Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Hot News

Mengapa VAR Tidak Memberikan Pinalti Ke Inggris ?

Fans Inggris menanyakan tentang Harry Kane yang ditolak dua penalti melawan Tunisia setelah bergulat di kotak.

Published

on

Harry Kane

Lapakgol.com – Fans Inggris menanyakan tentang Harry Kane yang tidak diberikan pinalti dua kali melawan Tunisia setelah bergulat di kotak.

Insiden pertama terjadi pada menit ke-39, tak lama setelah Ferjani Sassi, yang beberapa saat sebelumnya telah mencetak gol untuk Tunisia, tampak bergulat dengan Kane ke lantai.

Video Asisten Wasit (VAR) melakukan prakarsa untuk insiden tersebut, yang artinya dia akan melihat beberapa sudut pandang kamera sebelum menginstruksikan wasit pertandingan, Wilmar Roldan, untuk melihat sendiri atau menunjukkan permainan harus dilanjutkan karena tidak ada kemungkinan yang jelas dan kesalahan yang jelas untuk ditinjau.

Sebagian besar setuju bahwa Sassi menarik Kane turun adalah pelanggaran, dan karena itu seharusnya ditinjau dan memberikan pinalti. Namun, tepat sebelum pelanggaran itu dilakukan, John Stones dengan jelas mendorong Ellyes Skhiri di belakang.

Harry Kane

Harry Kane

Gif ini jelas menunjukkan bahwa dorongan terjadi secara langsung sebelum pelanggaran pada Kane.

Protokol VAR menyatakan bahwa jika ada pelanggaran oleh tim penyerang sebelum insiden peninjauan, maka itu meniadakan peninjauan. Pelanggaran pertama akan selalu didahulukan daripada peninjauan. Ini adalah salah satu alasan oleh VAR yang mengindikasikan bahwa permainan harus dilanjutkan.

TERKAIT :

Insiden kedua, pada menit ke-52, menunjukkan bahwa Kane ditarik ke lantai oleh Yassine Meriah. Namun, tayangan ulang menunjukkan bahwa Kane mungkin juga memegang lengan Meriah dan menarik orang Tunisia itu ke bawah. Sekali lagi, tampaknya menjadi alasan mengapa VAR mungkin tidak meminta Roldan untuk melihat lagi.

Juga tidak ada tinjauan wasit untuk penalti Tunisia, meskipun VAR mempertimbangkan insiden itu, ketika Kyle Walker menangkap Fakhreddine Ben Youssef dengan lengannya. Itu bukan insiden yang bisa dianggap sebagai kesalahan “jelas dan jelas” oleh wasit.

 

 

 

 

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Mantan Bek Inter Milan : Juventus Gagal Jika Gagal Memenangkan Liga Champion

Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Mantan bek Inter Milan, Marco Materazzi, bersuara jelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 yang dimainkan pada tengah pekan ini

Published

on

Marco Materazzi

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Mantan bek Inter Milan, Marco Materazzi, bersuara jelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2018-2019 yang dimainkan pada tengah pekan ini. Kali ini, dia bicara perihal Juventus.

Ia berujar, Juventus pantas disebut mengalami kegagalan di musim 2018-2019 seandainya tak berhasil memenangi Liga Champions musim ini.

Gelar juara Liga Champions memang jadi tolok ukur Materazzi dalam memberikan penilaian. Keperkasaan di kancah kompetisi domestik, Serie A, tak masuk hitungannya lantaran prestasi itu sudah kerap ditorehkan Si Nyonya Tua.

Namun dalam persaingan di level Eropa, khususnya di Liga Champions, Juventus sudah terbilang lama tak unjuk gigi. Mereka kali terakhir memenangi Si Kuping Besar pada musim 1995-1996 saat menaklukkan Ajax.

Dalam empat edisi terakhir, Bianconeri memang mampu ke final dua kali, edisi 2014-2015 dan 2016-2017, namun selalu gagal menang.

Kini dengan kehadiran Cristiano Ronaldo yang kerap dianggap sebagai kartu as Juventus untuk Liga Champions, tak ada alasan lain buat Juventus untuk tak jadi juara.

“Juve kuat setiap tahun dan punya obsesi untuk memenangi Liga Champions,” kata Materazzi kepada Agen Bola FortunaBola.

“Ketika Anda banyak menang di Italia, Anda harus melangkah lebih jauh dan langkah ekstra itu disebut Liga Champions. Dan tahun ini mereka merekrut pemain (Ronaldo) yang tiada bandingannya di level Eropa, jadi saya pikir Liga Champions jadi tujuan utama mereka,” lanjutnya.

Materazzi menambahkan, ia mengakui di Italia tak ada yang bisa menghilangkan scudetto dari genggaman Juventus. Namun, ia kembali menegaskan, jika Juventus tak memenangi Liga Champions, bisa disebut sebuah kegagalan secara keseluruhan.

“Ketika Anda bersama yang terkuat di dunia, bersama Messi, wajar untuk berharap bisa memenangi trofi Liga Champions. Jika Juventus menang, saya akan mengucapkan selamat, sebagai sesama orang Italia. Tapi, jangan harap saya mendukung mereka,” ujar mantan bek Timnas Italia itu.

Continue Reading

Eropa

Gelandang Paris Saint Germain di Kabarkan Akan Bergabung Dengan Barcelona Musim Depan

ilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot, dikabarkan Le Parisien pada Sabtu (16/2/2019)

Published

on

Adrien Rabiot

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Gelandang Paris Saint-Germain, Adrien Rabiot, dikabarkan Le Parisien pada Sabtu (16/2/2019), akan bergabung dengan Barcelona pada musim depan. Kedua belah pihak dilaporkan sudah mencapai kesepakatan verbal.

Kontrak Rabiot bersama PSG akan berakhir pada Juni 2019. Rabiot sudah memutuskan untuk tidak menambah masa baktinya di klub tersebut.

Hal itu membuat statusnya dibekukan dari skuat PSG. Rabiot tidak boleh berlatih bersama skuat utama sejak Desember 2018.

Barcelona sebenarnya sudah disesaki gelandang berkualitas seperti Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Arthur Melo, dan Frenkie De Jong yang akan bergabung pada musim panas nanti. Namun, tim Catalan mengantisipasi kepergian Rakitic ke klub lain dengan mendatangkan Rabiot.

Rabiot disebut sebagai gelandang yang serbabisa. Namun, ia jarang mendapat kepercayaan untuk membuktikan kemampuannya.

Tidak hanya di PSG, Rabiot juga disebut sebagai pemberontak di timnas Prancis. Pada Piala Dunia 2018, Adrien Rabiot menolak untuk masuk dalam daftar tunggu skuat Prancis.

Continue Reading

Hot News

Ancaman Pelatih Arsenal Kepada BATE Borisov

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Pelatih Arsenal Unai Emery mengusung misi balas dendam kepada BATE Borisov

Published

on

Unai Emery

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Pelatih Arsenal Unai Emery mengusung misi balas dendam kepada BATE Borisov. Emery berjanji akan membawa The Gunners membalas kekalahan 0-1 dari BATE Borisov pada leg pertama 32 besar Liga Europa.

“Saya percaya kepada kerja kami untuk menyiapkan pertandingan selanjutnya, dan memiliki hasil berbeda di Emirates,” ujar Emery seperti dilansir Agen Bola FortunaBola.

Arsenal sebetulnya lebih dijagokan menang kendati berstatus sebagai tim tamu. Maklum, Meriam London datang dengan nama-nama senior seperti Petr Cech, Henrikh Mkhitaryan, dan Laurent Koscielny.

Sayangnya, Arsenal gagal mengonversi keunggulan kualitas itu menjadi gol. Satu gol Stanislaw Drahun di menit 45 gagal dibalas hingga pertandingan usai.

Arsenal malah harus kehilangan Alexandre Lacazette, lima menit sebelum laga usai karena diusir wasit. Alhasil, Lacazette tidak akan bermain di leg kedua nanti.

Meskipun demikian, Emery yakin, faktor kandang akan membuat Arsenal tampil berbeda. “Saya percaya kepada pemain saya dan saya percaya di kandang dan suporter kami,” ujar Emery.

Emery menambahkan, Arsenal gagal menang dari BATE di laga pertama karena kurang efisien. Padahal, Mkhitaryan dan kawan-kawan tampil lebih dominan dan memiliki banyak peluang.

“Saat momen menyerang, kami punya banyak kesempatan, lebih banyak dari mereka. Tetapi kiper dan eksekusi kami tidak efisien. Kam itelah melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan,” kata Emery.

Continue Reading

Trending