Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Eropa

Masih Cinta Juventus, Pogba Tidak Merayakan Kemenangan Manchester United

Paul Pogba tak merayakan kemenangan Manchester United atas Juventus dengan skor 2-1 di Allianz Stadium, Rabu (7/11/2018) atau Kamis dini hari WIB dalam lanjutan Grup H Liga Champions.

Published

on

Paul Pogba

Lapakgol.comPaul Pogba tak merayakan kemenangan Manchester United atas Juventus dengan skor 2-1 di Allianz Stadium, Rabu (7/11/2018) atau Kamis dini hari WIB dalam lanjutan Grup H Liga Champions.

Di laga ini, Juventus sempat unggul terlebih dahulu melalui tendangan first time Cristiano Ronaldo. Namun, Manchester United berhasil mencetak dua gol melalui Juan Mata dan gol bunuh diri Alex Sandro di menit-menit akhir.

Saat Setan Merah –sebutan MU– unggul 2-1, Pogba tak merayakan gol tersebut. Gelandang asal Prancis itu memilih berselebrasi karena menghormati Juventus, klub yang dibelanya pada 2012 hingga 2016.

“Kemenangan ini penting, tapi para pendukung Juventus memberikan saya sambutan yang hangat,” ucap Pogba, seperti diberitakan Football Italia.

“Saya tidak merayakan kemenangan Manchester United saat unggul 2-1 karena merasa aneh. Saya melihat banyak orang yang saya kenal dengan baik,” katanya melanjutkan.

Pogba mengatakan, dia tak menutup kemungkinan kembali ke Juventus. Namun, untuk saat ini, Pogba memilih fokus bersama Setan Merah.

“Siapa yang tahu (balik ke Juventus)? Saya sekarang bersama MU. Ada begitu banyak pembicaraan soal ini (transfer ke Juventus). Namun, saya senang bermain untuk MU,” ujar Pogba.

“Sangat menyenangkan bisa kembali ke sini (kandang Juventus), meski rasanya aneh ke ruang ganti tim tamu. Saya sangat terbiasa dengan Juventus,” ucapnya.

Pogba sangat terharu dengan sambutan suporter Juventus. Selama memperkuat Si Nyonya Tua, dia mencatatkan 34 gol dan 43 assist dari 178 penampilan. Pogba juga membantu Juventus memenangkan empat gelar Scudetto secara beruntun.

“Reaksi para penggemar Juventus benar-benar menggerakkan hati saya. Saya merindukan mereka dan sepak bola Italia. Senang rasanya kembali ke stadion ini, di mana saya memulai dan memenangkan banyak piala.”

Eropa

Pep Guardiola Komentar Tentang Konflik Dengan Mourinho

Derby Manchester yang akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) malam WIB tak hanya menyajikan duel pemain-pemain terbaik.

Published

on

Pep Guardiola

Lapakgol.com – Derby Manchester yang akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) malam WIB tak hanya menyajikan duel pemain-pemain terbaik. Lebih dari itu, laga ini merupakan adu taktik antara dua pelatih terbaik di dunia.

Ya, kualitas Pep Guardiola tidak perlu diragukan lagi. Dia sudah menjuarai banyak trofi di Spanyol, Jerman, dan kini di Inggris. Guardiola mampu membawa City menjuarai Liga Inggris di musim keduanya.

Di sisi lain, Jose Mourinho juga tidak bisa diremehkan. Meski tengah dalam laju buruk di awal musim, saat ini tren Manchester United meningkat. Mourinho juga sudah paham betul dengan cara bermain Guardiola.

Kedua pelatih ini memang kerap kali diadu untuk menentukan siapa yang terbaik.

Guardiola dan Mourinho memang seringkali diadu media untuk menentukan siapa yang terbaik. Uniknya, hubungan mereka sebenarnya justru lebih baik dari yang dianggap media. Guardiola mengatakannya sendiri.

“Kami berdua adalah pria baik, lebih dari yang Anda duga. Jauh lebih baik, percaya saya,” tegas Guardiola di Manchester Evening News.

Pep Guardiola juga berterima kasih duel dua tim tersebut tak fokus pada duelnya dengan Mourinho. Baginya. Tim tetaplah yang lebih penting ketimbang sosok pelatih atau pemain.

Continue Reading

Eropa

Perseturuan Paulo Dybala dan Jose Mourinho

Aksi Jose Mourinho di markas Juventus, tengah pekan kemarin, masih menjadi bahan pembicaraan publik. Satu di antaranya datang dari bomber Juventus, Paulo Dybala, yang mengaku sempat berbincang dengan Jose Mourinho.

Published

on

Paulo Dybala

Lapakgol.com – Aksi Jose Mourinho di markas Juventus, tengah pekan kemarin, masih menjadi bahan pembicaraan publik. Satu di antaranya datang dari bomber Juventus,Paulo Dybala, yang mengaku sempat berbincang dengan Jose Mourinho.

Aksi Jose Mourinho seusai membawa Manchester United menekuk Juventus di Juventus Stadium, memang tergolong unik meski cenderung memrovokasi. Saat itu, Mourinho berjalan ke tengah lapangan sembari membuat gestur berusaha mendengar suara suporter Juventus.

Mourinho menangkupkan telapak tangannya di daun telinga, mencoba mendengar lebih jelas lagi. Aksi Mourinho tersebut tentu menyulit reaksi pemain Juve yang masih berada di lapangan, salah satunya Paulo Dybala.

Dybala termasuk satu di antara pemain pertama yang menandatangi Mourinho dan menyampaikan sesuatu. Pertandingan tersebut memang sarat tensi. Reaksi Mourinho dapat dipahami. Dia terus dicemooh fan Juve yang memenuhi stadion nyaris selama 90 menit. Mourinho membela diri hanya berusaha membalas.

Meski demikian, Dybala merasa Mourinho seharusnya tak melakukan hal tersebut. Menurut Dybala, laga tersebut sudah penuh tensi. Mourinho seharusnya tak perlu membuat gestur tak perlu yang justru membuat pertandingan kian panas.

“Saya hanya mengatakan padanya bahwa tidak perlu membuat gestur tersebut. Tidak perlu menciptakan tensi yang lebih besar daripada apa yang sudah terjadi, terkadang anda dihina dan itu buruk, tetapi tak perlu meningkatkan tensi dari apa yang sudah ada,” jelas Dybala di metro.

Secara tegas, Dybala mengungkapkan dirinya sempat berdiskusi lanjutan dengan Mourinho. Hasilnya, Dybala tetap berharap Mourinho melakukan itu untuk kali terakhir jika bersua tim lain.

Pada akhirnya, pendapat Dybala tak jauh berbeda dengan pengakuan Mourinho pasca pertandingan. Mourinho mengakui seharusnya dia tetap menjaga kepala dingin dan tidak melakukan tindakan kontroversial tersebut. Dia merasa kehilangan kontrol sejenak karena keluarganya dihina, juga Inter Milan, yang merupakan mantan klubnya.

“Seharusnya saya mungkin tak melakukan itu, dan dengan kepala dingin saya tak akan melakukannya,” tegas Jose Mourinho.

Continue Reading

Eropa

Belum Terkalahkan, Pelatih Baru Chelsea Masih Saja Mengeluh

Maurizio Sarri tetap tak puas meski Chelsea menang 1-0 atas Bate Borisov, Jumat (9/11/2018) dinihari WIB tadi di ajang Liga Europa.

Published

on

Maurizio Sarri

Lapakgol.comMaurizio Sarri tetap tak puas meski Chelsea menang 1-0 atas Bate Borisov, Jumat (9/11/2018) dinihari WIB tadi di ajang Liga Europa. Manajer asal Italia itu menilai performa anak asuhnya tak sesuai dengan harapan.

Satu-satunya gol kemenangan Chelsea datang dari aksi Olivier Giroud di menit ke-52. Inilah yang membuat Sarri tak puas. Menurutnya, Chelsea seharusnya bisa bermain lebih baik dan mencetak lebih banyak gol.

Sarri mengakui bermain di markas Bate bukanlah hal mudah. Pada akhirnya, meski tak bermain baik, dia tetap gembira dengan hasil pertandingan tersebut.

Sarri mengaku satu-satunya hal yang dia sukai dari pertandingan tersebut adalah hasilnya. Dia menyebut Chelsea tak bermain baik di babak pertama dan hanya beberapa menit di babak kedua yang menunjukkan kegemilangan Chelsea.

“Saya pikir kami tidak bermain cukup baik, saya tidak menyukai babak pertama karena kami mengalirkan bola hanya secara horizontal dan sangat lambat, jadi sulit membahayakan lawan,” ungkap Sarri di laman resmi Chelsea.

“Kami tampil lebih baik di 20 menit awal babak kedua tetapi kami gagal melakukannya di 15 menit akhir. Hal terbaik dari malam ini adalah hasil pertandingan.”

Lebih lanjut, Sarri juga mengaku gembira dengan gol Olivier Giroud. Dia menyadari Chelsea punya dua striker hebat yang bisa mencetak gol saat dibutuhkan. Sarri minta Giroud tak cemas.

“Saya gembira untuknya. Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami, dia sangat bermanfaat bagi tim tetapi saya tahu dengan sangat baik bahwa striker ingin mencetak gol.”

“Juga untuk kepercayaan dirinya, gol itu sangat penting. Namun saya tak ingin dia cemas soal mencetak gol karena bagi kami dia sangat penting.”

Continue Reading

Trending