Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Piala Dunia

Mario Balotelli Ingin Menjadi ‘Teladan’ Bersama Italia

 TURIN, Italia – Sejauh menyangkut Mario Balotelli, dia tidak harus menjadi kapten Italia untuk menjadi teladan.

Published

on

Lapakgol.com – TURIN, Italia – Sejauh menyangkut Mario Balotelli, dia tidak harus menjadi kapten Italia untuk menjadi teladan.

“Saya di sini untuk mencetak gol. Anda juga bisa menjadi teladan tanpa mengenakan ban kapten,” kata Balotelli pada konferensi pers pada hari Minggu, sehari sebelum pertandingan persahabatan Italia melawan Belanda.

Awal pekan ini ketika Balotelli bermain untuk Italia untuk pertama kalinya dalam empat tahun, spanduk yang bertuliskan, “Kapten saya berdarah Italia,” dipajang di dinding sisi lapangan saat menang 2-1 atas Arab Saudi di Swiss.

Dengan Balotelli salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Italia, ada diskusi bahwa ia mungkin akan diberi nama kapten.

Masalah ini telah menjadi yang terdepan di tengah pemasangan pemimpin-pemimpin baru Italia yang populis, yang termasuk partai sayap kanan anti-imigran yang gigih dalam koalisi yang mengaturnya.

Balotelli lahir di Italia untuk imigran Ghana.

Mario Balotelli

Mario Balotelli

“Ini akan menjadi sinyal yang baik bagi imigran Afrika untuk mewakili negara saya sebagai orang asal Afrika dan kapten,” kata Balotelli.

“Rasisme benar-benar sakit,” tambah Balotelli. “Sudah waktunya bagi Italia untuk menjadi seperti banyak negara lain – lebih terbuka – dan mulai mengintegrasikan orang-orang yang datang dari luar negeri.”

Balotelli belum pernah bermain untuk Italia sejak Piala Dunia 2014.

Dia mengatakan dia mengerti mengapa mantan pelatih Italia Antonio Conte tidak memanfaatkannya – “Saya tidak dalam kondisi bagus” – tetapi tidak bisa melihat mengapa Gian Piero Ventura tidak pernah memanggilnya.

“Dengan Ventura, saya tidak tahu. Kami berbicara tetapi saya tidak mengerti penjelasannya dan saya melakukannya dengan baik,” kata Balotelli. “Tapi dia adalah pelatih dan jadi saya menghormati [keputusannya].”

TERKAIT : 

Ventura dipecat pada November setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam enam dekade.

Balotelli bermain di bawah pelatih Italia saat ini Roberto Mancini di Inter Milan dan Manchester City.

Mancini mengumumkan bahwa Balotelli tidak akan memulai melawan Belanda, mengungkapkan bahwa garis menyerang akan terdiri dari Simone Verdi, Andrea Belotti dan Lorenzo Insigne.

 

 

 

 

 

Dunia

Kylian Mbappe Masih Belum Sebanding Dengan Cristiano Ronaldo

Published

on

Kylian mbappe

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaEdmilson mantan bek timnas Brasil, menilai untuk saat ini Kylian Mbappe masih belum bisa bersaing dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi untuk memenangkan Ballon d’Or.

Mbappe merupakan player muda yang luar biasa. Di usianya yang masih 20 tahun, ia sudah merasakan gelar juara liga Prancis bersama PSG.

Selain itu ia juga bermain di Liga Champions secara rutin. Yang lebih hebat lagi, ia pun sudah berhasil membantu Les Blues memenangkan trofi Piala Dunia tahun 2018 lalu.

Mbappe pun juga langsung dijagokan untuk bisa meraih Ballon d’Or pada tahun 2018 kemarin. Hasilnya, ia berada di urutan keempat, di bawah Cristiano Ronaldo, Luka Modric dan Antoine Griezmann.

Walaupun masih belum berhasil meraihnya, namun ke depannya Mbappe dipredksi bakal meraih banyak trofi Ballon D’Or.

Namun ketika ditanya apakah mantan player AS Monaco itu bisa meraih penghargaan tersebut pada tahun 2019, Edmilson menjawab: “Tidak.”

“Ini karena usianya,” kata Edmilson dilansir agen judi bola onlineFortunaBola.

“Ia dapat melakukan hal-hal besar tetapi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo telah melakukannya secara konsisten selama 10 tahun terakhir, itu sulit dipercaya,” tegasnya.

“Anda tidak bisa melakukan perbandingan seperti ini hari ini. Itu tidak masuk akal,”

Di Prancis saat ini ada sejumlah player papan atas dunia. Katakan saja Neymar, Angel Di Maria, hingga Nabil Fekir.

Namun menurut Edmilson, saat ini Mbappe layak disebut sebagai player terbaik Ligue 1. Ia bahkan lebih baik dari Neymar sekalipun.

“Hari ini, Kylian Mbappe. Ia meraih juara dunia, muda, cepat, bermain di level yang sangat bagus dengan mencetak banyak gol,” pujinya.

“Berkat kualitas para player seperti Neymar, Cavani, Fekir, Memphis, Ligue 1 sekarang dapat bermimpi memiliki hari-hari yang baik, yang tidak selalu terjadi sebelumnya,” tutupnya.

Continue Reading

Lain-Lain

Messi Absen Dari Timnas Argentina Dikarenakan Cedera

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipBaru kembali memperkut Argentina, Lionel Messi harus absen. Dimana dia sudah mendapat cedera dan menarik diri dari skuat Argentina.

Untuk pertma kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah selesai istirahat dari Piala Dunia 2018. Dengan penyerang 31 tahun, yang sudah dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan untuk melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dalam pertandingan ini, Messi sudah main dengan penuh selama 90 menit. Tapi dia tidak bisa menyelamatkan Argentina dari kekalahan dengan skor 1-3.

Namun, pada babak kedua sudah meninggalkan sebuah pesan yang kesan positif dan pada babak pertama malah memberikan hasil yang negatif,”tutur pelatih Argentina Lionel Scalono seperti yang dilansir dari Agen Bola FortunaVip,

“Kamis sudah banyak belajar dari kekalahan. Dengan situasi yang sudah kami ciptakan sebagai besar berkat Messi. Dengan pertandingan ini sudah banyak membantu kami untuk melihat bagaimana kami bisa bermain dengan Messi,”tuturnya.

Dengan kekalahan ini bukan satu-satu yang membawa kabar buruk untuk Argentina. Messi sudah mengalami cedera yang terjadi di kunci paha.

Melalui akun Twitternya, Timnas Argentina sudah mengumumkan kalau Messi akan absen di pertandingan Argentina berikutnya. La Albiceleste yang akan menghadapi Maroko di laga persahabatan.

Continue Reading

Dunia

Dalam Laga Persahabatan, Messi Comeback Akhirnya Argentina Berhasil Dikalahkan Venezuela

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Lionel Messi comeback di Timnas Argentina yang tidak berakhir manis. Argentina malah jatuh di tangan Venezuela dengan skor 1-3.

Untuk pertama kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah istirahat setelah selesai Piala Dunia 2018. Dimana Messi berhasil dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan saat melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dengan mengejutkan sama Venezuela, kalau Argentina lebih dulu mencetak gol pada menit keenam. Roberto Rosales melepaskan umpan dari area permainan sendiri dan jatuh ke kaki Salomon Rondon. Dan setelah mengontrol bola, Rondon yang melepaskan pada tembakan voli untuk menaklukkan Franco Armani.

Menerima gol dari Venezuela, Argentina mencoba untuk membalas.  Lewat aksi individunya, Messi melewati bek Venezuela dan melepaskan umpan silang untuk Lautaro Martinez. Penyerang Inter Milan itu menanduk bola, tapi ditepis oleh kiper Venezuela.

Dimana Messi sudah hampir membobol gawang ke Venezuela. Dia melepaskan tembakan yang melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok dari atas gawang. Tapi, Wuilker Farinez melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola.

Venezuela yang sudah menggandakan keunggulan di menite ke 44. Jhon Murillo yang sudah melakukan dengan tusukan dari kiri dan kemusian melepaskan tembakan yang keras daru luar kotak penalti. Tapi Armani yang tidak bisa menjangkau bola.

Pada menit ke 59, Argentina berhasil memperkecil ketertinggalan. Dengan umpan yang untuk terobosan Giovanni Lo Celso yang sudah dituntaskan dengan sempurna oleh Lautaro Martinez.

Venezuela mendapat penalti pada menit ke-75 setelah Darwin Machis dilanggar oleh Juan Foyth. Josef Martinez yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Armani.

Kekalahan ini meninggalkan pekerjaan rumah untuk pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Argentina selanjutnya akan menghadapi Maroko pada laga persahabatan.

Susunan Pemain

Argentina: Franco Armani; Lisandro Martinez (Blanco 46′), Juan Foyth, Gabriel Mercado (Kannemann 46′); Nicolas Tagliafico, Giovanni Lo Celso (Pereyra 78′), Gonzalo Montiel; Lionel Messi, Gonzalo Martinez (Suarez 46′); Lautaro Martinez (Benedetto 70′)

Venezuela: Wuilker Farinez; Roberto Rosales, Mikel Villanueva, Yordan Osorio, Ronald Hernandez; Junior Moreno, Tomas Rincon, Yangel Herrera (Soteldo 64′); Darwin Machis (Anor 79′), Salomon Rondon (Josef Martinez 72′), Jhon Murillo (Hurtado 89′)

Continue Reading

Trending