Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Liga Inggris

Inilah 6 Pemain Liverpool Yang Dikabarkan Akan Pergi Sebelum Transfer Tutup

Inilah 6 pemain Liverpool yang dikabarkan akan meninggalkan Anfield sebelum jendela transfer Liga Inggris tutup 5 hari lagi. 2 Belgia, 2 Inggris, dan 2 pemain asal Serbia. 

Published

on

Lapakgol.com – Inilah 6 pemain Liverpool yang dikabarkan akan meninggalkan Anfield sebelum jendela transfer Liga Inggris tutup 5 hari lagi. 2 Belgia, 2 Inggris, dan 2 pemain asal Serbia.

Liverpool sangat sibuk selama bursa transfer ini setelah menandatangani sejumlah pemain baru. Sebagai akibatnya maka akan ada sejumlah keberangkatan dari Anfield bagi para pemain yang dirasakan sebagai surplus oleh manajer, Jurgen Klopp. Berikut 6 pemain yang bisa pergi di jendela transfer ini.

The Reds telah mendatangakan 4 pemain dalam jendela transfer ini, yaitu Xherdan Shaqiri, Naby Keita, Alisson Becker, dan Fabinho. Dengan sejumlah pemain baru datang, maka diharapkan akan ada beberapa pemain yang pergi saat Jurgen Klopp berusaha merampingkan skuadnya.

Liverpool

Liverpool

2 Inggris, 2 Belgia, 2 Serbia

Menurut The Mirror, 2 pemain Inggris, 2  Belgia dan 2 Serbia bisa pergi meninggalkan The Reds sebelum jendela transfer Liga Inggris ditutup pada 9 Agustus nanti. Mereka antara lain adalah Simone Mignolet, Lazar Markovic, Danny Ings, Sheyi Ojo, Marko Grujic dan Divock Origi.

Ings telah bergular dengan cedera sejak bergabung dengan The Reds dan gagal memberikan dampak saat ia kembali dimainkan, sementara Origi menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Woflsburg dan tidak terlihat masuk ke dalam rencana Klopp.

TERKAIT : 

Menurut kabar, karena telah menjual Danny Ward ke Leicester City, Mignolet adalah penjaga gawang berikutnya yang akan diperlihatkan pintu keluar Anfield, dengan pemain Belgia tersebut dikabarkan akan pindah ke Besiktas, Turki.

Ojo dan Grujic, sementara itu, dapat menjadi pemain pinjaman berikutnya untuk musim 2018-2019 seperti yang mereka lakukan musim lalu.

 

 

 

 

Liga Inggris

Kiper Kelahiran Indonesia jadi Kandidat Pengganti Petr Cech

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Arsenal sudah kehilangan satu penjaga gawangnya di musim depan. Hal ini sudah menyusul keputusan pensiun yang baru diambil oleh penjaga gawang veteran yakni Peter Cech.

Untuk beberapa waktu yang lalu, Cech sudah membuat keputusan untuk mengakhiri karir profesionalnya di musi 2018/19. Pada Mei mendatang, Cech sudah berusia 37 tahun. Faktor ini sudah menjadi alasan memilih pensiun. Untuk saat ini Cech pensiun, Arsenal sudah membutuhkan tambahan penjaga gawang. The Gunners sudah membutuhkan sosol untuk menjadi pelapis buat Bernd Leno yang sudah menjadi pilihan utama.

Emil Audero saat ini tercatat sebagai pemain Juventus. Namun, dia menjalani masa peminjaman di klub Serie A lain yakni Sampdoria. Emil Audero pun jadi pilihan utama di bawah mistar gawang Sampdoria pada musim 2018/19.

Dikutip dari Situs Bola FortunaBola, kontrak Emil Audero dengan Juventus akan habis pada akhir musim 2018/19 ini. Dengan begitu, maka dia akan berstatus bebas transfer pada musim depan.

Arsenal pun dikabarkan tertarik pada aksi penjaga gawang kelahiran Indonesia tersebut, setelah mengirim pemandu bakat untuk melihat penampilannya di Sampdoria pada musim ini. Performa Audero dinilai cukup bagus untuk jadi pelapis bagi Bernd Leno.

Audero memang bermain cukup bagus untuk Sampdoria, dari 20 laga yang dimainkan di Serie A, penjaga gawang 22 tahun itu baru kebobolan 26 gol.

Arsenal bukan satu-satunya opsi yang bisa dipilih oleh Emil Audero pada musim depan. Ada dua pilihan yang bisa diambil oleh pemain yang pernah membela timnas Italia U-17 tersebut.

Pilihan pertama adalah bertahan di Sampdoria dan mendapatkan kontrak secara permanen. Sampdoria memang disebut ingin memberinya kontrak permanen. Pilihan kedua, tentu saja pindah ke Arsenal dengan resiko jadi pelapis Bernd Leno.

Dikutip dari Situs Bola FortunaBola, sejatinya masih ada satu opsi lagi. Tapi peluangnya sangat kecil yakni memperpanjang kontrak di Juventus. Saat ini Juve sudah punya Wojciech Szczesny dan Mattia Perin, jadi kecil peluang bagi Audero jika bertahan.

 

Continue Reading

Liga Inggris

Rooney Mengkritik Gaya Bermain Rashford

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola Marcus Rashford yang sedang berada dalam performa yang bagus bersama Mancheseter United. Tapi, gaya bermain yang berusia 21 tahun sudah mendapat kritik dari mantan Bomber United, Wayne Rooney.

Rashford sudah menjalani masa-masa yang sulit di era kepelatohan Jose Mourinho.  Manajer asal Portugal tersebut kerap memainkannya di posisi winger. Rashford kembali jadi penyerang tengah di era Ole Gunnar Solskjaer.

Di balik penampilan apiknya, Rooney merasa gaya bermain Rashford tidak tepat. Lantaran gaya bermain tersebut, Rashford pun tidak mampu tampil dengan konsisten selama 90 menit. Rooney pun mengkritik juniornya.

Dimana Wayne Rooney sudah menilai kalau Marcus Rashford tidak mampu menghemat tenaga ketika sedang berada di lapangan. Dia terlalu sering mengajak lawan berduel satu lawan satu. Hal ini berdampak pada tenaga Rashford yang kerap habis pada menit-menit akhir.

“Ketika saya kembali bermain di timnas [Inggris] lawan Amerika Serikat, saya bicara kepada Rashford dan saya katakan dia terlalu sering berusaha,” buka Rooney pada Situs Bola FortunaBola.

Rashford berusaha terlalu keras, dia bekerja terlalu keras dan dia akan mulai lelah pada akhir pertandingan.”

“Tapi, yang menakutkan dari Rashford adalah saat dia berlari ke arahnya dengan membawa bola dan saya mengingatkan dia untuk terus melakukannya. Hanya dengan menempatkan bola dan berlari mengejarnya,” papar Rooney.

Sementara itu, Wayne Rooney menyindir Jose Mourinho yang tidak mampu membuat Paul Pogba bersinar. Menurut Rooney, seorang pemain bisa bermain maksimal jika dia memilih hubungan yang baik dengan manajernya. Dalam kasus ini adalah Pogba dan Mourinho.

“Jika Anda tidak punya hubungan yang baik dengan pelatih, maka sulit untuk berada di puncak.”

Pogba akan tentu akan sering kehilangan bola sebab dia banyak mencoba melepaskan umpan dan itu belum tentu tepat. Tapi, Anda harus membiarkannya melakukan itu karena dua atau tiga umpan akan menjadi gol, akan menjadi peluang,” paparnya.

Continue Reading

Liga Inggris

Solskjaer, Capai Rekor Kemenangan Dan Raih Nomor Keramat 7

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaKiprah Ole Gunnar Solskjaer yang menjadi sebagai Manchester United yang sempurna. Sudah tujuh laga dia mainkan dan United selalu menang. Dimana Tujuh yang merupakan sebuah nomor yang keramat di United.

Solskjaer yang sudah menjalani laga ketujuh saat United sedang menjamu Brighton di pekan ke 23 Premier League , Sabtu (19/1) malam di Old Trafford. United menang dengan skor 2-1 lewat gol dari Paul Pogba dan Marcus Rashford.

Hasil yang sudah diapik sudah membuat United sangat mantap bersaing di papan atas klasemen untuk Premier LeagueAhsley Young dan kawan-kawan kini telah mengumpulkan 44 poin. Namun, dipihak Brighton sudah mendapatkan 26 poin.

Ole Gunnar Solskjaer sudah berdasarkan catatan Opta, dan sudah mengukir tinta emas dalam sejarah karirnya. Manajer asal Norwegia sudah menjadi orang pertama yang sudah memberikan enam kemenangan beruntun di laga perdananya sebagai manajer United di Premier League.

Belum ada manajer lain yang sudah mencatatkan torehan tersebut sebelum Solskjaer, tetapi dua nama Legendaris seperti Sir Alex Ferguson dan Sir Matt Busby.

Pertandingan kontra Brighton yang membuat Solskjaer yang sudah mencatat tujuh kemenangan secara beruntun di semua kompetisi. Dimana yang merupakan tujuh adalah nomor keramat bagi United.

Tidak sembarang pemain bisa sukses dengan nomor punggung saat bermain di United. Hanya pemain spesial yang mampu meraih sukses dengan nomor tujuh seperti Eric Cantona, David Beckham hingga Cristiano Ronaldo.

Ole Gunnar Solskjaer menyebut Brighton memberikan perlawanan yang sengit sepanjang laga berjalan. Bahkan, manajer berusia 45 tahun itu mengakui jika United tidak tampil layaknya laga-laga yang sudah dimainkan sebelumnya.

“Hari ini kami mendapat ujian. Saya tidak berpikir bahwa kami tampil sesuai dengan seharusnya.” Dikutip Situs Bola FortunaBola.

“Terkadang lawan bisa membuat kami bekerja lebih keras. Saya pikir kami menampilkan beberapa hal hebat. Pada awal babak kedua, kami bisa menuntaskan laga dengan sebuah peluang bagus. Kami kesulitan pada 20 menit akhir,” tandas Solskjaer.

 

Continue Reading

Trending