Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Liga Champions

Mohamed Salah Dari Liverpool Menolak Klaim Sergio Ramos: Saya Tidak Pernah Memberi Tahu Dia Bahwa Itu “Baik Baik Saja”

Mohamed Salah mengatakan dia tidak mengatakan kepada Sergio Ramos bahwa segala sesuatunya baik-baik saja setelah bek Real Madrid itu melukai penyerang Liverpool pada final Liga Champions bulan lalu.

Published

on

Mohamed Salah

Lapakgol.com – Mohamed Salah mengatakan dia tidak mengatakan kepada Sergio Ramos bahwa segala sesuatunya baik-baik saja setelah bek Real Madrid itu melukai penyerang Liverpool pada final Liga Champions bulan lalu.

Salah dipaksa keluar di babak pertama setelah terkunci ilengan dengan Ramos dan ditarik ke tanah. Ia kemudian menegaskan bahwa ia telah terkilir ligamen di pundaknya, menempatkan partisipasinya di Piala Dunia musim panas ini dengan Mesir dalam keraguan.

Ramos sangat dikritik karena perannya dalam insiden itu, tetapi dia mengatakan hal-hal “telah dilemparkan keluar dari semua proporsi” dan bahwa dia telah bertukar pesan dengan Salah, yang mengatakan kepadanya bahwa semuanya baik-baik saja.

“Dia mengirimi saya pesan, tetapi saya tidak pernah mengatakan kepadanya bahwa itu baik-baik saja,” “Salah, yang juga menyebut komentar Ramos sebagai” lucu, “kata Marca pada hari Sabtu.

Ramos bahkan menyarankan bahwa Salah bisa bermain jika dia memiliki suntikan penghilang rasa sakit di babak pertama.

Mohamed Salah

Mohamed Salah

Salah tertawa dan menambahkan : “Komentar saya [untuk itu] adalah bahwa selalu bagus ketika orang yang membuat Anda menangis pada awalnya, kemudian membuat Anda tertawa. Mungkin dia juga bisa memberi tahu saya jika saya akan siap untuk Piala Dunia ?”

Salah mengatakan dia berharap akan fit untuk pembuka Piala Dunia Mesir melawan Uruguay pada 15 Juni tapi dia takut yang terburuk ketika dia pertama kali turun di final Liga Champions.

“Ketika saya jatuh ke tanah, saya memiliki campuran rasa sakit fisik dan banyak kekhawatiran,” katanya. “Ada juga kemarahan dan kesedihan karena tidak bisa terus bermain di final Liga Champions.”

“Beberapa saat kemudian, saya juga berpikir tentang kemungkinan tidak bermain di Piala Dunia dan itu adalah pemikiran yang menghancurkan. Itu adalah yang terburuk [saat karier saya].

TERKAIT :

“Sekarang aku lebih baik. Aku berharap bisa memainkan pertandingan pertama melawan Uruguay, tapi itu akan tergantung pada bagaimana perasaanku ketika itu mendekat.”

Salah mengakui bahwa kualifikasi untuk Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun adalah prestasi tersendiri bagi Mesir.

Namun, setelah mencetak 44 gol di musim debutnya bersama Liverpool, dia mengatakan dia ingin membuat sejarah dengan negaranya di Rusia – dia tidak pergi ke sana dengan mentalitas yang mencapai final sudah cukup.

 

 

 

 

 

Liga Champions

Ingin Sukses? Varane Harus Menderita Dulu Di Real Madrid

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Pemain belakang Real Madrid, Raphael Varane sudah mengatakan kalau tidak selamanya timnya bisa meraih hasil yang bagus. Karena jalan untuk menuju sukses harus bisa dilalui dengan mengalami banyak momen yang bisa membuat tim harus menderita.

Setelah berhasil meraih tiga gelar Liga Champions dengan secara beruntun, Real Madrid sudah banyak mengalami pada musim 2018/19. Dengan perjalanan Madrid yang bisa dikatakan kalau masih jauh dari kata konsisten. Performa Madrid yang belum bisa konsisten.

Dimana Real Madrid harus kelah dengan skor 3-0 dari CSKA Moskow di Liga Champions. Pertandingan ini digelar di Santiago Bernabeu , dengan kekalahan yang terburuk sepanjang sejarah klub. Madrid sudah masih tertahan di posisi ke -4 klasemen La Liga sampai pekan ke -16.

Pada musim 2018/19 Real Madrid harus dilalui melalui jalan terjal. Namun performa tim mulai menanjak, dan masih banyak kekurangan di Madrid. Tapi, Raphael Varane tidak bisa melihat karena ada masalah dengan jalan terjal.

“Untuk bisa mendapatkan sebuah musim yang baik , kami juga harus bisa bagaimana rasanya menderita,”tutur Varane dikutip dari Situs Bola FortunaBola

Pemain belakang asal Prancis tersebut berucap demikian setelah Real Madrid hanya menang dengan skor 1-0 saat menjamu Rayo Vallecano. Bahkan, dalam beberapa bagian di laga itu, Madrid sempat mendapatkan tekanan dari kubu Rayo.

“Kami punya kesempatan untuk membunuh laga di babak pertama, tapi kami tidak mampu. Tapi, kami sudah bekerja dengan baik dan mendapat tiga poin. Courtois membuat sebuah penyelamatan di menit akhir dan kami senang,” papar Varane.

Masih terseok-seok di ajang La Liga, Raphael Varane tetap optimis menatap langkah Real Madrid di ajang Piala Dunia Antarklub 2018. Varane yakin Madrid akan mempertahankan gelar juara yang telah diraih dalam dua tahun terakhir.

“Kami pergi ke Piala Dunia Antarklub dengan antusiasme yang tinggi. Kami akan memberikan performa yang terbaik,” tegas Varane seperti dikutip dari Situs Bola FortunaBola.

Madrid akan berjumpa tim asal Jepang, Kashima Antlers pada babak semifinal Piala Dunia Antarklub. Laga akan digelar pada Rabu (19/12) malam WIB.

Continue Reading

Dunia

Santiago Bernabeu Serasa Neraka Bagi Pemain Real Madrid

ilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Bek Real Madrid, Dani Carvajal membela rekan setim, Isco yang dicemooh suporter.

Published

on

Isco

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Bek Real Madrid, Dani Carvajal membela rekan setim, Isco yang dicemooh suporter. Pendukung mengejek Isco saat Real Madrid dibantai tim tamu, CSKA Moskow 0-3 pada pertandingan terakhir fase grup Liga Champions, Kamis (13/12/2018).

Carvajal menegaskan, Isco adalah pemain yang berani. “Saya tidak melihat apakah dia berhadapan dengan fans atau tidak, tetapi satu hal yang bisa saya katakan adalah saya tahu dia sejak lama dan di adalah pemain yang berani,” kata Carvajal seperti dilansir Situs Judi Bola Online FortunaBola.

Pertandingan melawan CSKA bagai neraka bagi Isco, meski Real Madrid bermain di Santiago Bernabeu. Selain harus menelan kekalahan, Isco juga mendapat cemoohan dari fans Real Madrid.

Kontroversi pun tidak berhenti sampai di situ. Isco sempat terlihat membalas cemoohan tersebut. Selain itu, mantan pemain Malaga ini juga menolak ban kapten yang diberikan Marcelo saat digantikan Carvajal.

“Ketika semua tidak berjalan dengan baik, Isco meminta bola dan dia tidak lari. Anda harus menghargai itu juga,” kata Carvajal.

Isco sendiri merupakan satu dari hanya lima pemain tim utama yang diturunkan Pelatih Real Madrid, Santiago Solari pada pertandingan tersebut. Empat pemain lainnya yaitu Thibaut Courtois, Marcelo, Karim Benzema, dan Marco Asensio.

Bukan tanpa alasan Solari menurunkan mayoritas pemain muda. Ya, laga melawan CSKA sudah tidak berpengaruh bagi Real Madrid yang telah memastikan diri lolos ke Babak 16 Besar.

Real Madrid lolos sebagai pemuncak grup G dengan 12 poin. Los Galacticos lolos bersama dengan AS Roma yang finis sebagai runner-up dengan 9 poin.

Di sisi lain, Pelatih Real Madrid, Santiago Solari juga berkomentar mengenai insiden tersebut. Menurut Solari, Isco harus menerima cemoohan tersebut.

“Saya tidak suka para pemain saya dicemooh, berkaitan dengan Isco. Tetapi kami tidak bermain baik dan kami harus menerimanya,” ujar Solari seperti dilansir Agen Bola FortunaBola.

Continue Reading

Eropa

Hindari Musuh Berat, Juventus Incar Posisi Juara Grup

Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku ingin menghindari klub-klub raksasa Eropa di babak 16 besar Liga Champions nanti.

Published

on

Juventus

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku ingin menghindari klub-klub raksasa Eropa di babak 16 besar Liga Champions nanti. Oleh karena itu, finis sebagai pemimpin grup H adalah target utamanya saat ini.

Sang juara bertahan Serie A tersebut telah dipastikan lolos ke babak 16 besar sejak pekan kelima fase grup Liga Champions. Namun, posisinya di puncak klasemen belum benar-benar aman lantaran masih diikuti oleh Manchester United dari peringkat dua.

Maka dari itu, Juventus pun tak bisa bermain setengah hati kala melawan Young Boys hari Kamis (13/12) mendatang. Tambahan tiga poin sudah cukup untuk membuat mereka melenggang ke 16 besar dengan status juara grup.

Jika finis sebagai juara grup, maka kecil peluang Juventus bertemu tim raksasa Eropa lainnya secara prematur. Itulah mengapa Allegri begitu ingin timnya bisa keluar dari fase grup dengan finis di puncak klasemen.

“Juventus berada di antara tim unggulan, tetapi menghindari tim yang finis di peringkat pertama sangatlah penting. Ada Barcelona, Manchester City, Real Madrid, mungkin PSG… lalu kami berharap semua tim Italia lolos,” ujar Allegri dikutip dari Situs Judi Bola Online FortunaBola.

“Bukan berarti kami bisa bermain di babak 16 besar dengan mudah, namun pastinya tidak begitu berat,” lanjutnya.

Allegri merasa menghindari tim-tim besar akan membuat kiprah Bianconeri jadi terasa lebih mudah. Walau demikian, ia tetap menyadari bahwa pertemuan dengan mereka bukanlah hal yang bisa dihindari secara utuh.

“Tahun ini pastinya lebih kompetitif, saya pikir levelnya terus mengalami peningkatan. Ada banyak tim yang bisa mencapai akhir: Juve,Barcelona,PSG,ManchesterCity, Bayern Munchen, Liverpool,” tambahnya Kepada Agen Bola FortunaBola.

“Tahun ini, babak 16 besar akan terasa lebih ringan jika kami finis pertama, jika tidak kami akan berhadapan dengan salah satu tim ini. Dari perempat final dan seterusnya akan sangat sulit, dan mustahil bisa menemukan sisi lembut dari perempat final atau semi-final,” tandasnya.

Pada musim kemarin, perjalanan Juventus harus kandas di babak perempat final. Mereka kalah dalam laga dua leg melawan Real Madrid, lengkap dengan drama amarah sang kapten saat itu, Gianluigi Buffon.

Continue Reading

Trending