Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Uncategorized

Rekor Pertemuan Para Pemain Indonesia, Di Hari Pertama Final Tur BWF

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Skuat bulutangkis Indonesia akan menampilkan laga di hari pertama gelaran BWF World Tour Finalis , Rabu 12 Desember 2018 di Hall Tianhe Guangzhou China.

Dimana dalam pertarungan ini sudah ada pembuka armada Merah Putih dalam ajang berhadiah senilai US $1.500.000 tidaklah mudah.  Ada beberapa diantaranya sudah harus bertemu dengan musuh bebuyutan yang sudah memiliki rekor lebih baik dalam catatan pertemuan mereka.

Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting sudah ditunggu oleh pemain dari Taiwan yang sering menyulitkannya , Chou Tien- Chen.

Tien -Chen merupakan unggulan pertama, yang ingin langsung masuk di laga perdananya , tapi Ginting lebih memiliki keunggulan sedikit dengan rekor pertemuan dengan skor angka 4-3 milik pemain asal Cimahi.

Tidak hanya Ginting, Pemain senior Tommy Sugiarto, sudah bertarung pada sesi pembuka dengan memperoleh kemenangan dari Thailand, Kantaphon Wangcharoen. Dengan rasa kepercayaan diri tinggi yang sudah di miliki oleh Tommy sudah berhasil dibukukan dengan rekor pertemuan 3-0 atas Wangcharoen.

 

Tapi untuk sementara ini, kerasnya persaingan ganda putri , duet Greysia Polii / Apriyani Rahayu sudah mempunyai tekad besar untuk bisa meruntuhkan kokoh pertahanan duo Jepang, Misaki Matsutomo / Ayaka Takahashi.

Greysia/Apri mengatakan selalu mengalami kesulitan jika berhadapan langsung dengan mantan pemilik medali emas Olimpiade Rio 2006. Baru pertama menang dan setelah tujuh kali tumbang menjadi bukti otentik yang sangat menyulitkan Greysia/ Apri yang sedang mencuri kemenangan dari Misaki/Ayaka.

Dimana ada duel ganda campuran antara pasangan Pelatnas Cipayung , Hafiz Faisal/ Gloria Emmanuelle Widjaja yang sudah berhadapan dengan unggulan dua , Yuta Watanabe / Arisa Higashino. Dua pertemuan sebelumnya, Hafiz/ Gloria sudah tersungkur di hadapan perengkuh gelar All England 2018.

Hal yang paling dinantikan dimana performa apik , Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon yang akan memulai perburuan gelar ketiga di turnamen penutup akhir tahun.

 

 

 

Dimana, duo minions adalah unggulan utama langsung dihadang pemain andalan Denmark, Kim Astrup / Anders Skaarup Rasmussen. Dan dari rekor Head To Head , Kevin/ Marcus sudah memiliki hasil yang positif dengan 5 kali menang dan pertama kali kalah.

Duet kawakan Merah Putih, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan harus bersiap meladeni permainan alot pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe yang sebelumnya pernah mereka kalahkan pada ajang Jepang Terbuka 2018 lalu.

Berikut data lengkap rekor head to head pemain Indonesia di laga perdana Final Tur BWF, Rabu 12 Desember 2018:

Tunggal putra:
Anthony Sinisuka Ginting 4-3 Chou Tien-chen (Taiwan)
Tommy Sugiarto 3-0 Kantaphon Wangcharoen (Thailand)

Ganda putra:
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 1-0 Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang)
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon 5-1 Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark)

Ganda putri:
Greysia Polii/Apriyani Rahayu
 1-7 Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi (Jepang)

Ganda campuran:
Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja
 0-2 Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

Ronaldo Pantas Meraih Ballon d’Or 2019

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola Fortunabola, Dimana Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo sudah dinilai layak untuk meraih gelar Ballon d’Or di edisi tahun 2019. Hal ini sudah disampaikan oleh mantan kapten Timnas Australia seperti Tim Cahill.

Dengan persaingan untuk bisa meraih Gelar Ballon d’Or di edisi tahun 2019 yang sudah diperkirakan bisa kembali pada Ronaldo dan Lionel Messi. Namun dengan kedua pemain yang sudah menampilkan performa yang bagus bersama dengan klub masing-masing.

Messi yang sudah mencetak 36 gol dan sudah memberikan gelar Juara La Liga di Barcelona. Tapi, Ronaldo sudah memberikan gelar Serie A di Juventus dan sudah memberikan kontribusi 27 gol di semua kompetisi. Dengan keduanya sudah gagal di Liga Champions.

Sementara, Luka Modric, peraih Ballon d’Or tahun 2018 lalu, tampil tidak begitu bagus bersama Real Madrid. Peluang Modric mempertahankan gelar akan sangat kecil.

Menurut Agen Bola Fortunabola, mengatakan kalau Ronaldo sudah memberikan dampak yang besar pada Juventus dan Serie A. OLeh karena itu, dia layak untuk bisa meraih gelar Ballon d’Or di edisi Tahun 2019. Yang sulit bisa mencari pemain seperti Ronaldo.

“Dengan alasan mengapa saya harus memilih Ronaldo, dan banyak orang yang tidak akan setuju merupakan apa yang sudah di lakukan oleh Juventus,”tutur Agen bola Fortunabola 

“Dia sudah meninggalkan Real Madrid yang kemudian pindah ke Juventus dan sudah memberikan dampak yang besar di liga lain. Saya belum pernah melihat pemain lain yang sudah melakukan itu di Real Madrid atau di Manchester United, “tuturnya.

Ronaldo sendiri terpilih sebagai pemain terbaik Serie A pada musim 2018-2019 ini. Pemain asal Portugal itu mampu mencetak 21 gol, hingga pekan ke-37, pada musim pertamanya di Serie A. Catatan yang harus diakui bagus karena diraih saat Ronaldo berusia 34 tahun.

Pada musim pertama, Ronaldo mengalami cacat di Juventus yang merupakan gagal jadi juara Liga Champions. Tapi, eks pemain Sporting Lisbon yang sudah berupaya dengan maksimal dan sudah memberikan kontribusi besar.

Ronaldo mencetak enam gol di Liga Champions, termasuk hattrick ke gawang Atletico pada babak 16 Besar. Jadi, Tim Cahill menilai tidak adil menyalahkan Ronaldo seorang diri atas kegagalan Juventus di Eropa.

“Saya tahu dia tidak menjadi juara di Liga Champions tapi dia punya dampak yang besar pada setiap klub tempat dia bermain. Apalagi jika Anda menempatkan dia pada usianya,” tutup eks bintang Everton tersebut

Continue Reading

Hot News

Ini Wakil Inggris di Liga Champions dan Liga Europa Musim Depan

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola ,Wakil Inggris di Liga Champions dan Liga Europa pada musim depan yang belum tetap. Dimana mereka yang sudah lolos dan masih memiliki peluang berlaga ke Eropa.

Liga Inggris 2018-2019 yang sudah berakhir dengan Manchester City yang sudah keluar sebagai Juara. Liverpool, Chelsea, Arsenal dan Manchester United dan Wolverhampton Wanderes yang sudah mengikuti di posisi dua sampai tujuh zona Ke Eropa.

Pada klasemen akhir yang sudah didapat, dengan persaingan yang sudah merebut tiket ke Eropa yang belum berakhir di Inggris. Masih ada satu tiket ke Liga Champions dan Liga Europa yang sudah bisa direbutkan dari Liga Europa dan Piala FA.

Final sudah mempertemukan Chelsea vs Arsenal di Olympic Stadium, Baku Azerbaijan  dari Liga Europa. Pemenangannya yang sudah mendapat satu tiket ke Liga Champions di musim depan.

 Dengan Piala FA yang sudah mempertemukan Manchester City vs Watford di Stadion Wembley, tanggal 18 Mei mendatang. Pemenang laga akan mendapat satu tiket ke Liga Europa.

Wolverhampton dan Watford menjadi dua tim yang berpeluang merebut tiket Liga Europa dari Piala FA. Wolves bisa lolos jika City yang menjadi juara Piala FA, sementara Watford harus menjuarai Piala FA itu sendiri untuk merebut tiketnya.

Sementara Arsenal bisa membuat Inggris mengirim lima wakil ke Liga Champions musim depan, jika menjadi juara Liga Europa. Namun kalah, The Gunners harus tetap berlaga di Liga Europa dan komposisi di Liga Champions tetap diisi City, Liverpool, Chelsea dan Tottenham selaku tim empat besar Premier League musim ini.

Berikut Permutasinya

Jika Chelsea Juara Liga Europa dan City Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
-Wakil di Liga Europa: Arsenal, Manchester United, Wolves (Q2)

Jika Chelsea Juara Liga Europa dan Watford Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
-Wakil di Liga Europa: Arsenal, Manchester United (Q2), Watford

Jika Arsenal Juara Liga Europa dan City Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, Tottenham, Arsenal
-Wakil d Liga Europa: Manchester United, Wolves (Q2)

Jika Arsenal Juara Liga Europa dan Watford Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, Arsenal
-Wakil di Liga Europa: Watford, Manchester United (Q2)

Continue Reading

Liga Champions

Kekalahan Tahun Lalu Membakar Semangat Liverpool

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Liverpool  sudah berhasil masuk ke final dalam Liga Champions secara terus-menerus. Dengan kegagalan di final tahun lalu untuk memacu untuk pemain The Reds untuk tampil lebih baik demi gelar juara.

Tiket Final yang sudah didapat oleh Liverpool setelah kemenangan atas Barcelona di semifinal. Dengan kekalahan 0-3 di leg pertama, Liverpool yang menang dengan skor 4-0 di leg kedua di Anfield.

Untuk Liverpool ini merupakan suatu kelolosan yang sudah kedua kali secara terus-menerus untuk masuk ke final setelah tahun lalu. Namun di final Kiev, Liverpool yang kalah dari turnamen, Real Madrid, dengan skor 1-3. Dua gol El Real disebabkan blunder Loris Karius dan juga diwarnai cedera Mohamed Salah akibat duel dengan Sergio Ramos.

Setelah setahun berselang, bisa menjadi pahitnya suatu kekalahan yang masih terasa untuk mengingat mereka sudah lama tidak bisa mencapai final sebelumnya. Namun kegagalan, sudah menjadi “bahan bakar” Si Merah yang bisa menampilkan lebih oke di final tahun ini dam bisa membawa pulang trofi keenam dari kompetisi ini.

“Saya rasa pengalaman di final tahun lalu akan sedikit membantu kami. Tapi jika Anda melihat kedua tim tersisa, maka mereka semua adalah lawan-lawan hebat, ” tutur bek Liverpool Virgil Van Dijk yang sudah dilansir dari Agen Bola FortunaBola.

“Kami akan mencoba sebisa kami untuk menjuarainya. Tapi ini final dan kami tahu apapun bisa terjadi. Kita lihat saja apa yang akan terjadi,” sambungnya.

Tottenham Hotspur akan jadi lawan Liverpool di final setelah menyingkirkan Ajax Amstedam. Spurs menang 3-2 pada leg kedua dan lolos dengan aturan gol tandang 3-3.

Continue Reading

Trending