Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Lain-Lain

Real Madrid Bersedih Karena Melihat Jumlah Penonton Yang Menurun

Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Real Madrid kalah dan menyebabkan jumlah penonton turun? Atau sebaliknya, dukungan suporter menurun menyebabkan Los Blancos kalah? Menurut catatan, ini adalah jumlah kemenangan terendah dalam 24 tahun terakhir.

Published

on

Jumlah Penonton Real Madrid Menurun

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Real Madrid kalah dan menyebabkan jumlah penonton turun? Atau sebaliknya, dukungan suporter menurun menyebabkan Los Blancos kalah? Menurut catatan, ini adalah jumlah kemenangan terendah dalam 24 tahun terakhir.

Sedikitnya jumlah penonton di Santiago Bernabeu adalah penyebab utama di balik peforma Real Madrid yang mengecewakan di kandang musim ini. Mereka yang datang sibuk bersiul mencemooh para pemain Los Blancos, sementara yang lain tidak lagi mempunyai keinginan untuk datang dan menonton tim beraksi.

Penonton Real Madrid di Stadiun Bernabeu Berkurang 25 Persen

Stadion Bernabeu mempunyai kapasitas lebih dari 70.000 tempat duduk, namun tren kehadiran penonton terus turun. Laga mengecewakan dengan skor 2-2 ketika tandang ke Villarreal pada hari Jumat akan menjadikan angka kehadiran hari Minggu melawan Real Sociedad cenderung menurun. Real Madrid melewati tahun 2018 ketika kontra Rayo Vallecano di depan hanya 55.229 pendukung saja.

Bernabeu semakin sepi dan bertambah sepi. Kecuali derby ibukota melawan Atletico Madrid, di mana 78.642 orang hadir, 11 pertandingan La Liga lainnya jauh dari angka ini. Dan pada 5 kesempatan jumlah kehadiran jauh di bawah 60.000.

Dengan penonton di stadion yang penuh sesak akan memberikan dukungan ekstra bagi tim, memotivasi mereka untuk segera mengakhiri pertarungan dengan gol kemenangan, dan angka kehadiran penonton yang rendah mungkin akan berdampak pada semangat tim.

Persentase Jumlah Kemenangan Real Madrid sekitar 62,96 Persen

Los Blancos mengakhiri tahun 2018 dengan persentase kemenangan hanya 62,96 persen di Bernabeu, yang berarti bahwa mereka tidak memenangkan 37,04 persen laga kandang mereka, persentase terburuk dalam 24 tahun. Pada saat itu, pada tahun 1994, Madrid tidak memenangkan 41,67 persen dari laga mereka dan belum ada 1 tahun berlalu begitu buruknya di kandang.

TERKAIT : 

Secara keseluruhan, ada 27 pertandingan yang dimainkan di Bernabeu pada tahun 2018, menghasilkan 17 kemenangan, 5 imbang (NumanciaAthletic Bilbao, Atletico Madrid 2x, dan Bayern Munchen) serta 5 kekalahan (Juventus, Levante, Villarreal, Leganes, dan CSKA Moscow).

 

Lain-Lain

Perbandingan Tendangan Penalti Antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo

Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Cristiano Ronaldo gagal memanfaatkan tendangan penalti pada laga Juventus kontra Chievo, di Juventus Stadium, Senin (22/1/2019) dini hari WIB

Published

on

Lional Messi dan Cristiano Ronaldo

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaBola, Cristiano Ronaldo gagal memanfaatkan tendangan penalti pada laga Juventus kontra Chievo, di Juventus Stadium, Senin (22/1/2019) dini hari WIB. Kegagalan tersebut membuat Juventus hanya menang 3-0 atas tim juru kunci Liga Italia Serie A 2018-2019 tersebut.

Pada pertandingan tersebut, tiga gol kemenangan Juventus lahir via tendangan keras Douglas Costa pada menit ke-14, Emre Can (45;) dan Daniele Rugani (84′). Sementara itu, Cristiano Ronaldo gagal menembus jala tim tamu setelah sepakan 12 pas-nya berhasil ditepis kiper Chievo, Stefano Sorrentino.

Kegagalan mengeksekusi peluang dari titik putih membuat CR7 menambah daftar negatif sepanjang karier. Saat ini, Ronaldo sudah ‘mengoleksi’ 25 kegagalan melakukan eksekusi dari 139 penalti. Angka itu termasuk adu penalti dalam sebuah pertandingan.

Publik langsung membandingkan performa Ronaldo tersebut dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Mantan rival CR7 di pentas La Liga tersebut melakukan jumlah kegagalan yang sama, namun dari 108 tendangan penalti.

Artinya, CR7 memiliki rata-rata keberhasilan mengeksekusi penalti sebesar 82,01 persen. Sedangkan Sang Messiah berada di angka 76,85 persen.

Titik rasio terburuk penalti Lionel Messi berasal dari penampilan bersama Timnas Argentina. Ia hanya mencetak 11 gol dari 16 kesempatan, yang membuatnya mendapat rasio keberhasilan 75 persen. Kali terakhir, Lionel Messi gagal memanfaatkan penalti pada Piala Dunia 2018 kontra Islandia.

Sementara itu, Cristiano Ronaldo sukses memeroleh 7 gol dari 11 penalti alias 83,73 persen. Eks Real Madrid ini gagal mengeksekusi penalti saat Portugal bersua Austria pada Euro 2016. Selain itu, catatan buruk yang paling diingat publik adalah kala Ronaldo gagal menembak 12 pas saat bersua Chelsea pada final Liga Champions 2008. Saat itu, ia membela Manchester United.

Pada catatan lain seputar tatistik, Agen Bola FortunaBola mengungkapkan, Ronaldo dan Messi semakin mendekati koleksi gol legenda hidup asal Brasil, Pele. Angka gol tersebut berada di genre domestik alias liga lokal.

Saat ini, Lionel Messi sudah mengoleksi 577 gol dari 661 pertandingan bersama Barcelona. Ia melakoni debut pada 2004. Sementara itu, Cristiano Ronaldo mengemas 589 gol dari 790 pertandingan. Artinya, rekor Pele, 619 gol dalam 538 pertandingan, bukan tak mungkin bakal dilewati duo tersebut.

Continue Reading

Lain-Lain

Apa Yang Membuat Jose Mourinho Merasa Iri Pada Jurgen Klopp Dan Pep Guardiola ?

Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Jose Mourinho merasakan bahwa manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memperoleh perlakuan jauh lebih istimewa dibandingkan dirinya.

Published

on

Jose Mourinho, Jurgen Klopp dan Pep Guardiola

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Jose Mourinho merasakan bahwa manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memperoleh perlakuan jauh lebih istimewa dibandingkan dirinya.

Mantan manajer Manchester United, Jose Mourinho, merasa dia dihukum terlalu berat, dan tidak sebanding dengan perlakuan kepada manajer lain.

The Special One diberhentikan Manchester United bulan lalu, ketika Setan Merah berada di peringkat 6 klasemen sementara Liga Inggris – beberapa hari sesudah kalah 1-3 dari Liverpool.

Jose Mourinho pun mengkritik perlakuan yang diperoleh Pep Guardiola dan Jurgen Klopp. “Beberapa orang terkadang sulit untuk membedakan gairah dengan kontrol emosional. Saya akan memberi Anda contoh, Anda tahu bahwa saya benar. Keadaan serupa, dengan saya dan manajer lain, namun konsekuensinya tidak sama,” katanya kepada Situs Judi Bola FortunaBola.

Hanya Mourinho yang Disanksi Mengenai Perilaku Di Pinggir Lapangan

“Saat Mourinho berperilaku buruk di tepi lapangan, ketika Mourinho menendang botol minuman, ketika Mourinho melakukan ini, ketika Mourinho melakukan itu, dia diusir dari lapangan, dia diskors, dia harus membayar denda,” ungkapnya.

“Tetapi saat Jurgen [Klopp] melakukannya, itu gairah (passion). Dan saat Pep [Guardiola] melakukannya, itu [sama, gairah]. Saat Mourinho melakukannya, dia harus dikeluarkan dari lapangan,” jelas pelatih asal Portugal itu.

Mourinho juga percaya, dia diperlakukan berbeda karena dia tidak pernah bermain sepakbola sebagai seorang pemain profesional. “Sejujurnya, saya berpikir sebab alasan tertentu, saya tidak termasuk dalam apa yang saya sebut ‘suku’. Saya bukan anggota dari suku sepakbola,” tambahnya.

Tidak Termasuk Dalam ‘Suku Pemain Bola’

“Saya mencintai sepakbola. Sepakbola adalah hidup saya. Saya telah bermain sepakbola semenjak dulu, namun saya tidak masuk suku itu. Saya tidak meluangkan waktu di suku itu. Saya tidak meluangkan waktu untuk membuat citra tertentu dalam menciptakan posisi istimewa,” ungkap Mourinho yang juga pernah melatih Real Madrid dan Inter Milan.

“Saya tidak tergolong anggota suku itu. Saya menjalani keadaan yang saya punyai, kebanggaan yang saya punyai, hanya karena pekerjaan saya dan disebabkan oleh hasil yang saya peroleh. Tidak ada yang memberi saya apa-apa,” ungkapnya.

TERKAIT : 

“Untuk saat ini, jauh lebih mudah [menjadi manajer tanpa menjadi pemain sepak bola] dibanding saat saya memulai karir pelatih saya. Saat saya memulainya, tidak ada pelatih sepakbola top tanpa adanya karier hebat sebagai pemain,” jelas Mourinho.

 

Continue Reading

Lain-Lain

Arsenal Melanjutkan Negosiasi Transfer Gelandang Serang Barcelona

Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Barcelona melanjutkan negosiasi transfer Denis Suarez dengan Arsenal, Senin (14/1). Gelandang yang berusia 25 tahun itu kemungkinan besar akan pindah ke Emirates dengan status pemain pinjaman.

Published

on

Denis Suarez

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Barcelona melanjutkan negosiasi transfer Denis Suarez dengan Arsenal, Senin (14/1). Gelandang yang berusia 25 tahun itu kemungkinan besar akan pindah ke Emirates dengan status pemain pinjaman.

Denis Suarez diberitakan tertarik untuk bermain untuk Arsenal di bursa transfer Januari ini. Pemain Timnas Spanyol itu dikabarkan sudah menyetujui persyaratan dengan raksasa London Utara tersebut, namun Arsenal tidak mampu membayar meskipun permintaan Barca hanya sebesar 10 juta poundsterling (sekitar Rp180 miliar).

Pelatih Arsenal, Unai Emery yang masih berharap bisa bereuni dengan Denis Suarez yang mantan anak asuhnya di Sevilla itu, belum lama ini mengungkapkan bahwa Arsenal tidak memiliki uang untuk dibelanjakan pada transfer permanen.

Menurut Situs Judi Bola FortunaBolaEmery akan mengajukan kesepakatan pinjaman Denis Suarez tersebut, yang akan termasuk opsi untuk membelinya pada akhir musim ini.

Denis Suarez Sudah Menyatakan Setuju Pindah ke Arsenal

Karir Denis Suarez di Barcelona saat ini sedang dibekukan pelatih Ernesto Valverde, yang menjelaskan tidak akan menurunkannya lagi. Berbagai spekulasi transfer sudah melingkupi karir pemain muda ini, termasuk kabar mengenai kemungkinan transfer ke Everton.

The Gunners sebelumnya dikabarkan siap menyambut Denis pada Januari ini. Dikarenakan, gelandang Timnas Spanyol itu sudah menyatakan ‘OK’ untuk pindah ke Emirates.

Denis Suarez akan segera hengkang dari Barcelona pada jendela musim dingin kali ini, apabila Arsenal dan Barcelona sudah menyetujui kesepakatan transfernya.

Emery Kelihatannya Memenangkan Perburuan Denis Suarez

Walaupun ia mendapat banyak tawaran dari klub-klub lain, pelatih Arsenal kelihatannya akan mampu mendatakang memenangkan perburuan pemain itu. Emery pun mengharapkan Denis segera bergabung dengan The Gunners.

TERKAIT : 

Keinginan Denis Suarez untuk hengkang dari Barcelona juga menjadi faktor yang sangat penting dalam perkembangan negosiasi kontraknya dengan Arsenal. Walaupun, kedua belah pihak masih terus mencari kesepakatan mengenai kesepakatan transfer pemain yang tidak diminati pelatih Ernesto Valverde tersebut.

 

Continue Reading

Trending