Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Liga Champions

Jurgen Klopp ‘Kebalikan Dari Baik-Baik Saja’ Setelah Kekalahan Liverpool Terhadap Real Madrid

KIEV, Ukraina – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan dia adalah ‘kebalikan dari baik-baik saja’ setelah timnya jatuh 3-1 ke Real Madrid di final Liga Champions.

Published

on

Jurgen Klopp

Lapakgol.com – KIEV, Ukraina – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan dia adalah ‘kebalikan dari baik-baik saja’ setelah timnya jatuh 3-1 ke Real Madrid di final Liga Champions.

Real mengamankan Piala Eropa ketiga beruntun mereka dengan kemenangan 3-1 atas tim Klopp di NSC Olimpiyskiy pada Sabtu malam.

Liverpool, di final Liga Champions pertama mereka selama 11 tahun, mengalami pukulan besar ketika mereka kehilangan Mohamed Salah dalam 30 menit pembukaan untuk apa yang disebut Klopp sebagai “cedera serius,” sebelum penjaga gawang Loris Karius melakukan dua kesalahan yang secara langsung mengarah ke gol oposisi.

“Saya tidak baik-baik saja, tetapi saya berusaha menjadi profesional,” kata Klopp, yang kini kehilangan enam final terakhirnya sebagai seorang manajer, pada konferensi persnya setelah pertandingan.

“Saya mengatakannya beberapa kali, saya akan berusia 51 bulan depan atau lebih, saya kehilangan pertandingan dalam hidup saya sebelumnya, saya memenangkan pertandingan dalam hidup saya sebelumnya – saya tahu cara menghadapinya.

“Apa yang tidak dapat Anda hindari adalah perasaan Anda pada malam setelah pertandingan. Kita semua merasa benar-benar buruk, dan perjalanan pulang tidak akan menjadi perjalanan terbaik yang pernah kita miliki dalam hidup kita, tetapi kita harus menerimanya sekarang.

Jurgen Klopp

Jurgen Klopp berjalan melewati trofi Liga Champions menyusul kekalahan Liverpool 3-1 melawan Real Madrid.

“Kami menginginkan segalanya dan tidak mendapat apa-apa, atau minus-sesuatu dengan cedera Mo. Dia tidak bermain di final, kami kehilangan pemain yang sangat penting, mungkin seperti Mesir kehilangan pemain yang sangat penting.

“Pada akhirnya, ini adalah pertandingan sepak bola, kami mencoba segalanya untuk memenangkannya, itu sebabnya saya tidak akan mengubah apa pun dalam persiapan saya. Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa dan itu tidak cukup baik dan saya harus menerima itu, itu saja .”

Karius menangis pada saat ia membuat isyarat permintaan maaf kepada para pendukung perjalanan Liverpool. Kesalahan yang menyebabkan gol pembuka di final oleh Karim Benzema.

Sadio Mane kemudian menyamakan kedudukan untuk Liverpool sebelum pemain pengganti babak kedua Gareth Bale mencetak tendangan sepeda spektakuler untuk mengembalikan keunggulan Real.

TERKAIT :

Karius kemudian gagal untuk menangani tembakan jarak jauh Bale, kemudian tim Zinedine Zidane memimpin 3-1 yang tak tergoyahkan.

“Saya hanya memiliki sangat sedikit kata setelah pertandingan tetapi tidak ada yang perlu dibicarakan,” kata Klopp. “Aku benar-benar merasakannya, tidak ada yang menginginkan itu, [tapi] begitulah situasinya. Kesalahannya jelas, kita tidak perlu membicarakan itu, semuanya jelas; dia tahu itu, aku tahu itu, kamu semua tahu itu.

“Sekarang, dia harus menghadapinya, kita harus berurusan, kita akan melakukan itu – tentu saja kita akan bersamanya, tidak ada keraguan tentang itu. Itu bukan malamnya, jelas.”

 

 

 

 

Liga Champions

Prediksi Liga Inggris : Manchester City vs Watford 18 Mei 2019

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Manchester City yang berada di musim ini sudah menjuarai Carabo Cup dan Premier League. The Citizens yang tinggal selangkah untuk bisa meraih domestic treble dan Watford yang sudah menjadi rintangan terakhir.

Manchester City dan Watford yang sudah berduel di Wembley Stadium untuk partai final FA Cup 2018-2019. Untuk saat ini City sangat superior dan sangat diunggulkan. Dan mampukah The Hornest bisa menghentikan mereka?

Dan City sudah dua kali bisa mengalahkan Watford di Premier League pada musim ini, tapi selalu gagal Clean Sheet. City menang dengan skor 2-1 di markas Watford dan 3-1 di kandang sendiri. Dengan kemenangan di Etihad Stadium di warnai hat-trick Raheem Sterling.

City mencapai final FA Cup musim ini dengan mengalahkan Rotherham United 7-0, Burnley 5-0, Newport County 4-1, Swansea City 3-2, dan Brighton 0-0. Sementara itu, Watford mengalahkan Woking 2-0, Newcastle 2-0, QPR 1-0, Crystal Palce 2-1, dan Wolverhampton 3-2.

Dengan Gol-gol City di FA Cup musim ini dicetak oleh Gabriel Jesus (3), Phil Foden (3), Sergio Aguero (2), Leroy Sane (2), Bernardo Silva (2), Riyad Mahrez (2), Raheem Sterling (1), Kevin De Bruyne (1) dan Nicolas Otamendi (2). Gol-gol Watfford dicetak oleh Gerard Deulofeu (2), Troy Deeney (2), Etienne Capoue (2), Andre Gray (2), Will Hughes (1), dan Isaac Success (1).

Dimana City sudah lima kali menjuarai pertandingan ini. Pada musim 2010-2011 merupakan yang terakhir, dimana mereka menang dengan skor 1-0 atas Stoke City.

Dengan sebaliknya Watford yang belum pernah menjuarai Juara FA Cup. Yang sebelum, Watford yang baru pertama masuk final yakni pada musim 1983-1984. Waktu itu mereka kalah dengan skor 0-2 melawan Everton di final.

Dalam final musim ini, City yang lebih diunggulkan. Tapi sudah dalam satu laga dalam final, dengan segala kemungkinan yang tetap terbuka. Akan mengejutkan jika Watford sampai bisa menggagalkan City menjadi juara.

Perkiraan Susunan Pemain

City (4-3-3): Ederson; Walker, Kompany, Laporte, Zinchenko; David Silva, Gundogan, De Bruyne; Bernardo Silva, Aguero, Sterling. Manajer: Josep Guardiola.

Skorsing: Tidak ada.

Cedera: Claudio Bravo.

Meragukan: Tidak ada.

Watford (4-2-2-2): Gomes; Femenia, Kabasele, Cathcart, Masina; Doucoure, Capoue; Hughes, Pereyra; Deulofeu, Deeney. Manajer: Javi Gracia.

Skorsing: Jose Holebas.

Cedera:​ Domingos Quina.

Meragukan: Tidak ada.

Continue Reading

Hot News

Ini Wakil Inggris di Liga Champions dan Liga Europa Musim Depan

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola ,Wakil Inggris di Liga Champions dan Liga Europa pada musim depan yang belum tetap. Dimana mereka yang sudah lolos dan masih memiliki peluang berlaga ke Eropa.

Liga Inggris 2018-2019 yang sudah berakhir dengan Manchester City yang sudah keluar sebagai Juara. Liverpool, Chelsea, Arsenal dan Manchester United dan Wolverhampton Wanderes yang sudah mengikuti di posisi dua sampai tujuh zona Ke Eropa.

Pada klasemen akhir yang sudah didapat, dengan persaingan yang sudah merebut tiket ke Eropa yang belum berakhir di Inggris. Masih ada satu tiket ke Liga Champions dan Liga Europa yang sudah bisa direbutkan dari Liga Europa dan Piala FA.

Final sudah mempertemukan Chelsea vs Arsenal di Olympic Stadium, Baku Azerbaijan  dari Liga Europa. Pemenangannya yang sudah mendapat satu tiket ke Liga Champions di musim depan.

 Dengan Piala FA yang sudah mempertemukan Manchester City vs Watford di Stadion Wembley, tanggal 18 Mei mendatang. Pemenang laga akan mendapat satu tiket ke Liga Europa.

Wolverhampton dan Watford menjadi dua tim yang berpeluang merebut tiket Liga Europa dari Piala FA. Wolves bisa lolos jika City yang menjadi juara Piala FA, sementara Watford harus menjuarai Piala FA itu sendiri untuk merebut tiketnya.

Sementara Arsenal bisa membuat Inggris mengirim lima wakil ke Liga Champions musim depan, jika menjadi juara Liga Europa. Namun kalah, The Gunners harus tetap berlaga di Liga Europa dan komposisi di Liga Champions tetap diisi City, Liverpool, Chelsea dan Tottenham selaku tim empat besar Premier League musim ini.

Berikut Permutasinya

Jika Chelsea Juara Liga Europa dan City Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
-Wakil di Liga Europa: Arsenal, Manchester United, Wolves (Q2)

Jika Chelsea Juara Liga Europa dan Watford Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
-Wakil di Liga Europa: Arsenal, Manchester United (Q2), Watford

Jika Arsenal Juara Liga Europa dan City Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, Tottenham, Arsenal
-Wakil d Liga Europa: Manchester United, Wolves (Q2)

Jika Arsenal Juara Liga Europa dan Watford Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, Arsenal
-Wakil di Liga Europa: Watford, Manchester United (Q2)

Continue Reading

Hot News

Di Pekan Terakhir Liga Inggris, Ada Fakta Persaingan Man City vs Liverpool

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Liverpool sudah memberikan juara dengan berusaha menyalip Manchester City dipekan terakhir. Tapi belum ada tim yang berhasil melakukannya.

Liverpool sudah memberikan persaingan untuk gelar Liga Inggris yang sudah berjalan sampai di pekan terakhir. Pada era Premier League yang baru kedelapan kalinya melakukan persaingan gelar yang sudah ditentukan dipekan terakhir.

Untuk Liverpool, bisa memberikan satu kesempatan yang tersisa untuk mengakhiri puasa untuk gelar liga sejak 1990 silam.

Pada posisi kedua klasemen dengan 94 poin, Mohamed Salah sudah berjarak satu poin dengan City yang sudah berada di puncak. Liverppol yang wajib menang atas Wolverhampton Wanderers di Anfield.

Namun, City sudah bisa menghadapi Brighton & Hove Albion yang merupakan tim peringkat 17 dan sudah aman dari degradasi. Dengan tantangan yang sangat berbeda saat menghadapi Wolves yang sudah menampilkan di musim dan sudah dipastikan masuk ke finis di posisi tujuh,

Untuk Liverpool, jika nasib baik menaungi mereka dan berhasil menyalip di pekan terakhir, maka sebuah rekor akan terukir. Agen Bola FortunaBolamenyebut mereka akan jadi tim Premier League pertama yang juara dengan menyalip pemuncak klasemen di pekan terakhir.

Kalau ada rekor pergantian di puncak klasemen yang bisa ikut terkoreksi. Dalam musim ini ada puncak klasemen yang bisa diganti oleh penghuni 32 kali dan jumlah sudah menjadi rekor liga.

Baik City maupun Liverpool sama-sama dalam tren bagus. Kedua tim sama-sama tak terkalahkan di liga sejak Januari lalu. City memenangi 13 partai terakhir sementara Liverpool memenangi delapan.

Liverpool sempat memimpin tujuh poin atas City. Tapi kekalahan dari sang rival pada Januari lalu menjadi momen perubahan. Itulah satu-satunya kekalahan anak-anak Merseyside musim ini, setidaknya sejauh ini.

Tapi baik dari City ataupun Liverpool, akan mengukir rekor kalau torehan poinnya tak bertambah dan finis sebagai runner-up di pekan terakhir. Salah satunya bakal jadi runner-up dengan koleksi poin terbanyak dalam sejarah Liga Inggris.

Bagi City, gelar juara Premier League akan mendekatkan mereka ke catatan istimewa: tim pertama yang meraih treble domestik di Inggris. City sudah mengunci titel Piala Liga Inggris dan akan menghadapi Watford di final Piala FA pekan depan.

Continue Reading

Trending