Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Uncategorized

Rossi : Pebalapa Lain Memiliki Satu Musuh Legendaris, Saya Memiliki Enam!

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola FortunaVip, Pebalap Monster Energy Yamaha sudah sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi sudah mengaku kalau dia heran melihat kiprahnya di MotoGP, sekaligus menyadari betapa banyak rival kuat yang ia hadapi selama 24 tahun berkarier di ajang Grand Prix.

Dengan genapnya usia 40 tahun pada Sabtu (16/2) Rossi mendapatkan ucapan selamat dari berbagai tokoh ternama, termasuk dari rival-rivalnya sendiri, di antaranya adalah Jorge Lorenzo. Meski dikenal sering cekcok di dalam sirkuit, keduanya diketahui punya hubungan yang cukup baik di luar sirkuit.

Lorenzo bahkan menyatakan bahwa Rossi punya peranan yang sangat besar di MotoGP, dan menyebutnya sebagai rival yang paling sulit dikalahkan dan nyaris tak punya kelemahan. Kepada Situs Judi Bola Online FortunaBola, Rossi pun mengucapkan terima kasih kepada Lorenzo.

“Saya berterima kasih banyak pada Jorge. Ia merupakan rival yang hebat bagi saya. Hal macam ini membuat saya makin bangga, karena saya membuat banyak orang mencintai dunia balap motor, membuat kejuaraan ini kian berkembang dan membuat orang tahu apa yang sangat saya cintai,” ujarnya dilansir dari Agen Bola FortunaVip.

Meski belum mendapatkan status ‘MotoGP Legend‘ secara resmi dari Agen Bola FortunaVip , tak pelak lagi bahwa Rossi memang sudah menjadi legenda hidup dunia balap motor dan mobil. Ketika ditanya siapa rival yang ‘berjasa’ membuatnya mendapat status tersebut, Rossi pun menyebut nama Max Biaggi.

Lucunya, Rossi dan Biaggi dikenal memiliki rivalitas yang sangat sengit, baik di dalam maupun luar lintasan. Keduanya juga diketahui masih punya hubungan buruk hingga kini. “Saya akan mulai dari Biaggi, apalagi rivalitas di antara kami merupakan hal yang membuat kami sangat terkenal di Italia,” ujarnya sembari tertawa.

Selain Biaggi, Rossi juga diketahui memiliki banyak rivalitas bersejarah dengan pebalap lain. Kakak Luca Marini ini pun mengaku baru menyadarinya baru-baru ini.

“Sudah beberapa yang hari lalu, saya mencoba menghitung semuanya. Ternyata mereka ada enam rival top!  Biaggi, (Sete) Gibernau, (Loris) Capirossi, (Casey) Stoner, Lorenzo dan (Marc) Marquez. Bayangkan, Niki Lauda dan James Hunt (legenda Formula 1), mereka hanya punya satu rival legendaris. Saya malah memiliki enam. Ini gila,” pungkas Rossi.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

Ronaldo Pantas Meraih Ballon d’Or 2019

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola Fortunabola, Dimana Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo sudah dinilai layak untuk meraih gelar Ballon d’Or di edisi tahun 2019. Hal ini sudah disampaikan oleh mantan kapten Timnas Australia seperti Tim Cahill.

Dengan persaingan untuk bisa meraih Gelar Ballon d’Or di edisi tahun 2019 yang sudah diperkirakan bisa kembali pada Ronaldo dan Lionel Messi. Namun dengan kedua pemain yang sudah menampilkan performa yang bagus bersama dengan klub masing-masing.

Messi yang sudah mencetak 36 gol dan sudah memberikan gelar Juara La Liga di Barcelona. Tapi, Ronaldo sudah memberikan gelar Serie A di Juventus dan sudah memberikan kontribusi 27 gol di semua kompetisi. Dengan keduanya sudah gagal di Liga Champions.

Sementara, Luka Modric, peraih Ballon d’Or tahun 2018 lalu, tampil tidak begitu bagus bersama Real Madrid. Peluang Modric mempertahankan gelar akan sangat kecil.

Menurut Agen Bola Fortunabola, mengatakan kalau Ronaldo sudah memberikan dampak yang besar pada Juventus dan Serie A. OLeh karena itu, dia layak untuk bisa meraih gelar Ballon d’Or di edisi Tahun 2019. Yang sulit bisa mencari pemain seperti Ronaldo.

“Dengan alasan mengapa saya harus memilih Ronaldo, dan banyak orang yang tidak akan setuju merupakan apa yang sudah di lakukan oleh Juventus,”tutur Agen bola Fortunabola 

“Dia sudah meninggalkan Real Madrid yang kemudian pindah ke Juventus dan sudah memberikan dampak yang besar di liga lain. Saya belum pernah melihat pemain lain yang sudah melakukan itu di Real Madrid atau di Manchester United, “tuturnya.

Ronaldo sendiri terpilih sebagai pemain terbaik Serie A pada musim 2018-2019 ini. Pemain asal Portugal itu mampu mencetak 21 gol, hingga pekan ke-37, pada musim pertamanya di Serie A. Catatan yang harus diakui bagus karena diraih saat Ronaldo berusia 34 tahun.

Pada musim pertama, Ronaldo mengalami cacat di Juventus yang merupakan gagal jadi juara Liga Champions. Tapi, eks pemain Sporting Lisbon yang sudah berupaya dengan maksimal dan sudah memberikan kontribusi besar.

Ronaldo mencetak enam gol di Liga Champions, termasuk hattrick ke gawang Atletico pada babak 16 Besar. Jadi, Tim Cahill menilai tidak adil menyalahkan Ronaldo seorang diri atas kegagalan Juventus di Eropa.

“Saya tahu dia tidak menjadi juara di Liga Champions tapi dia punya dampak yang besar pada setiap klub tempat dia bermain. Apalagi jika Anda menempatkan dia pada usianya,” tutup eks bintang Everton tersebut

Continue Reading

Hot News

Ini Wakil Inggris di Liga Champions dan Liga Europa Musim Depan

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola ,Wakil Inggris di Liga Champions dan Liga Europa pada musim depan yang belum tetap. Dimana mereka yang sudah lolos dan masih memiliki peluang berlaga ke Eropa.

Liga Inggris 2018-2019 yang sudah berakhir dengan Manchester City yang sudah keluar sebagai Juara. Liverpool, Chelsea, Arsenal dan Manchester United dan Wolverhampton Wanderes yang sudah mengikuti di posisi dua sampai tujuh zona Ke Eropa.

Pada klasemen akhir yang sudah didapat, dengan persaingan yang sudah merebut tiket ke Eropa yang belum berakhir di Inggris. Masih ada satu tiket ke Liga Champions dan Liga Europa yang sudah bisa direbutkan dari Liga Europa dan Piala FA.

Final sudah mempertemukan Chelsea vs Arsenal di Olympic Stadium, Baku Azerbaijan  dari Liga Europa. Pemenangannya yang sudah mendapat satu tiket ke Liga Champions di musim depan.

 Dengan Piala FA yang sudah mempertemukan Manchester City vs Watford di Stadion Wembley, tanggal 18 Mei mendatang. Pemenang laga akan mendapat satu tiket ke Liga Europa.

Wolverhampton dan Watford menjadi dua tim yang berpeluang merebut tiket Liga Europa dari Piala FA. Wolves bisa lolos jika City yang menjadi juara Piala FA, sementara Watford harus menjuarai Piala FA itu sendiri untuk merebut tiketnya.

Sementara Arsenal bisa membuat Inggris mengirim lima wakil ke Liga Champions musim depan, jika menjadi juara Liga Europa. Namun kalah, The Gunners harus tetap berlaga di Liga Europa dan komposisi di Liga Champions tetap diisi City, Liverpool, Chelsea dan Tottenham selaku tim empat besar Premier League musim ini.

Berikut Permutasinya

Jika Chelsea Juara Liga Europa dan City Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
-Wakil di Liga Europa: Arsenal, Manchester United, Wolves (Q2)

Jika Chelsea Juara Liga Europa dan Watford Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham
-Wakil di Liga Europa: Arsenal, Manchester United (Q2), Watford

Jika Arsenal Juara Liga Europa dan City Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, Tottenham, Arsenal
-Wakil d Liga Europa: Manchester United, Wolves (Q2)

Jika Arsenal Juara Liga Europa dan Watford Juara Piala FA
-Wakil di Liga Champions: City, Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, Arsenal
-Wakil di Liga Europa: Watford, Manchester United (Q2)

Continue Reading

Liga Champions

Kekalahan Tahun Lalu Membakar Semangat Liverpool

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Liverpool  sudah berhasil masuk ke final dalam Liga Champions secara terus-menerus. Dengan kegagalan di final tahun lalu untuk memacu untuk pemain The Reds untuk tampil lebih baik demi gelar juara.

Tiket Final yang sudah didapat oleh Liverpool setelah kemenangan atas Barcelona di semifinal. Dengan kekalahan 0-3 di leg pertama, Liverpool yang menang dengan skor 4-0 di leg kedua di Anfield.

Untuk Liverpool ini merupakan suatu kelolosan yang sudah kedua kali secara terus-menerus untuk masuk ke final setelah tahun lalu. Namun di final Kiev, Liverpool yang kalah dari turnamen, Real Madrid, dengan skor 1-3. Dua gol El Real disebabkan blunder Loris Karius dan juga diwarnai cedera Mohamed Salah akibat duel dengan Sergio Ramos.

Setelah setahun berselang, bisa menjadi pahitnya suatu kekalahan yang masih terasa untuk mengingat mereka sudah lama tidak bisa mencapai final sebelumnya. Namun kegagalan, sudah menjadi “bahan bakar” Si Merah yang bisa menampilkan lebih oke di final tahun ini dam bisa membawa pulang trofi keenam dari kompetisi ini.

“Saya rasa pengalaman di final tahun lalu akan sedikit membantu kami. Tapi jika Anda melihat kedua tim tersisa, maka mereka semua adalah lawan-lawan hebat, ” tutur bek Liverpool Virgil Van Dijk yang sudah dilansir dari Agen Bola FortunaBola.

“Kami akan mencoba sebisa kami untuk menjuarainya. Tapi ini final dan kami tahu apapun bisa terjadi. Kita lihat saja apa yang akan terjadi,” sambungnya.

Tottenham Hotspur akan jadi lawan Liverpool di final setelah menyingkirkan Ajax Amstedam. Spurs menang 3-2 pada leg kedua dan lolos dengan aturan gol tandang 3-3.

Continue Reading

Trending