Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Eropa

Pelatih Barcelona : Liga Champion Bukanlah Prioritas Kami

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan dia tidak akan memprioritaskan gelar Liga Champions karena mempertahankan La Liga musim ini lebih penting meskipun Lionel Messi berjanji untuk melakukan segala yang mungkin untuk mengakhiri kegagalan mereka di kompetisi papan atas Eropa musim lalu

Published

on

Ernesto Valverde

Lapakgol.com – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde mengatakan dia tidak akan memprioritaskan gelar Liga Champions karena mempertahankan La Liga musim ini lebih penting meskipun Lionel Messi berjanji untuk melakukan segala yang mungkin untuk mengakhiri kegagalan mereka di kompetisi papan atas Eropa musim lalu.

Barca meraih gelar liga Spanyol dan mengangkat tropi Copa del Rey musim lalu, tetapi kampanye mereka dirusak dengan kekalahan dari AS Roma di perempat final Liga Champion sementara Real Madrid memenangkan gelar tersebut untuk yang ketiga secara beruntun dan sekarang memiliki 13 Piala Eropa.

Lionel Messi menyatakan pada Rabu bahwa kegagalan Liga Champions musim lalu adalah “duri di pihak kita”, menambahkan bahwa pihaknya “akan melakukan segalanya untuk memastikan piala indah itu kembali ke stadion ini”.

Barca, bagaimanapun, telah memenangkan setiap gelar di 5 musim terakhir mereka dan Valverde percaya cara paling pasti untuk melakukannya lagi adalah memastikan timnya adalah tim terbaik di Spanyol .

“Kami memprioritaskan segalanya,” kata pelatih itu pada konferensi pers Jumat sebelum pertandingan liga terbuka Barca melawan Alaves.

“Kami selalu berjuang untuk Liga Champions, kami melakukannya musim lalu dan kami akan selalu, dan kami tahu cara terbaik untuk memenangkan Liga Champions adalah dengan memenangkan La Liga.

“Begitulah dulu. Jika kamu fokus pada liga, kamu fokus untuk menjadi yang terbaik sepanjang tahun, dan itu membuatnya lebih mudah untuk mencapai tujuanmu.”

Valverde mengatakan Barca memiliki pra-musim yang lebih santai daripada tahun lalu, ketika persiapan mereka tampaknya telah dilanda kekacauan oleh kepindahan tak terduga Neymar ke Paris St Germain.

“Jika saya kembali setahun yang lalu saya ingat bahwa kami mengalami beberapa kesulitan pada bulan Agustus dan pada saat itu semuanya tampak rumit tetapi kami akhirnya memenangkan liga,” katanya.

“Sekarang kami memiliki tantangan baru dan kesulitan baru, karena hal yang paling sulit adalah mencoba dan mengisi ulang baterai kami untuk menang lagi. Saya sudah katakan sebelumnya bahwa yang paling sulit bukannya tidak menang, tetapi untuk menang lagi.”

Pelatih barca tersebut juga ditanya tentang pengumuman La Liga untuk memainkan pertandingan musim reguler di Amerika Serikat, berpotensi memulai kampanye ini.

“Pada pandangan pertama, ide memainkan pertandingan kompetitif di luar negeri terdengar aneh, tetapi kami melakukannya dengan Piala Super Spanyol, dan jika seseorang mengatakan kepada kami sebelum itu akan dimainkan di Maroko kami akan berpikir itu aneh juga,” tambahnya. .

“Tapi sepakbola melewati batas olahraga biasa. Kita akan lihat bagaimana hasilnya.”

Eropa

AS Roma Kalah, Pelatih Jadi Korban Pemecatan

Published

on

di francesco

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVipPenampilan AS Roma yang buruk musim ini menghasilkan korban. Eusebio Di Francesco sebagai pelatih AS Roma telah dicabut jabatannya.

Pemecatan Di Francesco ini tak sampai 24 jam setelah kekalahan 1-3 AS Roma di kandang FC Porto pada sesi kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis 07 Maret 2019. AS Roma tersingkir karena kalah agregat 3-4.

Kekalahan itu membuat Di Francesco melakukan silenzio stampa karena merasa timnya dirugikan keputusan wasit dan VAR. Tapi, sebelum duel di sana, Di Francesco sudah dalam bahaya karena penampilan buruk tim.

Dilansir oleh Agen Judi OnlineFortunaVip. AS Roma baru saja kalah akhir pekan kemarin dari lawan sekotanya Lazio dengan skor 0-3 yang membuat mereka tertahan di posisi kelima klasemen dengan 44 poin, selisih tiga angka dari Inter Milan di posisi keempat.

Tidak hanya itu, AS Roma juga sudah masuk kotak di Coppa Italia sejak kalah 1-7 dari Fiorentina di perempatfinal. Dan hasilnya, Di Francesco mau tak mau harus dipecat setelah melatih tim sejak 13 Juni 2017.

Selama menangani AS Roma, Di Francesco punya catatan 46 kali menang, 18 seri, dan 23 kalah dari 87 pertandingan. Claudio Ranieri dikabarkan bakal jadi pengganti hingga akhir musim.

Continue Reading

Dunia

Ruben Loftus-Cheek dan Tim Sudah Memaafkan Kepa Arrizabalaga

Published

on

Chelsea

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Kepa Arrizabalaga penjaga gawang Chelsea sempat dicela setelah aksinya yang menolak untuk digantikan. Permintaan maaf Kepa kepada timnya sudah diterima oleh teman-temannya.

Penjaga gawang berumur 24 tahun itu dibanjiri kritikan usai menolak untuk digantikan Willy Caballero pada pertandingan final Liga Inggris. Akibat dari aksi tersebut, Kepa di kenakan sanksi oleh Chelsea dengan dendaan sepekan gaji.

Maurizio Sarri pelatih Chelsea kemudian mendudukkan Kepa di bangku cadangan dalam pertandingan kandang melawan Tottenham Hotspurs, Walau begitu, Kepa langsung kembali ke starter XI The Blues saat mengalahkan Fullham 2-1 di akhir minggu lalu.

Ruben Loftus-Cheek, gelandang Chelsea tersebut mengatakan bahwa Kepa telah meminta maaf kepada rekan-rekan timnya setelah kejadian itu. Menurutnya, sekarang saatnya untuk melupakan hal itu.

Dilapor oleh agen judi FortunaVip , “Bos sudah pasti mau memperlihatkan bahwa dia menuntut respek dari para player, dan dia sudah pasti memainkan Willy Caballero untuk pertandingan melawan Tottenham,” kata Ruben Loftus-Cheek.

“Kepa sudah jujur dengan kami dan dia telah minta maaf kepada kami semua pada saat sehari setelah kejadian, dan kami semua menerima kata maaf darinya,”

“Saya menduga memang ada suatu kesalahpahaman, tapi dia telah mengungkapkan permintaan maaf kepada kami dan kami semua menerima permintaan maaf darinya. Saya pikir akan lebih baik untuk segera melupakan kejadia tersebut,” tambah Loftus-Cheek.

Kepa akan kembali bermain pada lapangan hijau The Blues di pertandingan selanjutnya. Chelsea melawan Dynamo Kyiv dalam pertandingan sesi pertama babak 16 besar Liga Europa.

Continue Reading

Dunia

Real Madrid Lemah Semenjak Ditinggalkan Cristiano Ronaldo

Published

on

Real Madrid

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Real Madrid tidak diperkuat Cristiano Ronaldo pada musim ini. Hasil menunjukan Los Blancos melemah saat ditinggal sang striker asal Portugal tersebut.

Musim panas 2018 lalu, Real Madrid telah melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus. Tidak lagi memiliki sang bintang peraih lima gelar Ballon d’Or, Real Madrid merasakan pengaruhnya dalam hal mencetak gol ke gawang lawan.

Real Madrid memiliki catatan jumlah gol yang kurang bagus dari sembilan musim sebelumnya atau waktu masih memiliki CR7. Catatan golnya lebih sedikit saat ini. Hingga 1 Maret 2019, Real Madrid baru mencatatkan 87 gol pada semua kompetisi, 37 gol diantaranya citatatkan di Santiago Benrabeu. Berbanding dengan jumlah angka Real Madrid hingga Maret 2018 mencapai selisih 26 gol, ketika bisa mencatatkan 103 gol saat memasuki bulan ketiga.

Dilapor agen judi bola online FortunaBolaSejak Cristiano Ronaldo di datangkan (2009), Real Madrid selalu berhasil mencetak lebih dari 100 gol saat memasuki bulan Maret. Baru pertama kali ini, raksasa La Liga itu belum mencapai 100 gol sepanjang musim.

Musim ini, Real Madrid rata-rata hanya mencetak 2.02 gol per pertandingan. Catatan itu 16 kali lebih rendah dari rasio terendah Madrid pada musim 2010-2011, 2012-2013, dan 2017-2018, ketika hanya membukukan 103 gol hingga Maret dalam musim tersebut.

Sejauh ini, beberapa klub raksasa Eropa telah lebih dahulu mencapai 100 gol memasuki bulan Maret. PSG telah mencatatkan 108 gol dari 36 pertandingan, dan Barcelona juga sudah mencatatkan 100 gol di El Clasico kemarin.

Sementara Manchester City sudah membukukan 94 gol dari 35 pertandingan hingga Maret. Rata-rata tim asuhan Pep Guardiola itu mencetak 2.68 gol per pertandingan.

Daftar Hasil Gol Permusim Real Madrid :

2009/10 Total gol: 104 Gol, 55 di kandang
2010/11 Total gol: 103 gol, 63 di kandang
2011/12 Total gol: 131 gol, 73 di kandang
2012/13 Total gol: 103 gol, 57 di kandang
2013/14 Total gol: 116 gol, 57 di kandang
2014/15 Total gol: 116 gol, 57 di kandang
2015/16 Total gol: 119 gol, 71 di kandang
2016/17 Total gol: 122 gol, 53 di kandang
2017/18 Total gol: 103 gol, 45 di kandang
2018/19 Total gol: 87 gol, 37 di kandang

Continue Reading

Trending