Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Eropa

Mesut Ozil : ‘Fans Arsenal, Terimakasih Atas Cinta Kalian’

Mesut Ozil berterima kasih kepada penggemar Arsenal atas “cinta” mereka di pertandingan persahabatan pra-musim setelah seminggu yang panas setelah tuduhan rasisme terhadap organisasi sepakbola Jerman

Published

on

Mesut Ozil

Lapakgol.comMesut Ozil berterima kasih kepada penggemar Arsenal atas “cinta” mereka di pertandingan persahabatan pra-musim setelah seminggu yang panas setelah tuduhan rasisme terhadap organisasi sepakbola Jerman.

Ozil menyaksikan kekalahan penalti Arsenal ke Atletico Madrid pada hari Kamis dari bangku cadangan tetapi ia menerima salah satu sorak-sorai terbesar malam itu ketika gambarnya muncul di layar lebar.

“Terima kasih kepada The Gunners di Singapura karena menunjukkan begitu banyak cinta malam ini,” gelandang Jerman berusia 29 tahun itu men-tweet, dengan foto dirinya melambaikan tangan ke kerumunan.

Fans Arsenal mendominasi dengan 23.000 penonton yang menyaksikan tim London kalah 3-1 pada adu penalti ke Atletico di International Champions Cup, setelah waktu normal berakhir pada 1-1.

Ozil, yang dibangkucadangkan setelah dia kembali berlatih setelah Piala Dunia, memberi kejutan melalui sepakbola Jerman ketika dia pensiun dari tim nasional, mengeluh tentang “rasisme dan ketidakhormatan”.

Kepala sepakbola Jerman Reinhard Grindel menolak tuduhan rasisme tetapi mengakui dia seharusnya membela Ozil setelah playmaker itu disalahgunakan karena memiliki foto yang diambil dengan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Ozil, yang lahir di Jerman dari orang tua yang berasal dari Turki dan mengangkat Piala Dunia pada tahun 2014, juga merasa dikambinghitamkan atas gugurnya Timnas Jerman di Piala Dunia 2018.

Pelatih baru Arsenal, Unai Emery, dan para pemain telah mendukung Ozil di tur pra musim mereka, sementara tagar #StandWithOzil dan #SayNoToRacism telah populer di media sosial.

“Tentu saja semua orang mendukung Mesut. Kami bersamanya, kami berusaha membantunya,” kata gelandang Arsenal Henrikh Mkhitaryan kepada AFP pekan ini.

“Semua orang tahu bahwa Arsenal adalah tim dengan banyak pemain asing dan karyawan asing. Tidak peduli negara mana yang Anda wakili, itu seperti keluarga dan kami saling mendukung.”

Eropa

Mantan CEO Juventus Tertarik Untuk Bergabung Dengan Inter Milan

Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta ternyata tidak tertarik untuk pindah ke Liga Inggris untuk memimpin Manchester United (MU) atau Arsenal.

Published

on

Beppe Marotta

Lapakgol.com – Mantan CEO Juventus, Beppe Marotta ternyata tidak tertarik untuk pindah ke Liga Inggris untuk memimpin Manchester United (MU) atau Arsenal. Marotta lebih suka pindah ke Inter Milan yang notabene rival mantan klubnya.

Seperti dilansir Calciomercato, Marotta mengaku masih ingin berkarier di Italia. Ia pun tak sungkan menyebut Inter Milan sebagai pelabuhan berikutnya.

“Saya akan tetap di Italia dan Inter adalah kemungkinan,” kata Marotta.

Seperti diketahui, Juventus mengakhiri kerjasamanya dengan Marotta akhir September lalu. Pria berusia 61 tahun itu menerima kompensasi sekitar 361 ribu euro atau Rp 6 miliar dari Juventus.

Kinerja Marotta di Juventus cukup terlihat. Meski tak punya andil langsung, Marotta ada adalah bagian dari kesuksesan Bianconeri mendominasi Liga Italia dalam lima tahun terakhir.

Salah satu andil Marotta adalah dalam urusan bursa transfer. Ia dianggap punya andil besar dalam mendatangkan pemain-pemain incaran pelatih, salah satunya adalah Cristiano Ronaldo.

Oleh karena itu, ia tidak sepi peminat ketika angkat kaki dari Juventus. MU dan Arsenal dikabarkan berminat kepada Marotta.

Kedua klub tersebut terpikat kinerja Marotta di Juventus. Untuk Arsenal, mereka juga sedang mencari CEO baru setelah Ivan Gazidis hengkang ke AC Milan.

Kendati akan bergabung dengan Inter, Marotta tidak sungkan memuji Juventus. Tanpa ragu, ia menyebut kinerja manajemen Juventus adalah yang terbaik di Italia.

“Mereka tidak punya kompetitor di Italia dalam hal kualitas dan untuk organisasi mereka,” kata Marotta.

Continue Reading

Eropa

Superstar di Liga Jerman, Pemain Ini Tidak Dipanggil Timnas Spanyol

Paco Alcacer mencuri perhatian bersama Borussia Dortmund pada musim ini. Akan tetapi, penampilan apik Alcacer tak menjamin namanya masuk ke Timnas Spanyol.

Published

on

Paco Alcacer

Lapakgol.comPaco Alcacer mencuri perhatian bersama Borussia Dortmund pada musim ini. Akan tetapi, penampilan apik Alcacer tak menjamin namanya masuk ke Timnas Spanyol.

Pemain berusia 25 tahun tersebut hengkang dari Barcelona dan bergabung ke Dortmund pada 28 Agustus 2018. Dia memperkuat Die Borussen dengan status pinjaman sampai akhir musim ini, dan opsi permanen yang mencapai 30 juta euro (Rp 499 miliar).

Bersama Borussia Dortmund, Paco Alcacer, memperlihatkan performa terbaiknya. Dia sukses mendulang sembilan gol dari delapan pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Teranyar, dia mencetak satu gol saat Der BVB menang 3-2 atas Bayern Munchen dalam laga pekan ke-11 Bundesliga Jerman, di Signal Iduna Park, Sabtu (10/11/2018).

Kontribusi besar Alcacer bersama Dortmund berbanding terbalik ketika masih berseragam Barcelona. Selama dua musim memperkuat Los Cules, dia hanya mengoleksi 15 gol dari 50 pertandingan.

“Borussia Dortmund telah membantu saya kembali ke siapa saya sebelumnya. Tentu saja, saya tahu tidak mungkin bisa terus mempertahankan performa ini,” ujar Alcacer kepada Marca, Selasa (13/11/2018).

“Saya tahu akan ada dua atau tiga pertandingan di mana saya tidak mencetak gol. Saya tidak terobsesi mencetak banyak gol dalam waktu yang begitu singkat,” paparnya.

Statistik juga memperlihatkan Paco Alcacer menjadi tumpuan di lini serang Borussia Dortmund. Dia tercatat melepaskan 2,5 tembakan per laga, 9,2 umpan per laga, dan akurasi umpannya yang mencapai 76,4 persen.

Selain itu, Paco Alcacer juga memecahkan rekor di Bundesliga Jerman yang telah bertahan selama 55 tahun. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak delapan gol di Bundesliga dalam waktu bermain selam 218 menit.

Dengan torehan tersebut, mantan pemain Valencia itu mengoleksi satu gol dalam 29 menit pertandingan. Pencapaian terbaik sebelumnya dipegang Charly Dorfel bersama Hamburg SV pada 1963.

Saat itu, Charly berhasil mendulang delapan gol setelah tampil selama 519 menit di Bundesliga. Charly membutuhkan waktu selama 65 menit untuk bisa mencetak satu gol.

Continue Reading

Eropa

Pep Guardiola Komentar Tentang Konflik Dengan Mourinho

Derby Manchester yang akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) malam WIB tak hanya menyajikan duel pemain-pemain terbaik.

Published

on

Pep Guardiola

Lapakgol.com – Derby Manchester yang akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) malam WIB tak hanya menyajikan duel pemain-pemain terbaik. Lebih dari itu, laga ini merupakan adu taktik antara dua pelatih terbaik di dunia.

Ya, kualitas Pep Guardiola tidak perlu diragukan lagi. Dia sudah menjuarai banyak trofi di Spanyol, Jerman, dan kini di Inggris. Guardiola mampu membawa City menjuarai Liga Inggris di musim keduanya.

Di sisi lain, Jose Mourinho juga tidak bisa diremehkan. Meski tengah dalam laju buruk di awal musim, saat ini tren Manchester United meningkat. Mourinho juga sudah paham betul dengan cara bermain Guardiola.

Kedua pelatih ini memang kerap kali diadu untuk menentukan siapa yang terbaik.

Guardiola dan Mourinho memang seringkali diadu media untuk menentukan siapa yang terbaik. Uniknya, hubungan mereka sebenarnya justru lebih baik dari yang dianggap media. Guardiola mengatakannya sendiri.

“Kami berdua adalah pria baik, lebih dari yang Anda duga. Jauh lebih baik, percaya saya,” tegas Guardiola di Manchester Evening News.

Pep Guardiola juga berterima kasih duel dua tim tersebut tak fokus pada duelnya dengan Mourinho. Baginya. Tim tetaplah yang lebih penting ketimbang sosok pelatih atau pemain.

Continue Reading

Trending