Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Liga Champions

Kiper Liverpool Loris Karius Menderita Guncangan Di Final Liga Champions

Penjaga gawang Liverpool Loris Karius menderita guncangan di final Liga Champions melawan Real Madrid yang mungkin berdampak pada penampilannya, Massachusetts General Hospital mengkonfirmasi pada Senin.

Published

on

Lapakgol.com – Penjaga gawang Liverpool Loris Karius menderita guncangan di final Liga Champions melawan Real Madrid yang mungkin berdampak pada penampilannya, Massachusetts General Hospital mengkonfirmasi pada Senin.

Karius, 24, membuat dua kesalahan penting yang berkontribusi pada kemenangan 3-1 Real Madrid di Kiev setelah dilanda kesalahan dengan Sergio Ramos dari Madrid saat menjaga pojok gawang  sebelum gol pertama Madrid di awal babak kedua.

Tim medis Liverpool prihatin tentang kemungkinan Karius menderita guncangan dalam insiden dengan Ramos, sumber mengatakan kepada ESPN FC, dan ketakutan mereka dikonfirmasi dalam pemeriksaan yang dilakukan di Amerika Serikat Kamis lalu – lima hari setelah final.

“Setelah meninjau dengan seksama film game dan mengintegrasikan sejarah rinci – termasuk gejala subyektif yang dilaporkan dan segera pasca-kontaknya – pemeriksaan fisik dan metrik objektif, kami menyimpulkan bahwa Mr. Karius menderita guncangan selama pertandingan,” kata Mass General dalam suatu pernyataan.

Loris Karius

Loris Karius

“Pada saat evaluasi kami, gejala sisa utama Mr. Karius dan tanda-tanda obyektif menunjukkan bahwa disfungsi spasial visual ada dan kemungkinan terjadi segera setelah kejadian. Area simptomatik tambahan yang secara simtomatik dan obyektif mencatat juga dapat terjadi. Mungkin saja defisit seperti itu akan mempengaruhi kinerja.”

Karius bertabrakan dengan Ramos di menit ke-48 tetapi tampaknya tidak menerima perawatan, dan Real Madrid mencetak gol pertama mereka sedikit lebih dari dua menit kemudian. Karius mencoba untuk menggulung bola keluar untuk bek, hanya untuk striker Madrid Karim Benzema untuk tetap keluar bootnya dan mengarahkan lemparan ke jaring.

Orang Jerman tersebut kemudian membuat kesalahan lebih lanjut dalam tahap penutupan pertandingan, memungkinkan upaya jarak jauh dari Gareth Bale untuk lolos dari genggamannya untuk memberi Madrid keunggulan 3-1.

TERKAIT :

Karius menangis setelah pertandingan dan menulis permintaan maaf untuk penampilannya setelah secara luas disalahkan atas kekalahan Liverpool. Polisi Merseyside mengatakan mereka sedang menyelidiki komentar dan mengancam pos yang diarahkan ke Karius di media sosial.

Ramos juga banyak dikritik, tetapi sebagian besar karena insiden sebelumnya yang menyebabkan penyerang bintang Liverpool Mohamed Salah meninggalkan pertandingan itu dengan bahu yang cedera. Lebih dari 500.000 orang menandatangani petisi online untuk pemain internasional Spanyol untuk dihukum karena drama tersebut.

 

 

 

 

Liga Champions

Ajax Sangat Optimis Bisa Melanjutkan Di Liga Champions 2018-2019 Saat Menghadapi Juventus

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipLegenda Timnas Prancis, Frank Lebouef yang sudah memberikan prediksi yang sudah terkait pada peluang Ajax Amsterdam untuk menghadapi Juventus pada babak perempatfinal di Liga Champions pada musim 2018-2019. Leboeuf yang sudah percaya kalau dia bukan tidak mungkin untuk Ajax bisa kembali untuk membuat kejutan dengan bisa menyingkirkan Juventus.

Yang sudah diketahui, para pencinta sepakbola sudah berhasil membuat terkejut dengan performa Ajax di Liga Champions pada musim ini. Dengan secara mengejutkan Ajax berhasil lolos ke babak perempatfinal Liga Champions 2018-2019 setelah berhasil menyingkirkan sang juara bertahan Real Madrid.

Akhirnya, Ajax sudah berhasil melakukan comeback yang sangat luar bias, kini mereka sudah bisa menghadapi Madrid di Estadio Santiago Bernabeu yang notabene ada di markas sang lawan. Dalam laga ini sudah membuat Ajax menang dengan skor 4-1 dan unggul dengan agregat 5-3 dari Madrid.

Pada babak di perempatfinal dalam Liga Champions 2018-2019, Ajax sudah kembali dihadapkan dengan lawan yang sulit yakni Juventus. Dengan banyak memprediksi Ajax yang bakal menjadi lawan mudah untuk Juventus. Tapi Leboeuf percaya bahwa keberhasilan Ajax menyingkirkan Madrid jadi modal mereka hadapi Juventus.

Ajax sudah berpikir kalau mereka bisa maju lebih jauh dan ingin memberikan kesempatan. Mereka pernah melakukannya, dan saya sudah bisa mencapai sesuatu secara bersama-sama,”tutur Leboeuf, seperti dilansir dari Agen Bola FortunaVip.

“Mereka sudah memberikan untuk terbaik untuk saat melawan dengan tim-tim yang besar. Tetapi saya pikir ini sangat sulit untuk bisa mengalahkan Juventus, “tutur sosok yang pernah membawa Timnas Prancis yang sudah menjuarai Piala Dunia.

Continue Reading

Dunia

Isu Kepergian Gareth Bale Dari Real Madrid

Published

on

Gareth bale

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Guillem Balague, Pakar transfer Spanyol, memberikan analisisnya tentang keberadaan Gareth Bale di Real Madrid. Balague percaya bahwa kubu Los Blancos bakal kesulitan untuk menyingkirkan sang winger di bursa transfer musim panas nanti.

Sejak awal tahun 2018 kemarin, Bale memang sering di isukan akan meninggalkan Real Madrid. Ia memiliki hubungan yang kurang baik dengan teman-teman setimnya dan juga para penggemar El Real, sehingga ia banyak di kritik dalam tiga bulan terakhir.

Kabar kepergian Bale ini semakin panas setelah kembalinya Zinedine Zidane ke kursi pelatih Real Madrid.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa kedua sosok ini tidak memiliki hubungan yang harmonis, sehingga Bale semakin kuat di isukan akan membereskan barang-barangnya pada musim panas nanti.

Namun di mata Balague, kemungkinan transfer Bale di musim panas nanti sangat kecil. “Saya rasa Bale tidak memiliki niatan untuk meninggalkan Real Madrid,” kata Ballague.

Balague sendiri merasa bahwa Bale masih belum tertarik mencoba peruntungannya di klub lain, sehingga sang winger kemungkinan besar akan melanjutkan karirnya di Santiago Bernabeu.

“Dia benar-benar tidak ingin pergi dari Real Madrid. Namun saya rasa situasinya akan berbeda jika pihak klub memaksanya untuk meninggalkan mereka.”

“Untuk saat ini ia hanya ingin bertahan dan ia tidak termotivasi untuk mencoba tantangan baru di klub lain. Jika kondisinya seperti itu, maka saya rasa Real Madrid akan mempertahankannya.”

Balague juga berpendapat Real Madrid bakal susah menjual Bale ke klub lain karena sang winger memiliki gaji yang besar sementara performanya tidak terlalu bagus. Dilapor oleh Agen Judi Bola Online FortunaVip.win

“Saya rasa Bale masih menyisakan kontrak sekitar dua atau tiga tahun di Real Madrid. Saya juga merasa bahwa Real Madrid tidak akan mendapatkan 100 juta pounds dari penjualannya karena penampilannya dan juga riwayat cederanya.”

Real Madrid ingin mendapatkan uang besar dari penjualan Bale dan saya rasa Bale juga menyadari bahwa tidak ada klub yang mau membayar gaji besar yang ia miliki. Namun saya mengira Bale tidak ingin pergi hanya perkara gaji, tetapi karena dia memang ingin bertahan di Real Madrid.” tutupnya.

Continue Reading

Liga Champions

Ronaldo Bisa Menerima Hukuman Yang Lebih Berat Dari Simeone

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola  FortunaBolaPemain Juventus Cristiano Ronaldo sudah resmi didakwa oleh Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) dikarenakan sudah melakukan tindakan yang tidak senonoh. Dan menurut laporan dari Agen Bole FortunaBola, Selasa  (19/3/2019), Ronaldo bisa saja menerima hukuman yang lebih berat dari apa yang menimpa Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, atas tindakan serupa.

Dengan selebrasi yang sudah dilakukan oleh Ronaldo yang sudah memegang kemaluannya saat Juventus berhasil mengalahkan Atletico Madrid di laga leg kedua di babak 16  besar Liga Champions 2018-2019 yang merupakan peniruan. Yang sebelumnya di leg pertama, Simeone yang sudah melakukan selebrasi yang sudah dianggap UEFA sebagai tindakan yang tidak layak dan pantas.

Simeone pun didakwa oleh UEFA karena melanggar Pasal 11, Paragraf 2 mengenai Regulasi Kedisiplinan. Akibatnya, Simeone harus membayar denda sebesar 20 ribu euro atau sekira Rp322 juta. Meski Ronaldo melakukan hal yang sama, namun UEFA memandang aksi serupa yang dilakukan Cristiano Ronaldo adalah sebuah kesengajaan untuk meledek Simeone dan Atletico.

Selain itu, Ronaldo juga dianggap tidak menghormati peraturan UEFA. Karena telah melihat Simeone tidak dihukum berat dan hanya membayar denda, maka Ronaldo disebut tidak ragu untuk mengulangi selebrasi tidak senonoh tersebut. Tak ayal, Cristiano Ronaldo pun disinyalir bakal menerima hukuman yang lebih berat.

Apa yang sudah dilakukan Ronaldo disebut telah mendiskreditkan UEFA dan dunia sepakbola. Peraih trofi Ballon d’Or lima kali itu pun kini terancam mendapat hukuman larangan bertanding di laga Liga Champions berikutnya. Adapun putusan UEFA terkait aksi Ronaldo tersebut bakal diumumkan pada 21 Maret 2019.

Continue Reading

Trending