Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Eropa

Kiper Liverpool Kembali Melakukan Blunder

Kiper Liverpool, Alisson, mengakui telah melakukan kesalahan pada laga melawan Leicester City. Dia ingin menjadikan kesalahan itu sebagai pelajaran.

Published

on

Alisson

Lapakgol.com – Kiper Liverpool, Alisson, mengakui telah melakukan kesalahan pada laga melawan Leicester City. Dia ingin menjadikan kesalahan itu sebagai pelajaran.

Liverpool bertanding melawan Leicester City di matchday 4 Premier League, Sabtu (01/02). Laga yang dihelat di King Power Stadium itu akan membekas lama di benak Alisson.

Pasalnya di laga itu ia membuat sebuah kesalahan fatal. Karena sok pamer skill olah bola, si kulit bunder direbut lawan dan akhirnya gawang Liverpool dijebol Rachid Ghezzal.

Saat itu Liverpool sudah berada dalam posisi unggul dua gol. Untungnya setelah itu Leicester tak bisa mencetak gol lagi dan the Reds bisa menang 2-1.

Gol itu bermula saat Alisson mendapatkan back pass dari bek Virgil Van Dijk. Umpan itu mengarah ke tiang jauh.

Setelah mendapat bola, Alisson kemudian berusaha mengecoh Kelechi Ihenacho. Namun penyerang kidal itu tak tertipu dan bisa merenggut bola darinya.

Alisson mengaku saat itu ia membuat kesalahan dalam membaca situasi. Ia juga error yang dilakukannya tak lepas dari umpan tak terukur Van Dijk.

“Itu penilaian yang buruk, saya membuat kesalahan saat membaca arah pertandingan. Saya tidak mendapatkan umpan yang sangat baik [dan] kami berbicara tentang itu di ruang ganti dan saya berbicara dengan Virgil (Van Dijk),” kilah Alisson.

“Itu bukan sebuah umpan yang bagus tapi saya harusnya bisa saja menendangnya jauh-jauh,” ucapnya pada ESPN Brasil.

Kiper berusia 25 tahun ini kemudian menegaskan dirinya tak akan bersikap arogan kedepannya. Maksudnya, ia siap belajar dari kesalahan tersebut dan akan mengurangi aksi menggocek bola.

“Saya ingin terus bermain dan mempertahankan penguasaan bola [dan] sekarang semua orang akan menganalisa itu. Saya tidak akan menjadi bodoh dan membuat kesalahan yang sama. Kita harus belajar dari kesalahan kita,” tegas Alisson.

“Ini adalah bagian dari permainan saya [bermain dari belakang dengan kakinya] tetapi saya tidak akan bersikap arogan untuk berdiri di sini dan mengatakan saya akan terus melakukannya. Kami harus belajar dari kesalahan kami,” tegas Alisson.

Eropa

AS Roma Kalah, Pelatih Jadi Korban Pemecatan

Published

on

di francesco

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipPenampilan AS Roma yang buruk musim ini menghasilkan korban. Eusebio Di Francesco sebagai pelatih AS Roma telah dicabut jabatannya.

Pemecatan Di Francesco ini tak sampai 24 jam setelah kekalahan 1-3 AS Roma di kandang FC Porto pada sesi kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis 07 Maret 2019. AS Roma tersingkir karena kalah agregat 3-4.

Kekalahan itu membuat Di Francesco melakukan silenzio stampa karena merasa timnya dirugikan keputusan wasit dan VAR. Tapi, sebelum duel di sana, Di Francesco sudah dalam bahaya karena penampilan buruk tim.

Dilansir oleh Agen Judi OnlineFortunaVip. AS Roma baru saja kalah akhir pekan kemarin dari lawan sekotanya Lazio dengan skor 0-3 yang membuat mereka tertahan di posisi kelima klasemen dengan 44 poin, selisih tiga angka dari Inter Milan di posisi keempat.

Tidak hanya itu, AS Roma juga sudah masuk kotak di Coppa Italia sejak kalah 1-7 dari Fiorentina di perempatfinal. Dan hasilnya, Di Francesco mau tak mau harus dipecat setelah melatih tim sejak 13 Juni 2017.

Selama menangani AS Roma, Di Francesco punya catatan 46 kali menang, 18 seri, dan 23 kalah dari 87 pertandingan. Claudio Ranieri dikabarkan bakal jadi pengganti hingga akhir musim.

Continue Reading

Dunia

Ruben Loftus-Cheek dan Tim Sudah Memaafkan Kepa Arrizabalaga

Published

on

Chelsea

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Kepa Arrizabalaga penjaga gawang Chelsea sempat dicela setelah aksinya yang menolak untuk digantikan. Permintaan maaf Kepa kepada timnya sudah diterima oleh teman-temannya.

Penjaga gawang berumur 24 tahun itu dibanjiri kritikan usai menolak untuk digantikan Willy Caballero pada pertandingan final Liga Inggris. Akibat dari aksi tersebut, Kepa di kenakan sanksi oleh Chelsea dengan dendaan sepekan gaji.

Maurizio Sarri pelatih Chelsea kemudian mendudukkan Kepa di bangku cadangan dalam pertandingan kandang melawan Tottenham Hotspurs, Walau begitu, Kepa langsung kembali ke starter XI The Blues saat mengalahkan Fullham 2-1 di akhir minggu lalu.

Ruben Loftus-Cheek, gelandang Chelsea tersebut mengatakan bahwa Kepa telah meminta maaf kepada rekan-rekan timnya setelah kejadian itu. Menurutnya, sekarang saatnya untuk melupakan hal itu.

Dilapor oleh agen judi FortunaVip , “Bos sudah pasti mau memperlihatkan bahwa dia menuntut respek dari para player, dan dia sudah pasti memainkan Willy Caballero untuk pertandingan melawan Tottenham,” kata Ruben Loftus-Cheek.

“Kepa sudah jujur dengan kami dan dia telah minta maaf kepada kami semua pada saat sehari setelah kejadian, dan kami semua menerima kata maaf darinya,”

“Saya menduga memang ada suatu kesalahpahaman, tapi dia telah mengungkapkan permintaan maaf kepada kami dan kami semua menerima permintaan maaf darinya. Saya pikir akan lebih baik untuk segera melupakan kejadia tersebut,” tambah Loftus-Cheek.

Kepa akan kembali bermain pada lapangan hijau The Blues di pertandingan selanjutnya. Chelsea melawan Dynamo Kyiv dalam pertandingan sesi pertama babak 16 besar Liga Europa.

Continue Reading

Dunia

Real Madrid Lemah Semenjak Ditinggalkan Cristiano Ronaldo

Published

on

Real Madrid

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Real Madrid tidak diperkuat Cristiano Ronaldo pada musim ini. Hasil menunjukan Los Blancos melemah saat ditinggal sang striker asal Portugal tersebut.

Musim panas 2018 lalu, Real Madrid telah melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus. Tidak lagi memiliki sang bintang peraih lima gelar Ballon d’Or, Real Madrid merasakan pengaruhnya dalam hal mencetak gol ke gawang lawan.

Real Madrid memiliki catatan jumlah gol yang kurang bagus dari sembilan musim sebelumnya atau waktu masih memiliki CR7. Catatan golnya lebih sedikit saat ini. Hingga 1 Maret 2019, Real Madrid baru mencatatkan 87 gol pada semua kompetisi, 37 gol diantaranya citatatkan di Santiago Benrabeu. Berbanding dengan jumlah angka Real Madrid hingga Maret 2018 mencapai selisih 26 gol, ketika bisa mencatatkan 103 gol saat memasuki bulan ketiga.

Dilapor agen judi bola online FortunaBolaSejak Cristiano Ronaldo di datangkan (2009), Real Madrid selalu berhasil mencetak lebih dari 100 gol saat memasuki bulan Maret. Baru pertama kali ini, raksasa La Liga itu belum mencapai 100 gol sepanjang musim.

Musim ini, Real Madrid rata-rata hanya mencetak 2.02 gol per pertandingan. Catatan itu 16 kali lebih rendah dari rasio terendah Madrid pada musim 2010-2011, 2012-2013, dan 2017-2018, ketika hanya membukukan 103 gol hingga Maret dalam musim tersebut.

Sejauh ini, beberapa klub raksasa Eropa telah lebih dahulu mencapai 100 gol memasuki bulan Maret. PSG telah mencatatkan 108 gol dari 36 pertandingan, dan Barcelona juga sudah mencatatkan 100 gol di El Clasico kemarin.

Sementara Manchester City sudah membukukan 94 gol dari 35 pertandingan hingga Maret. Rata-rata tim asuhan Pep Guardiola itu mencetak 2.68 gol per pertandingan.

Daftar Hasil Gol Permusim Real Madrid :

2009/10 Total gol: 104 Gol, 55 di kandang
2010/11 Total gol: 103 gol, 63 di kandang
2011/12 Total gol: 131 gol, 73 di kandang
2012/13 Total gol: 103 gol, 57 di kandang
2013/14 Total gol: 116 gol, 57 di kandang
2014/15 Total gol: 116 gol, 57 di kandang
2015/16 Total gol: 119 gol, 71 di kandang
2016/17 Total gol: 122 gol, 53 di kandang
2017/18 Total gol: 103 gol, 45 di kandang
2018/19 Total gol: 87 gol, 37 di kandang

Continue Reading

Trending