Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Liga Inggris

Liverpool Tidak Memasukkan Dejan Lovren Saat Melawan West Ham United, Ternyata Ini Penyebabnya!

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tidak memasukkan nama Dejan Lovren untuk pertandingan perdana mereka di Liga Premier musim ini melawan West Ham United, Minggu (12/8).

Published

on

Lapakgol.com – Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, tidak memasukkan nama Dejan Lovren untuk pertandingan perdana mereka di Liga Premier musim ini melawan West Ham United, Minggu (12/8).

Dejan Lovren yang biasanya jadi andalan dan pahlawan Liverpool dalam banyak laga musim lalu, terpaksa dicoret Jurgen Klopp jelang laga kontra West Ham United. Alasannya, Liverpool ‘tidak senang’ melihat kondisinya setelah pemain itu kembali dari Piala Dunia 2018 dengan masalah otot perut.

Bahkan hal itu diakui sendiri oleh Dejan Lovren, yang turut membawa Timnas Kroasia mencapai final Piala Dunia 2018. Sayangnya, Lovren yang absen dalam tur pramusim Liverpool belum juga bisa diturunkan di laga perdana kontra West Ham United malam ini.

Jurgen Klopp telah menegaskan, ia tak akan mainkan Lovren di laga pembuka ini dan bek berusia 29 tahun itu mengerti benar bahwa ia mengalami masalah kebugarannya sejak kembali ke Inggris.

Dejan Lovren

Dejan Lovren

“Saya tidak bisa berlatih sama sekali dikarenakan masalah otot perut. Saya sangat menderita dan akan konsultasi ke dokter spesialis di Belanda,” ujar bek tengah itu.

“Kapan saya mulai merasakannya? Saya merasakannya selama Piala Dunia. Saya bermain dengan rasa sakit, dan 3 pertandingan itu seakan-akan membunuh saya. Tapi siapa yang tidak akan bermain untuk Kroasia di turnamen yang besar seperti itu!”, tambahnya.

“Setelah Piala Dunia usai, rasa sakit malah terus meningkat. Saya bahkan tidak bisa duduk di mobil karena terus merasa sakit. Saya selalu ingin bermain untuk Kroasia, tapi sekarang saya harus membayarnya. Tapi tidak ada harga yang terlalu tinggi untuk apa yang kami raih di Rusia,” ungkapnya.

Lovren mengklaim, Liverpool merasa tak senang melihat tingkat kebugarannya saat ini, bahkan sebelum musim baru dimulai. “Tentu saja, mereka tidak senang. Saya belum berlatih sejak saya kembali dari liburan. Saya tidak bisa,” tambah Lovren.

TERKAIT : 

“Saya akan meninjau ulang beberapa hal setelah bertemu dokter di Belanda. Saya harus berurusan dengan hal itu untuk saat ini, dan saya percaya semuanya akan baik-baik saja,” tandasnya.

“Saya berharap itu semua akan berlalu selama liburan kemarin, tapi ternyata tidak. Ketika saya coba berenang, sakit sekali. Saya bahkan tidak dapat beristirahat dengan normal,” ujar Lovren.

 

 

 

 

Liga Inggris

Di Markas Brighton & Hove Albion Manchester United Kalah Tipis

Manchester United menelan pil pahit pada laga pekan ke-2 Premier League 2018-2019. Pertandingan yang diadakan di The Amex Stadium, markas Brighton & Hove Albion, Manchester United tumbang dengan skor 2-3, Minggu (19/8/2018) malam WIB.

Published

on

Lapakgol.comManchester United menelan pil pahit pada laga pekan ke-2 Premier League 2018-2019. Pertandingan yang diadakan di The Amex Stadium, markas Brighton & Hove Albion, Manchester United tumbang dengan skor 2-3, Minggu (19/8/2018) malam WIB.

Empat gol yang tercipta semua terjadi di dalam babak pertama. Brighton menjebol gawang David De Gea masing-masing melalui aksi Glenn Murray [25′], Shane Duffy [27′] dan Pascal Gross [44′]. Disamping itu, Manchester United mencetak dari gol Romelu Lukaku [34′] dan Paul Pogba [90+4′].

Dalam pertandingan tersebut, Manajer Manchester United, Jose Mourinho terpaksa harus kehilangan beberapa pemain pilarnya di laga ini. Sergio Romero, Marcos Rojo, Ander Herrera, Antonio Valencia, Diogo Dalot, dan Nemanja Matic karena belum bisa bermain. Terakhir, Alexis Sanchez pun mendapat masalah jelang laga digelar.

Meskipun begitu, United sempat bermain dengan bagus di awal laga. Lukaku punya peluang bagus di menit ke-10. Akan tetapi, tendangannya dari hasil umpan Paul Pogba masih menyamping.

Setelah menit ke-20, Brighton mulai memberikan tekanan pada United. Hasilnya, Glenn Murray berhasil membobol gawang David De Gea pada menit ke-28. Gol pertama yang membuat koordinasi lini belakang United menjadi payah pada sisa laga.

Manchester United vs Brighton

Manchester United vs Brighton

Berselang 2 menit, giliran Shane Duffy yang menjebol gawang De Gea. Pemain asal Republik Irlandia memanfaatkan peluang kemelut di depan gawang yang terjadi usai situasi sepak pojok. Brighton pun unggul dengan skor 2-0 atas United.

Harapan United untuk bangkit muncul pada menit ke-34. Dari umpan Luke Shaw, Lukaku bisa mencatatkan namanya di papan skor. United memperkecil ketinggalan menjadi 2-1.

Namun, petaka untuk United datang di menit 44. Eric Baily ceroboh menekel Pascal Gross di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Gross yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan apik. Pada babak pertama, Brighton unggul 3-1.

Mourinho memasukkan Marcus Rashford dan Jese Linggrad untuk menggantikan Juan Mata dan Andreas Pererira. Setan Merah tampaknya meningkatkan intensitas serangan dari kedua pemain tersebut.

United mendapat penalti pada menit akhir laga. Saat Fellaini dijatuhkan oleh pemain Brighton. Pogba mengambil eksekusi dan sukses menjalankan tugas dengan sempurna. Namun, penalti Pogba hanya membuat United menipiskan kekalahannya menjadi 3-2.

TERKAIT : 

Susunan Pemain

Brighton [4-4-1-1]: Lewis Dunk, Gaetan Bong, Mat Ryan, Martin Montoya, Shane Duffy, Davy Propper, Solly March, Pascal Gross, Glenn Murray, Anthony Knockaert, Dale Stephens. Manajer: Chris Hughton

Manchester United (4-3-3): David de Gea; Ashley Young, Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Fred, Andreas Pereira, Paul Pogba; Juan Mata, Romelu Lukaku, Anthony Martial. Manajer: Jose Mourinho.

 

 

 

Continue Reading

Liga Inggris

Bos Tottenham Puji Pemain Sayap Asal Brasil Karena Hal Ini

Bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji Lucas Moura. Bukan hanya karena soal golnya di menit 43 saat melawan Fulham, hari Sabtu, tapi juga karena prestasinya yang lain. Apa itu?

Published

on

Lucas Moura

Lapakgol.com – Bos Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memuji Lucas Moura. Bukan hanya karena soal golnya di menit 43 saat melawan Fulham, hari Sabtu, tapi juga karena prestasinya yang lain. Apa itu?

Lucas Moura memperoleh pujian setelah 1 golnya berkontribusi dalam kemenangan Tottenham 3-1 atas Fulham di Wembley dalam mempertahankan kemenangan berturut-turut mereka di awal musim.

Pemain yang berasal dari Brasil ini menjadi starter dalam 2 laga Liga Inggris berturut-turut dan menjadi figur yang cukup menonjol sepanjang pertandingan. Ia hampir saja mencetak gol dengan sundulan pada menit-menit awal sebelum akhirnya mencetak gol sesaat sebelum turun minum.

Disamping itu gol Lucas terbukti cukup signifikan, Pochettino mengatakan bahwa ia menyumbangkan sesuatu yang penting saat tanpa bola. Meskipun Moura bermain sebagai gelandang serang, Lucas memenangkan 4 tekel – lebih tinggi daripada pemain Spurs mana pun.

Pochettino menyatakan bahwa : “Lucas bersama kami sejak hari pertama ketika kami memulai pramusim. Itu merupakan satu keuntungan dibandingkan dengan pemain yang datang terlambat, dan hari ini saya pikir dia sangat bagus, dia layak mendapat banyak pujian.”

“Dia mencetak gol tetapi yang lebih penting dia bekerja sangat keras saat tim kehilangan bola dan itu sama pentingnya.”

Lucas Moura

Lucas Moura

Pelatih Tottenham Hotspur meminta agar tim memperketat pertahanan

Aleksandar Mitrovic menyamakan kedudukan setelah babak pertama tetapi 2 gol cepat dari Kieran Trippier dan Harry Kane memberi Spurs kemenangan yang baik pada akhirnya.

Ini berarti Spurs memenangkan 2 laga liga pertama musim ini dan sementara Pochettino senang dengan sebagian besar aspek kinerja mereka, dia minta para pemainnya memperketat pertahanan.

TERKAIT : 

“Ini adalah pertandingan yang cukup sulit tetapi saya pikir kami memang pantas menjadi pemenang. Kami mendominasi sepenuhnya dan menciptakan banyak peluang tetapi kami menurunkan performa kami sedikit dan menjadi lebih ceroboh dan mereka lebih baik dalam 15-20 menit pertama [babak kedua].”

“Tentu saja, ini adalah awal musim namun sangat penting untuk memenangkan pertandingan, akan tetapi kami dapat berusaha menjadi lebih baik lagi. Kami kehilangan terlalu banyak peluang hari ini dan pada saat melawan Newcastle [minggu lalu].”

Continue Reading

Liga Inggris

Larangan Merokok Di Liga Inggris Membuat Pelatih The Blues Hanya Bisa Pegang Rokok Dan Korek Api Saja

Liga Inggris dilarang merokok, pelatih Chelsea  hanya bisa memegang bungkus rokok dan korek api saja saat memimpin pertandingan. Sehingga hal ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Published

on

Maurizio Sarri

Lapakgol.comLiga Inggris dilarang merokok, pelatih Chelsea  hanya bisa memegang bungkus rokok dan korek api saja saat memimpin pertandingan. Sehingga hal ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sosok pelatih klub Liga Inggris Chelsea, Maurizio Sarri, sempat terekam kamera sedang membawa rokok dan bungkusnya di pinggir lapangan saat pertandingan Derbi London, melawan Arsenal. Meski begitu dirinya tidak berani sampai membakar dan menghisap rokok tersebut.

Maurizio Sarri sendiri telah menjalani laga kedua bersama Chelsea di Liga Inggris kala menghadapi Arsenal di Stamford Bridge, London, Sabtu (18/8/2018). Perhatian publik sempat tertuju pada tingkah Maurizio Sarri di laga tersebut yang jelas ada kaitannya dengan kebiasan merokok sang pelatih.

Sang pelatih terekam kamera sedang memegang rokok dan korek api baik saat berdiri di pinggir lapangan maupun saat ia duduk di bangku cadangan. Meski sampai sedikit ingin mencicipi rokok yang ia pegang, namun Sarri tak sampai kebablasan.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Beberapa foto dari Maurizio Sarri yang sedang memegang rokok kemudian tersebar di media sosial Twitter. Menurut catatan sejak tahun 2007 dahulu kala, sudah ada peraturan yang melarang orang merokok di dalam stadion di seluruh Inggris Raya. Larangan ini juga sama berlakunya untuk rokok elektrik yang masih dimininati di Indonesia.

Maurizio Sarri tidak bebas merokok menjadi pelatih Chelsea tidak seperti saat masih di klub Italia

Maurizio Sarri yang perokok berat masih setia membawa rokok dan korek api. Bahkan saat melawan Napoli di Liga Champions musim lalu sempat sampai ada ruangan khusus agar Sarri bisa merokok sengebul-ngebulnya. Kemewahan itu tak bisa ia rasakan lagi di Inggris.

Tetap memegang rokok dan korek api sepanjang laga diduga kuat adalah upaya agar dirinya bisa sedikit menahan diri dengan larangan merokok yang ada. Sampai 2 laga awal Liga Inggris, ia masih bisa menahan keinginan untuk merokok.

TERKAIT : 

Namun tidak sak sia-sia, dalam pertandingan Derbi London tersebut, Sarri pada akhirnya berhasil juga membawa Chelsea meraih kemenangan tipis 3-2 atas Arsenal. Apakah setelahnya ia langsung merokok 1 bungkus untuk merayakan kemenangan Chelsea tersebut ?

 

 

 

Continue Reading

Trending