Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Liga Champions

Jurgen Klopp Mengatakan Liga Champions Ada Di Dalam DNA Liverpool

Jurgen Klopp telah memperingatkan Real Madrid bahwa pengalaman mereka bermain di Final Liga Champions telah membawa mereka sejauh ini pada hari Sabtu malam mendatang.

Published

on

Prediksi Real Madrid Vs Liverpool Final Liga Champions

 
Credit : Youtube

Lapakgol.comJurgen Klopp telah memperingatkan Real Madrid bahwa pengalaman mereka bermain di Final Liga Champions telah membawa mereka sejauh ini pada hari Sabtu malam mendatang.

Real Madrid difavoritkan untuk memenangkan Liga Champions untuk tahun ketiga berturut-turut dan Klopp mengakui bahwa itu mungkin memberi mereka mental yang bagus sebelum kick-off.

Namun, pelatih asal Jerman juga ingin menunjukkan bahwa tim akan bermain dengan kekuatan penuh untuk mendapatkan titel keenam mereka.

“Pengalaman sangat penting dan saya cukup yakin bahwa dalam beberapa detik sebelum pertandingan, Real Madrid akan lebih percaya diri daripada kami,” katanya.

“Tapi itu bukan masalah karena permainan tidak berakhir di detik itu, hanya akan dimulai.

“Kami memiliki waktu dua minggu untuk mempersiapkan dan semuanya jelas. Kami telah menganalisis pertandingan Real Madrid melawan tim yang berbeda dan kami berpikir, ‘Wow mereka benar-benar kuat’, tetapi mereka belum pernah bertemu dengan kami.

“Kami ada Liverpool. Kami bukan hanya tim sepakbola yang sangat bagus, tapi DNA klub juga untuk mengejar hal-hal besar.

Jurgen Klopp Lapakgol

Jurgen Klopp Lapakgol

Kami menganalisi Real Madrid bermain melawan tim yang berbeda dan kami berpikir, “Wow mereka benar-benar kuat,”, tetapi mereka belum pernah bermain melawan kami.

“Tidak ada yang mengharapkan kami berada di sini tetapi karena kami adalah Liverpool. Kami memiliki start paling luar biasa sampai ke final, dengan mencetak gol terbanyak.

“Pengalaman yang mereka miliki adalah keuntungan yang besar, 100 persen. tetapi dalam permainan, itu tidak membantu sepanjang waktu. Kita akan membuat mereka kesulitan.

“Kami tidak bisa mencoba untuk bertarung pada level mereka tetapi taktik dalam sepakbola ada untuk membawa lawan yang lebih baik ke level Anda. Ketika mereka berada di level Anda, Anda bisa mengalahkan mereka.”

Klopp dan Zidane akan Beradu di Kiev

Klopp dan Zidane akan Beradu di Kiev

Klopp akan mengadu kecerdasannya melawan Zinadine Zidane untuk pertama kalinya di Kiev dan mengatakan bahwa pelatih asal Prancis tersebut adalah seorang manajer yang berkualitas.

“Zidane adalah salah satu dari lima pemain terbaik sepanjang masa. Saya lebih lama di Liverpool daripada manajer Real Madrid dan dia mencoba memenangkan Liga Champions ketiganya. Itu belum pernah terjadi sebelumnya dalam karir manajer. Dia brilian, seperti dia sebagai pemain.

“Kelompok pemain ini bekerja seperti jam dari Swiss. Saya melihat timnya bermain banyak kali dan itu sepakbola yang fantastis, yang diatur saat dibutuhkan tetapi juga bisa ada kekacauan.”

Berita Terkait :
Prediksi Gol : Real Madrid Vs Liverpool 27 Mei 2018

Satu-satunya pengalaman Klopp sebelumnya dari final Liga Champions saat mengasuh Borussia Dortmund lima tahun lalu, ketika Bayern Munich menang 2-1 berkat gol menit ke-89 Arjen Robben di partai final.

Klopp Berbicara Kepada Pemainnya Selama Latihan Di Kiev Pada Hari Jumat

Klopp Berbicara Kepada Pemainnya Selama Latihan Di Kiev Pada Hari Jumat

“Saya cukup yakin saya jauh lebih bersemangat dari terakhir kali,” katanya.

“Pergi ke final Liga Champions sebagai manajer cukup sulit untuk dilakukan sehingga mungkin sekali dalam kesempatan seumur hidup dan begitulah yang saya rasakan saat itu.

“Setelah pertandingan, saya tahu saya ingin mendapatkan kesempatan ini lagi. Butuh beberapa waktu , tetapi kami disini karena anak-anak (pemain Liverpool)  saya memberi saya kesempatan itu lagi,” tutup Jurgen Klopp.

Liga Champions

Arsenal Kalah Dari Crystal Palace di Emirates Stadium Skor 2-3

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaAkhirnya Arsenal sudah harus rela kehilangan kesempatan untuk bisa meraih tiga poin setelah berhasil mengalahkan Crystal Palace dengan skor 2-3 di laga lanjutan Liga Inggris  2018-2019, hari Minggu 21 April 2019. Namun karena main dikandang sendiri, yakni Emirates Stadium, Arsenal yang sudah mengalami kesulitan  saat menghadapi perlawanan Palace.

Namun, Arsenal sudah mengejar tiga poin untuk bisa mengamankan tempat di posisi empat besar dalam tampilan yang sudah menjanjikan di awal babak pertama. Tapi bisa dikata kalau mereka masih bisa menguasai jalannya pertandingan ketika pada laga babak pertama yang baru berjalan pada beberapa menit saja.

Dikarenakan dengan adanya keasyikan untuk bisa menguasai perolehan bola untuk beberapa kali menyerang., dengan pertahanan Arsenal malah membuat melemah. Hal itu sudah dimanfaatkan Palace sampai akhirnya tim tamu sudah bisa merobek jala gawang yang sudah dikawal oleh Bernd Leno. Pemain Palace sudah memberikan Publik Emirates Stadium terdiam adalah Christian Benteke pada menit ke-17.

Dengan tertinggalnya satu gol dari Palace, tim asuhan Unai Emery yang sudah berlangsung untuk bisa melancarkan serangan secara terus-menerus. Tapi Palace bisa menjaga gawangnya dengan sangat baik. Namun, ketika laga yang bisa memasuki menit ke 30, Palace sudah menerima tujuh tembakan dari Arsenal dan bisa satu yang tepat mengarah ke gawang.

Banyak peluang yang terjadi di sisa babak pertama, namun kedua tim tetap gagal mengkonversikan kesempatan tersebut menjadi sebuah gol. Tak lama laga babak pertama pun berakhir. Skor masih 0-1 untuk ketertinggal Arsenal dari Palace.

Pada babak kedua, Arsenal mempunyai inisiatif untuk bisa mengambil alih jalannya pertandingan. Dengan ketertinggalan skor 0-1 dari Palace yang sudah membuat tim asuhan Emery yang menampilkan performa di awal babak kedua. Namun, tidak heran dengan akhirnya Arsenal bisa mencetak gol dengan penyeimbang di menit ke 47 yang merupakan Mesut Ozil yang sudah membuat laga menjadi 1-1.

Hasil yang sama merupakan hasil yang tidak bisa bertahan lama. Dimana Palace sudah memberikan manfaat untuk bisa mencelah pada lini pertahanan Arsenal dan bisa mencetak gol keduanya di menit ke 61. Namun sekarang giliran Wilfried Zaha yang sudah mencatatkan namanya di papan skor. Arsenal yang sudah tertinggal dengan skor 1-2 dari Palace.

Pada lini pertahanan Arsenal sudah diekspos untuk para pemain Palace. Dengan tim asuhan Roy Hodgson itu mampu menekan pertahanan Arsenal hingga akhirnya kebobolan lagi. James McArthur menjadi pemain Palace ketiga yang mencetak gol di pertandingan tersebut. skor pun 1-3 untuk ketertinggalan Arsenal.

Yang sudah tertinggal skor 1-3, Arsenal sudah memperkecil jarak dengan Palace Tepatnya pada menit ke-77, Pierre-Emerick Aubameyang berhasil membuat skor menjadi 2-3. Gol tersebut jelas sedikit memberikan harapan untuk Arsenal agar bisa menyamakan skor bahkan menang di waktu yang tersisa,

Namun sayang, hingga pertandingan berakhir, skor 2-3 ternyata tak berubah. Arsenal gagal meraih kemenangan di pertandingan melawan Palace. Dengan kekalahan itu pun Arsenal juga gagal merebut posisi ketiga di klasemen Liga Inggris 2018-2019 dari Tottenham Hotspur.

Berikut susunan pemain:

ARSENAL XI (3-4-1-2): Bernd Leno; Shkodran Mustafi, Laurent Koscielny, Konstantinos Mavropanos; Carl Jenkinson, Matteo Guendouzi, Mohamed Elneny, Sead Kolasinac; Mesut Ozil; Alexandre Lacazette, Pierre-Emerick Aubameyang.

CRYSTAL PALACE XI (4-5-1): Vicente Guaita; Joel Ward, Martin Kelly, Scott Dann, Aaron Wan-Bissaka; Max Meyer, James McArthur, Luka Milivojevic, Cheikhou Kouyate, Wilfried Zaha; Christian Benteke.

Continue Reading

Dunia

Paul Pogba Mengalami Perubahan Yang Lebih Baik

Published

on

Paul-Pogba

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipBek Manchester United, Luke Shaw mengatakan nama Paul Pogba sebagai player terbaik yang dimiliki The Red Devils saat ini.

Dia percaya Pogba merupakan player istimewa yang bisa melakukan segalanya di lapangan. Pogba mulai bersinar kembali setelah ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

Dia rutin membukukan gol dan menyumbangkan assists pada beberapa pertandingan awal Solskjaer, meski sedikit menurun pada dua atau tiga pekan terakhir.

Perkembangan Pogba ini tampak kontras jika dibandingkan dengan era Jose Mourinho tahun lalu. Saat itu, Pogba tampak seperti player yang tertekan dan tidak bisa benar-benar bermain lepas di lapangan.

Kondisi inilah yang membuat Shaw yakin bahwa Pogba sebenarnya merupakan player terbaik yang punya beberapa kemampuan hebat.

Pada awalnya, Shaw menegaskan bahwa setiap player yang membela Munchester United saat ini merupakan pemain-pemain top. Walaupun seperti itu, jika harus memilih satu player saja, Shaw yakin Pogba merupakan pilihan yang tepat.

“Kami memiliki pemain-pemain luar biasa, terlepas dari apa pun itu. Ada satu player yang sudah pasti saya pikirkan dan ada beberapa player yang saya kira bisa jadi terbaik di posisinya. Player komplet serbalengkap pasti Paul Pogba,” kata Shaw.

“Dia sudah memiliki kemampuan hebat dalam beberapa tahun terakhir tetapi dia mulai membuktikan pada kami soal Pogba yang kita semua tahu. Di sesi latihan, dia selalu ingin jadi lebih baik, dia tidak membiarkan pemain mana pun melawannya dengan mudah.”

Biarpun demikian, sehebat-hebatnya Pogba di lapangan, dia tetap memiliki kekurangan di luar lapangan.

Pogba merupakan salah satu player yang paling sering terlambat menghadiri kegiatan tim, meski frekuensi keterlambatannya mulai menurun di era Solskjaer.

Dikutip oleh situs Agen Judi Bola OnlineFortunaVip“Dia gelandang sempurna dan pemimpin tim yang hebat.”

“Player yang sering terlambat? Pogba lagi. Dahulu dia sering terlambat dan memaksa kami menunggu saat pertemuan tim, tetapi dia sudah berkembang jauh lebih baik sekarang, dia tidak pernah terlambat lagi dan itu bagus.”

“Ole sangat ketat pada ketepatan waktu sehingga jika anda terlambat, anda tidak akan melakukannya lagi setelah dia berbicara pada anda,” tutupnya.

Continue Reading

Liga Champions

Prediksi Liga Inggris : Prediksi Arsenal vs Crystal Palace 21 April 2019

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaPada peringkat 4 Arsenal yang sudah diladeni peringkat 13 Crystal Palace di Emirates Stadium yang ada dalam laga lanjutan dalam Kompetisi Premier League  2018-2019. Dimana Arsenal sudah dibutuhkan dalam kemenangan, dikarenakan ada persaingan untuk masuk empat besar.

Dalam 10 laga Arsenal yang berhasil memenangi  dikandang terakhirnya dalam Premier League. Arsenal yang belum berhasil mencatatkan 11 kemenangan di kandang beruntun dalam satu msuim di liga tertinggi.

Ini yang merupakan peluang pasukan Unai Emery untuk bisa mencatatkan rekor.

Namun Arsenal sedang melakukan On -fire yang setelah berhasil disingkirkan oleh Napoli di Perempatfinal Liga EuropaArsenal mengalahkan Napoli 2-0 di Emirates, kemudian menang 1-0 lewat gol tunggal Alexandre Lacazette di San Paolo pada leg kedua. Kemenangan itu membawa Arsenal ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi Valencia.

Untuk sementara ini, Palace sudah bergantian untuk menang dan kalah dalam delapan pertandingan terakhirnya di Liga.

Untuk dua pekan ini , Palace berhasil menang dengan skor 1-0 di kandang Newcastel melalui Penalti Luka Milivojevic. Dengan pasukan Roy Hodgson yang kalah dengan skor 1-3 saat lawan Manchester City.

Pada pertemuan pertama musim ini, Palace dan Arsenal bermain imbang 2-2 di Selhurst Park. Milivojevic mencetak dua gol dari titik penalti, sedangkan gol-gol Arsenal diciptakan oleh Granit Xhaka dan Pierre-Emerick Aubameyang.

Perkiraan Susunan Pemain

Arsenal (4-2-3-1): Leno; Monreal, Koscielny, Mustafi, Maitland-Niles; Torreira, Xhaka; Iwobi, Ozil, Mkhitaryan; Lacazette. Manajer: Unai Emery.

Skorsing: Sokratis.

Cedera: Aaron Ramsey, Hector Bellerin, Danny Welbeck, Rob Holding.

Meragukan: Denis Suarez.

Palace (4-3-3): Guaita; van Aanholt, Dann, Kelly, Wan-Bissaka; Kouyate, Milivojevic, McArthur; Zaha, Batshuayi, Townsend. Manajer: Roy Hodgson.

Skorsing: Tidak ada.

Cedera:​ Jeffrey Schlupp, James Tomkins, Mamadou Sakho.

Meragukan: Tidak ada.

Continue Reading

Trending