

Tim-tim dari Asia Tenggara akan mulai menempati pot ketiga hingga kelima. Bicara mengenai pot ketiga, ada Thailand dan Filipina yang sudah dipastikan berada di sana.

Sementara Vietnam masih memiliki peluang untuk masuk ke pot kedua, yang penentuannya akan dilakukan sebelum putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia diputar.

Myanmar menjadi satu-satunya perwakilan Asia Tenggara yang sudah dipastikan akan ada di pot keempat.

Sedangkan Timnas Indonesia dan Singapura akan memulai kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada putaran kedua dengan menempati di antara pot 4 atau 5.

Selain enam tim ASEAN yang sudah memastikan akan memulai kualifikasi Piala Dunia 2022 dari putaran kedua itu, lima tim lainnya akan memulai kualifikasi dari putaran pertama, termasuk Malaysia.

Tim Harimau Malaya akan memulai kualifikasi dari putaran pertama yang menggunakan sistem play-off dua sesi yang digelar 6 dan 11 Juni 2019.

Selain Malaysia, empat tim Asia Tenggara lain yang memulai dari fase ini adalah Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Bagi semua tim yang berhasil melangkah lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022, dipastikan juga lolos ke Piala Asia 2023Dikutip oleh situs Agen Judi Bola Online FortunaVip. 

Hal tersebut karena hingga kualifikasi putaran kedua, FIFA dan AFC menggunakan sistem kualifikasi bersama, di mana tim-tim yang lolos ke putaran ketiga akan tampil di putaran final Piala Asia 2023.

Hal ini berarti, Timnas Indonesia hanya perlu memastikan diri lolos dari putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 untuk bisa tampil di Piala Asia 2023 yang akan digelar antara di Korea Selatan atau China.

Continue Reading

Hot News

Persija Jakarta Akan Kekurangan 2 Player Unggulan Saat Melawan Kalteng Putra

Published

on

Persija_Jakarta

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Persija Jakarta kekurangan dua player andalannya saat melawan Kalteng Putra pada babak delapan besar Piala Presiden 2019.

Persija akan menjamu Kalteng Putra di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (28 Maret 2019). Namun, skuad Macan Kemayoran itu terancam tidak bisa menurunkan kekuatan penuh menghadapi Kalteng Putra.

Gelandang andalan Persija, Sandi Sute, dan bek Novri Setiawan ada besar kemungkinan tidak bisa bertanding karena cedera. Novri Setiawan dikabarkan cedera seusai membela timnas Indonesia saat meraih kemenangan 2-0 melawan Myanma padar (25 Maret 2019).

Dalam pertandingan itu, Novri Setiawan dimainkan pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, selama 45 menit babak kedua. Sementara itu, Sandi Sute dilaporkan mengalami kecelakaan motor saat berada di kampung halamannya.

Dikutip oleh situs Agen Judi Bola Online FortunaVip. Luka memar yang diterima Sandi Sute membuat gelandang bertahan milik Macan Kemayoran itu harus beristirahat.

Oleh karena itu, tim pelatih tidak mau memaksakan Sandi Sute bermain melawan Kalteng PutraNovri Setiawan mengalami cedera dan Sandi Sute juga,” kata pelatih Persija, Ivan Kolev, saat sesi jumpa pers di Stadion Patriot, Rabu (27 Maret 2019).

Untuk pengganti Sandi Sute, Persija Jakarta masih memiliki Septinus Alua. Sementara di posisi Novri Setiawan, pasukan Ibu kota mempunyai Heri Susanto dan Fitra Ridwan yang di era Ivan Kolev dipercaya menjadi penyerang sayap.

“Semoga player yang kami turunkan bisa memiliki kepercayaan diri yang baik,” kata pelatih asal Bulgaria tersebut.

Pertandingan babak delapan besar Piala Presiden 2019 memiliki regulasi single match. Jika pada waktu normal kedua tim bermain imbang, maka pertandingan dilanjutkan langsung ke babak adu tendangan penalti.

Continue Reading

Trending