Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Liga Inggris

Striker Asal Perancis Ini Meredup, Jose Mourinho Jadi Kambing Hitamnya ?

Paul Pogba telah mulai meredup di klub Liga Inggris Manchester United, lantas Jose Mourinho langsung jadi kambing hitamnya. Kebiasaan sang pelatih yang suka mengumbar masalah internal pada pers juga menjadi masalah.

Published

on

Lapakgol.comPaul Pogba telah mulai meredup di klub Liga Inggris Manchester United, lantas Jose Mourinho langsung jadi kambing hitamnya. Kebiasaan sang pelatih yang suka mengumbar masalah internal pada pers juga menjadi masalah.

Mantan pemain Manchester United, Lee Sharpe yang menyerang Jose Mourinho dengan tudingan berani. Sharpe tidak meragukan bahwa Paul Pogba kedodoran di Manchester United akibat dari salah kaprah yang dilakukan Jose Mourinho selama ini.

Harus diakui jika Paul Pogba terbukti bisa berkembang pesat saat saat masih main di Juventus. Pogba dapat tumbuh menjadi salah satu gelandang terbaik dunia sehingga Manchester United bernafsu membelinya kembali dengan harga 89 juta pounds di musim panas tahun 2016 dahulu kala.

Apa daya pada 2 tahun belakangan, Paul Pogba malah mulai meredup cahayanya. Mantap di Juventus, Pogba malah bermain inkonsisten sehingga ia kerap dikecam berbagai pihak termasuk fans.

Paul Pogba

Paul Pogba

“Menurut saya Jose Mourinho tidak menangani situasi Paul Pogba dengan sangat baik di Manchester United,” tuding Sharpe dengan sengit seperti yang dilansir PA Sports.

Menurut Sharpe juga kesalahan mendasar Jose Mourinho dalam situasi Pogba adalah terlalu sering menceritakan situasi internal klub kepada awak media. Mourinho memang rajin mengkritik para pemainnya secara terbuka di depan pers hingga membuat malu sang pemain. Hal inilah yang membuat performa Pogba tak oke-oke menurut Sharpe.

Jose Mourinho diminta belajar banyak dari sikap pleatih Ferguson

“Kondisi ini saya lihat sama dengan situasi Luke Shaw sebelumnya. Saya rasa semua permasalahan internal seharusnya ya tetap berada di ranah internal sajalah. Bukannya harus diumbar dengan asal kepada pers…”

Sharpe lalu menyarankan agar Jose Mourinho mau mencontoh kebiasaan Sir Alex Ferguson yang keras terhadap para pemainnya namun tidak pernah mengumbarnya jadi santapan media. “Mourinho telah mengatakan soal kelas (kritikan mengenai film dokumenter Manchester City yang disebutnya tidak berkelas), namun apa yang dia lakukan selama ini adalah hal yang tidak  berkelas sama sekali.”

TERKAIT : 

“Coba, setiap pemain yang bermain untuk Sir Alex Ferguson, entah mereka menyukainya atau tidak selalu bisa menaruh hormat kepada sang pelatih karena mereka tahu kalau yang namanya perdebatan di internal klub tidak akan pernah sampai dibocorkan kepada pers.”

 

 

Liga Inggris

Eks Pelatih Celtic Sudah Menduga Van Dijk Akan Menjadi Bintang

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola. Eks Pelatih Glasgow Celtic, Neil Lennon, sudah menduga bahwa Virgil Van Dijk sudah menjadi pemain bintang. Lennon sudah menilai Van Dijk sudah memiliki segala atribut untuk menjadi bek tengah terbaik di dunia.

Hal ini, Lennon sangat terkejut dikarenakan Van Dijk sebelumnya tidak dilirik oleh satu klub besar untuk berada di Celtic di tahun 2013-2015. Pemain yang berpaspor Belanda sudah memiliki kualitas untuk langsung membela tim besar saat itu.

Southampton justru jadi tim pertama yang melirik bakat Van Dijk dan membawanya ke Liga Inggris pada 2015. Setelah itu, Van Dijk akhirnya dibeli klub besar ketika Liverpool datang meminangnya pada bursa transfer musim dingin 2018.

Sejak saat itu, nama Van Dijk pun diakui sebagai salah satu bek tengah terbaik di dunia dengan kemampuannya di pertahanan Liverpool. Kehadiran Van Dijk mampu mengubah pertahanan Liverpool yang dulunya rapuh menjadi sulit ditembus oleh tim mana pun.

“Saya benar-benar terkejut saat dia (Van Dijk) di Celtic karena karena tak ada tim yang datang untuknya saat itu. Suatu hari, saya menariknya setelah latihan dan berkata ‘Lihat, kamu tidak akan lama di sini, jadi nikmati saja,” ujar Lennon, seperti yang diwartakan Situs Judi Bola Online FortunaBola.

“Dia memiliki segalanya sejak datang dari Groningen dengan harga 2 juta euro (sekira Rp31 miliar). Kecepatan, fisik yang bagus, teknik, dan luar biasa dalam duel udara di kotak penalti,” tutup eks pelatih Celtic itu.

 

Continue Reading

Liga Inggris

Courtois Sudah Menyiapkan Kedatangan Hazard Di Madrid

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBolaKiper Real Madrid, Thibaut Courtois sudah menyiapkan kedatangan mantan rekan satu klub yakbi Eden Hazard di Real Madrid. Dia juga ikut merasakan kesenangan jika rekan di Timnas Belgia pindah ke Santiago Bernebeu di musim panas ini.

Courtois sudah pernah menjadi rekanan Hazard selama empat tahun di Chelsea dan memiliki kesempatan besar untuk kembali menjalin kerja sama di Madrid. Dikarenajab ada rumor kepindahan Hazard ke Madrid yang terus diperbicangkan sampai saat ini.

Namun, Courtois sudah mengaku kalau dia tidak bisa mengetahui apakah ada harapan bisa bersatu bersama Hazard bisa kembali terjadi. Pasalnya dia sendiri tidak terlalu ikut campur dalam keputusan Hazard dan Kepentingan Madrid untuk bisa mendatangkan pemain yang berusia 28 tahun ini. Dan dia sangat siap untuk menyambut Hazard jika harapan sudah menjadi kenyataan.

“Tentu akan menyenangkan, tetapi saya tidak bisa mengatakan banyak tentang itu. Itu adalah sesuatu yang harus dia putuskan dan apa yang Madrid harus putuskan jika mereka menginginkannya. Saya sendiri pun tidak tahu itu,” ungkap Courtois, mengutip dari Agen Bola FortunaBola, Jumat (15/2/2019).

“Tapi Eden adalah pemain top dan juga teman saya. Jadi jika dia datang ke sini, itu akan menyenangkan. Tetapi dia harus membuat pilihannya,” tambah kiper berusia 26 tahun itu.

Berita tentang  kepindahan Hazard ke Madrid sendiri bukan hal yang asing. Kontraknya yang akan segera habis bersama Chelsea pada musim depan pun semakin memicu kabar tersebut. Bahkan Hazard sudah menyatakan keinginan untuk hengkang ke Madrid yang merupakan tim impiannnya semasa kecil.

Continue Reading

Liga Inggris

Kasihan Kepada MU, Mbappe: Saya Bisa Mencetak Gol Ketiga

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola  FortunaBola Kylian Mbappe sudah menjadi salah satu bintang kemenangan PSG atas Manchester United di leg pertama 16 Besar Liga Champions 2018/19, Rabu ( 13/2) dini hari Wib. Akhirnya PSG menang dengan dua gol tanpa balas di Old Trafford. Mbappe sudah mencetak gol kedua yang juga menutup kemenangan PSG.

Mbappe sebenarnya sudah kesulitan di babak pertama. Pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 masih bisa beradaptasi dengan peran barunya pada formasi PSG. Dia sudah diplot satu-satunya sebagai ujung tombak untuk mengatasi absennya Neymar dan Edinson Cayani.

Dengan adapatasi sudah membuat permaianan Mbappe sudah berada di babak pertama dengan cukup buruk, juga permainan PSG dengan keseluruhan. Jawzara Prancis sudah tidak mampu menciptakan tembakan yang tepat sasaran di babak pertama. Permaianan berjalan seimbang, MU yang tidak begitu dominan. Biar begitu, Mbappe membayar lunas kepercayaan pelatih di babak kedua.

Mbappe sudah mengakui peran yang cukup sulit, sebab dia masih harus mempelajarinya. Dengan cara memainkan peran baru dilaga masif, saat melawan MU di Liga Champions yang tidak mudah baginya. Pada akhirnya, Mbappe sudah bisa menikmati perannya, bahkan dia sudah yakin bisa mencetak gol ketiga untuk membenamkan harapan MU.

“Pelatih berkata kalau saya tidak akan mendapatkan kalau bola sesering biasanya. Dia bisa juga berkata kalau saya tidak boleh mundur terlalu dalam karena saya harus bisa berada di belakang lini pertahanan lawan,”tutur Mbappe di laman resmi Situs Judi Bola Online FortunaBola.

“Itu cukup sulit karena itu baru bagi saya, dan saya masih mempelajari peran tersebut, tapi saya mendapatkan gol dan kami menang 2-0.”

“Saya bisa saja mencetak gol ketiga, dan saya pikir gol ketiga itu akan menuntaskan duel ini, tapi saya akan mencari gol lainnya di leg kedua nanti,” lanjutnya.

Tapi bermain tanpa Neymar dan Cavani, PSG sudah berbahaya dengan Mbappe seorang. Dengan status pemain muda terbaik dan potensi yang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia kelihatannya bukan main-main dan ditambah usia yang begitu muda, Mbappe sudah bisa memikul beban tim.

“Orang-orang harus berhenti menjual rasa takut dan bersikap takut. Tentu saja, Neymar sangat penting dan Cavani fundamental, tapi sepak bola dimainkan di lapangan.”

“Kami membuktikan itu malam ini. Jangan takut: kami baik-baik saja,” tandas Mbappe.

 

 

 

Continue Reading

Trending