Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Dunia

Superstar Generasi Baru Muncul di Piala Dunia Kali Ini

Pemain Prancis dan pers dunia memuji Kylian Mbappe sebagai superstar yang baru muncul setelah pemain berusia 19 tahun itu mengalahkan Lionel Messi dalam pertandingan yang terasa seperti menyalurkan obor ke generasi baru

Published

on

Kylian Mbappe

Lapakgol.com – Pemain Prancis dan pers dunia memuji Kylian Mbappe sebagai superstar yang baru muncul setelah pemain berusia 19 tahun itu mengalahkan Lionel Messi dalam pertandingan yang terasa seperti menyalurkan obor ke generasi baru.

Kecepatan dan kekuatan Mbappe dengan kejam mengekspos pertahanan Argentina di Kazan dalam kemenangan 4-3 yang menggetarkan pada Sabtu yang memantapkan kembali Prancis di antara favorit Piala Dunia.

“Minggir, Messi, superstar global baru lahir di Piala Dunia,” adalah berita utama di Sunday Times di Inggris.

“Dalam permainan ini, Messi adalah dia,” kata harian olahraga Prancis L’Equipe di atas foto Mbappe yang merayakan. “Dia menunjukkan bakatnya ke dunia dan menaungi Lionel Messi.”

Dengan mencetak 2 gol membuat anak itu yang dari pinggiran Paris menjadi remaja pertama sejak Pele 17 tahun untuk mencetak dua kali dalam pertandingan Piala Dunia.

Legenda Brasil tweeted: “Selamat, @KMbappe. 2 gol di Piala Dunia begitu muda menempatkan Anda di Tim yang hebat!”

“Dia punya lebih banyak bakat daripada saya,” kata pemain tengah Prancis Paul Pogba terhadap Mbappe.

“Dan dia tidak akan berhenti di situ. Dia punya banyak bakat.”

BABY BLEUS

Argentina hanya tersingkir oleh generasi baru, dan bukan hanya Mbappe – salah satu pencetak gol Perancis lainnya, Benjamin Pavard, hanya 22 sendiri.

“Ketika Anda memiliki pemain yang memiliki hari seperti Mbappe hari ini, sangat sulit untuk menghentikan mereka,” kata pelatih Argentina Jorge Sampaoli.

Dengan usia rata-rata 25 tahun, tim Prancis yang kurang pengalaman turnamen besar merasakan kesusahan setelah tiga pertandingan fase grup yang kurang bagus serta menuai satu penalti, gol bunuh diri dan hanya satu gol dari permainan terbuka.

Tapi pelatih Didier Deschamps “baby Bleus” membungkam para pencela dengan kemenangan gemilang atas para finalis 2014 yang membuat Prancis kembali pada jalur untuk meniru kemenangan Prancis ditahun 1998, ketika Deschamps menjadi kapten.

Mbappe bahkan tidak dilahirkan ketika Prancis memenangkan satu-satunya Piala Dunia mereka, di kandang sendiri.

“Saya benar-benar tidak bisa masuk,” kata Pavard, seorang bek yang tidak terbiasa mencetak gol, dia tidak tahu cara merayakan serangan hebatnya.

“Aku berlari kemana-mana, aku tidak tahu harus berbuat apa.”

Mbappe akan dimainkan kembali saat melawan Uruguay, yang pertahanan baja harus memberikan tes jauh lebih keras daripada barisan belakang belakang Argentina.

Mungkin terlalu dini untuk membicarakan mengangkat trofi di Stadion Luzhniki Moskow pada 15 Juli, tapi Deschamps dipenuhi dengan kegembiraan.

“Saya mengalami banyak kegembiraan dan kebahagiaan sebagai pemain Perancis, dan alasan saya mengambil pekerjaan ini adalah merasakan hal yang sama lagi,” kata Deschamps.

“Para pemain muda, mereka memiliki karakter. Sebagai orang yang bertanggung jawab, terutama ketika ada yang salah, saya sangat bangga dengan tim ini dan sangat bahagia untuk mereka.”

Dunia

Strike Atletico Madrid Setuju Luka Modric Memenangkan Ballon d’OR 2018

Dilansir Situs Judi Bola Fortunabola, Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, menyatakan Luka Modric layak memenangi gelar Ballon d’Or 2018. Menurutnya, Modric telah menjalani musim yang hebat bersama Real Madrid maupun Timnas Kroasia.

Published

on

Luka Modric

Lapakgol.com – Dilansir Situs Judi Bola Fortunabola, Penyerang Atletico Madrid, Antoine Griezmann, menyatakan Luka Modric layak memenangi gelar Ballon d’Or 2018. Menurutnya, Modric telah menjalani musim yang hebat bersama Real Madrid maupun Timnas Kroasia.

Luka Modric dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or pada malam gala yang digelar Selasa (4/12/2018) dini hari WIB. Modric mengalahkan dua kandidat unggulan lain, Cristiano Ronaldo dan Griezmann.

Kylian Mbappe menjadi kejutan dengan berada di posisi keempat. Melengkapi lima besar Ballon d’Or 2018 adalah mega bintang Barcelona, Lionel Messi.

Terpilihnya Modric sebagai peraih gelar di tahun 2018 ini masih menyisakan nada sumbang. Griezmann dinilai lebih layak untuk meraihnya. Tapi, Griezmann mengakui Modric layak meraih gelar itu.

Sepanjang tahun 2018, Antoine Griezmann meraih gelar Liga Europa dan Piala Super Eropa bersama Atletico Madrid. Puncak dari pencapaian Griezmann adalah gelar Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis.

Sementara itu, Luka Modric memimpin Kroasia menuju final Piala Dunia 2018, kemudian kalah dari Prancis. Pemain berusia 33 tahun ini mengantar Real Madrid menjadi juara di Liga Champions. Dua momen ini jadi kunci sukses Modric.

“Luka Modric layak mendapatkannya,” ucap Griezmann. “Dia telah menjalani musim yang sangat hebat dan dia menangkan Liga Champions,” sambungnya dikutip dari Situs Judi Bola Online Fortunabola.

Griezmann merasa ada gelar lebih penting daripada Ballon d’Or dan telah meraih gelar tersebut. Apakah itu? “Juara Piala Dunia,” tegas pemain berusia 27 tahun tersebut.

Antoine Griezmann mengaku senang bisa masuk dalam daftar finalis peraih Ballon d’Or 2018. Namun, Griezmann mengaku ingin meraih capaian yang lebih bagus. Griezmann ingin meraih yang terbaik dan merasa berada di jalur yang benar.

“Saya rasa jika saya tetap bekerja seperti apa yang sudah saya lakukan, mengapa tidak (menang Ballon d’Or)? Saya berada di jalur yang benar. Saya sudah mengklaim dua podium berturut-turut,” imbuh Griezmann Kepada Agen Bola Fortunabola.

Continue Reading

Dunia

Ter Stegen Ungkap Strategi Melawan Inter Milan Tanpa Lionel Messi

Messi absen saat Barcelona menjamu Inter Milan di matchday 3 Grup B Liga Champions 2018/19, Kamis dinihari WIB (25/10/2018). Messi mengalami cedera retak tulang lengan kanan saat Barcelona bertemu dengan Sevilla akhir pekan lalu.

Published

on

Ter Stegen

Lapakgol.comMessi absen saat Barcelona menjamu Inter Milan di matchday 3 Grup B Liga Champions 2018/19, Kamis dinihari WIB (25/10/2018). Messi mengalami cedera retak tulang lengan kanan saat Barcelona bertemu dengan Sevilla akhir pekan lalu.

Meski begitu, kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, yakin klubnya masih bisa bertarung di semua lini.

“Kami memulai setiap musim dengan tujuan memenangkan segalanya,” kata Ter Stegen kepada El Mundo Deportivo.

“Tahun lalu sesuatu terjadi pada kita yang seharusnya tidak terjadi, seperti kita kehilangan di Roma, tetapi ini adalah sesuatu yang harus kita pelajari, itu selalu terjadi dalam sepakbola,” kata penjaga gawang Barcelona ini.

Selanjutnya, Ter Stegen membahas soal absennya Messi. Mantan kiper Borussia Monchengladbach itu, mengakui Messi adalah pemain penting.

“Ketiadaan Lionel Messi? Jelas dia adalah pemain kunci dalam tim kami dan itu tidak akan mudah untuk menggantikannya, tetapi inilah yang harus kami kerjakan sekarang,” ujarnya.

“Sebelum cedera, seperti biasa, dia dalam momen yang sangat baik,” kata Ter Stegen.

Ter Stegen bergabung dengan Barcelona dari Borussia Monchengladbach pada tahun 2014. Di musim pertamanya, pemain asal Jerman itu, memenangkan treble di bawah Luis Enrique termasuk Liga Champions di Berlin.

Namun, setelah itu Ter Stegen harus puas menjadi penjaga gawang Liga Champions. Itu setelah Barcelona menjalankan sistem rotasi dengan Claudio Bravo.

Continue Reading

Dunia

Banjir Kritikan Di Piala Dunia 2018, David De Gea Dibela Pelatih Baru Spanyol

Performa David de Gea bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 menuai banyak kritikan. Meski demikian, pelatih anyar La Furia Roja, Luis Enrique, mengaku yakin anask asuhnya tersebut bisa mengatasi kritik dengan baik.

Published

on

Lapakgol.com – Performa David de Gea bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 menuai banyak kritikan. Meski demikian, pelatih anyar La Furia Roja, Luis Enrique, mengaku yakin anask asuhnya tersebut bisa mengatasi kritik dengan baik.

De Gea sempat menarik perhatian publik lantaran sempat melakukan blunder fatal kala bertemu Portugal di laga perdana grup B. Tak hanya itu, ia juga kebobolan tiga gol hingga membuat La Furia Roja hanya mampu meraih satu poin.

Tentu saja hal itu membuatnya mendapatkan banyak kritikan, terlebih setelah Spanyol tersingkir pada babak 16 besar. Dan baru-baru ini, ia sudah bangkit dan baru saja membantu La Furia Roja menang atas Inggris 2-1 di UEFA Nations League hari Minggu (9/9) kemarin.

Walaupun belum melatih Spanyol saat itu, namun Luis Enrique cukup tahu bagaimana kritikan menghampiri kipernya itu. Ia pun memberikan pujian karena kedewasaannya dalam menerima kritik.

“David selalu menunjukkan ketenangan dan kedewasaan untuk seseorang seumurannya,” ujar Luis Enrique dalam konferensi pers jelang lawan Kroasia, dikutip dari Football Espana.

“Dia punya banyak pengalaman dan paling profesional, dan dia tahu bahwa mendapatkan pujian dan kritikan merupakan bagian dari permainan,” lanjutnya.

Untuk itu, ia memastikan bahwa De Gea akan tetap mengawal gawang Spanyol saat bertemu Kroasia pada hari Rabu (12/9) dini hari nanti. Luis Enrique juga semakin yakin akan memainkannya karena performanya kala bertemu Inggris.

“Saya sangat tenang dengan David, dia adalah pemain hebat,” tambah Enrique.

“Permainannya dan semua musim penampilannya di Inggris membuatnya menjadi nomor satu untuk posisinya serta performanya, dia adalah kiper terbaik di dunia,” tutupnya.

Laga antara David de Gea dan kawan-kawan melawan Kroasia ini diyakini akan berjalan ketat, sebab skuat asuhan Zlatko Dalic itu baru saja tampil apik di Piala Dunia 2018 kemarin. Tetapi, La Furia Roja tetap lebih diunggulkan karena bermain di hadapan pendukung setianya.

Continue Reading

Trending