Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Hot News

Indra Sjafri Tidak Gentar Jumpa Lawan Lama

Published

on

indra-sjafri-_140428102000-550

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-23, tak gentar dengan lawan-lawan lama pada Piala AFF 2019 yang akan kembali dihadapi di Kualifikasi Piala AFC U-23 2020.

Tapi, Indra Sjafri berharap media bisa kooperatif terhadap pemberitaan agar tidak menulis hal-hal teknis mengenai tim asuhannya.

Timnas Indonesia U-23 berada di Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020. Marinus Wanewar dan kawan-kawan berada satu grup dengan Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam.

Seperti diketahui, Thailand dan Vietnam merupakan tim yang pernah dikalahkan Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF U-22 2019. Saat itu, pasukan Garuda Muda mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 di final dan 1-0 Vietnam pada partai semifinal.

Meski pernah meraih kemenangan, Indra Sjafri tak ingin jemawa. Apalagi pertandingan nanti diprediksi akan berlangsung lebih sulit karena memungkinkan ada tim lawan yang memiliki player baru.

Dilansir oleh Agen Judi Online FortunaVip. “Media juga harus membantu. Jangan semua masalah teknis kami ditulis. Jadi, ya hal-hal umum saja yang ditulis,” kata Indra Sjafri kepada wartawan.

“Yang jelas, kami juga mempelajari kekuatan mereka. Termasuk player baru yang mungkin ada. Tentu, mereka juga akan mempelajari kami kalau ada player yang berubah,” ucap pelatih asal Sumatra Barat itu.

Timnas Indonesia U-23 sudah memulai sesi pemusatan latihan di Jakarta. Mereka akan mempersiapkan diri untuk Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 dalam dua pekan ke depan sebelum bertolak ke Vietnam pada 17 Maret 2019.

Dunia

Thibaut Courtois Tetap Percaya Diri Usai Kesalahan Yang Dilakukannya

Published

on

15532618743557

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Thibaut Courtois jadi sorotan gara-gara kesalahan yang ia lakukan saat Belgia melawan Rusia.

Namun Courtois meyakini dirinya masih salah satu kiper terbaik. Courtois melakukan kesalahan saat Belgia menghadapi Rusia pada pertandingan perdana Grup I Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Pada pertandingan di Stadion Roi Baudouin, Jumat 22 Maret 2019, Courtois membuat kesalahan fatal hingga menghasilkan gol untuk Rusia.

Berawal dari backpass Jan Vertonghen, Courtois tak langsung membuangnya ke depan. Ia sedikit bermain-main dengan bola di kotak penalti sebelum akhirnya kehilangan bola usai diganggu oleh Artem Dzyuba.

Bola yang terlepas dimaksimalkan oleh Denis Cheryshev menjadi gol. Dilansir agen judi bola online FortunaBola.

“Cheryshev menyikutku dan karena itu aku tidak bisa menghentikan bola. Itu adalah kesalahan kecil, tapi hal-hal seperti ini terjadi dalam hidup seorang kiper,” kata Courtois.

Kesalahan tersebut menambah sorotan kepada Courtois. Perdebatan muncul soal apakah ia pantas terus jadi starter di Real Madrid.

Penampilan mantan penjaga gawan Chelsea itu memang belakangan mendapat kritik. Pada pertandingan terakhir Real Madrid melawan Celta Vigo, Courtois dicadangkan oleh Zinedine Zidane.

Keylor Navas yang dipercaya untuk main sebagai starter. Meski demikian, Courtois masih percaya dirinya adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Ia hanya merasa disudutkan oleh media Spanyol.

“Aku menganggap diriku sebagai salah satu yang terbaik, meski media Spanyol ingin membunuhku,” tambah Courtois.

“Aku merasa sangat kuat dan tenang karena aku tahu aku berlatih dan bermain dengan baik,” tutupnya.

Continue Reading

Asia

Timnas Indonesia U-23 Dibantai Thailand 0-4

Published

on

indonesia vs thailand

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Indonesia tak berkutik saat melawan Thailand pada kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Tak bisa lepas dari tekanan, Garuda Muda dibantai 0-4 oleh The War Elephants.

Dalam pertandingan di My Dinh Stadium, Jumat 22 Maret 2019, gagal mengembangkan permainan di babak pertama.

Cuma ada satu tembakan tepat sasaran, itu tercipta menjelang jeda. Muhamad Luthfi Kamal yang menjadi eksekutor.

Thailand, yang menguasai jalannya pertandingan, unggul melalui gol Shinnaphat Leeaoh pada menit ke-21. Player nomor punggung enam itu menceploskan bola ke gawang dengan sundulan.

Rachmat Irianto melanggar Supachai Chaided di dalam kotak penalti pada menit ke-50. Wasit menunjuk titik putih. Supachai bisa menaklukkan Awan Setho untuk menggandakan keunggulan Thailand.

Indra Sjafri melakukan pergantian pertama pada menit ke-52. Saddil Ramdani ditarik, Sani Rizki Fauzi dimasukkan.

Serangan Indonesia juga masih belum membahayakan gawang Thailand. Indra pun kemudian mengganti Osvaldo dengan Witan Sulaeman pada menit ke-62.

Indonesia kebobolan lagi pada menit ke-71. Supachai kembali menghasilkan gol dari jarak dekat. Supachok Sarachat menambah gol tiga menit kemudian.

Supachok Sarachat membukukan gol keempat Thailand pada menit ke-74. Mengecoh player pertahanan belakang Indonesia, tendangan jarak jauhnya melaju deras ke gawang.

Jakkit Wachpirom membuat Awan Setho Raharjo harus terbang melakukan tepisan pada menit ke-81. Tendangan jarak jauh player nomor punggung 17 itu bisa dihalau menjauh dari gawang.

Gol Indonesia pada masa injury time dianulir wasit. Dimas Drajad sudah berdiri offside saat menceploskan bola ke gawang Thailand.

Kemenangan ini merupakan pembalasan Thailand dari hasil di final Piala AFF U-22 di Phnom Penh Kamboja pada bulan lalu. Di Olympic Stadium saat itu, Indonesia menang 2-1.

Bagi Indra Sjafri, kekalahan ini merupakan yang pertama dalam 11 pertandingan, termasuk ujicoba, bersama Timnas U-23. Dilansir agen judi bola online FortunaBola.

Thailand untuk sementara memuncaki Grup K dengan raihan 3 poin dan empat gol yang bukukan. Sementara Indonesia ada di posisi terbawah.

Continue Reading

Dunia

Ruben Neves : Cristiano Ronaldo Adalah Player Yang Luar Biasa

Published

on

cristiano-ronaldo-7599

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Ruben Neves, gelandang timnas Portugal, memuji Cristiano Ronaldo sebagai seorang panutan bagi para pesepak bola profesional dalam menjaga kondisi tubuh.

Ruben Neves, yang saat ini bersetatus sebagai player Wolverhampton Wanderers di Liga Inggris, mengatakan bahwa kapten timnas Portugal tersebut berada dalam kondisi fisik terbaik bagi player seusianya.

Player berusia 22 tahun tersebut memuji Cristiano Ronaldo sebagai player terbaik dunia walaupun usia sudah 34 tahun.

“Dia merupakan seorang pesepak bola hebat, terbaik di dunia. Kondisi fisiknya luar biasa, ia merupakan benchmark bagi pemain-pemain lain di dunia,” kata Neves.

“Semua player pasti ingin menginjak usia 34 tahun dalam kondisi fisik seperti Cristiano Ronaldo,” tambah sang gelandang sentral.

Ruben Neves pertama dipanggil ke timnas Portugal pada November 2015 walau ia tak terpilih masuk 23 player untuk Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.

Namun, performa solid Neves bersama Wolverhampton musim ini membuat namanya kembali melambung. Ia bahkan digaungkan bisa menjadi starter untuk mendampingi rekan setimnya, Joao Moutinho, di ruang mesin timnas Portugal.

“Banyak hal berjalan dengan baik di klub, tetapi saya sekarang fokus bersama timnas Portugal,”

“Saat ini saya merasa prima di level individu. Saya siap membantu jika dibutuhkan, saya tahu kualitas saya dan percaya bisa membantu timnas merengkuh target-target yang dicanangkan,” tutup Neves.

Ruben Neves datang ke Liga Inggris saat Wolverhampton Wanderers masih di Divisi Championship pada Juli 2017. Ia dibeli dari FC Porto senilai 15,8 juta pounds, suatu rekor bagi Wolves ketika itu dan juga rekor kasta kedua Liga Inggris.

Seperti Cristiano Ronaldo, Ruben Neves melakukan debutnya dalam sepak bola profesional pada usia sangat muda. Dilapor oleh Agen Judi Bola Online FortunaVip.

Ia melakoni pertandingan profesional pertamanya saat memperkuat Porto dalam pertandingan Liga Portugal kontra Maritimo pada Agustus 2014. Ketika itu dia berusia 17 tahun.

Sang player juga mencetak gol dalam pertandingan itu, menjadikannya sebagai pencetak gol termuda di pertandingan sepanjang sejarah klub.

Bersama FC Porto, Ruben Neves juga menjadi kapten termuda yang bermain di Liga Champions pada usia 18 tahun dan jagoan Portugal itu meladeni Maccabi Tel Aviv.

Continue Reading

Trending