Connect with us
Agen Togel Agen Bola

Dunia

Ter Stegen Ungkap Strategi Melawan Inter Milan Tanpa Lionel Messi

Messi absen saat Barcelona menjamu Inter Milan di matchday 3 Grup B Liga Champions 2018/19, Kamis dinihari WIB (25/10/2018). Messi mengalami cedera retak tulang lengan kanan saat Barcelona bertemu dengan Sevilla akhir pekan lalu.

Published

on

Ter Stegen

Lapakgol.comMessi absen saat Barcelona menjamu Inter Milan di matchday 3 Grup B Liga Champions 2018/19, Kamis dinihari WIB (25/10/2018). Messi mengalami cedera retak tulang lengan kanan saat Barcelona bertemu dengan Sevilla akhir pekan lalu.

Meski begitu, kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen, yakin klubnya masih bisa bertarung di semua lini.

“Kami memulai setiap musim dengan tujuan memenangkan segalanya,” kata Ter Stegen kepada El Mundo Deportivo.

“Tahun lalu sesuatu terjadi pada kita yang seharusnya tidak terjadi, seperti kita kehilangan di Roma, tetapi ini adalah sesuatu yang harus kita pelajari, itu selalu terjadi dalam sepakbola,” kata penjaga gawang Barcelona ini.

Selanjutnya, Ter Stegen membahas soal absennya Messi. Mantan kiper Borussia Monchengladbach itu, mengakui Messi adalah pemain penting.

“Ketiadaan Lionel Messi? Jelas dia adalah pemain kunci dalam tim kami dan itu tidak akan mudah untuk menggantikannya, tetapi inilah yang harus kami kerjakan sekarang,” ujarnya.

“Sebelum cedera, seperti biasa, dia dalam momen yang sangat baik,” kata Ter Stegen.

Ter Stegen bergabung dengan Barcelona dari Borussia Monchengladbach pada tahun 2014. Di musim pertamanya, pemain asal Jerman itu, memenangkan treble di bawah Luis Enrique termasuk Liga Champions di Berlin.

Namun, setelah itu Ter Stegen harus puas menjadi penjaga gawang Liga Champions. Itu setelah Barcelona menjalankan sistem rotasi dengan Claudio Bravo.

Dunia

Pelatih Timnas Italia Memuji Player Muda Yang Mereka Punya

Published

on

roberto-mancini

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaVip, Roberto Mancini, pelatih Timnas Italia, mencurahkan pujian selangit kepada player muda Italia, Moise Kean yang mencatatkan gol penting saat Italia berhasil mengalahkan Finlandia 2-0 pada fase grup kualifikasi Euro 2020.

Italia saat ini tengah memasuki masa-masa penting, dan Mancini mendapatkan tugas berat. Dia harus membangun ulang skuat Italia sembari meletakkan fondasi untuk masa depan.

Kegagalan Itaia menembus putaran final Piala Dunia 2018 lalu merupakan pukulan keras bagi sepak bola Italia. Kini, Italia begitu fokus untuk tampil baik dan menembus Euro 2020.

Mereka ingin kembali bermain di kompetisi mayor untuk membuktikan kemampuan Italia. Inilah sebabnya Mancini mau memercayai player muda seperti Moise Kean dan Nicolo Barella.

Kemenangan Italia dibukukan melalui gol Nicolo Barella pada menit ke-7 dan Moise Kean pada menit ke-74. Gol tersebut merupakan gol internasional pertama bagi keduanya, Italia boleh menatap masa depan dengan optimistis.

“Kean memiliki kualitas, potensi luar biasa, dan segalanya tergantung pada dia,” kata Mancini kepada FortunaVip. dia juga memberi kesempatan pada Nicolo Zaniolo yang masuk pada babak kedua.

“Tidak sulit untuk membangkitkan kemampuan pada diri Kean dan Nicolo Zaniolo, jadi memilih mereka bukanlah risiko. Ada banyak kualitas di antara player muda kami. Jadi tidaklah sulit memahami itu,”

Lebih lanjut, Mancini menyebut kemenangan itu juga tidaklah mudah. Dia memuji pertahanan Finlandia yang begitu tangguh. Italia baru tampil lebih baik di babak kedua.

“Kemenangan ini tidak mudah, Finlandia langsung menutup permainan mereka dengan lima bek, jadi sangat sulit untuk menembus pertahanan mereka.”

“Kami membuat beberapa kesalahan pada awal pertandingan, tetapi kami tampil jauh lebih baik di babak kedua dan menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol,” tutupnya.

Kemenangan ini merupakan kemenangan kandang pertama Italia sejak mereka mengalahkan Israel pada kualifikasi Piala Dunia 2018, September 2017 lalu.

Ini juga merupakan awalan yang bagus bagi Italia untuk melupakan kegagalan mereka.

Continue Reading

Dunia

Real Madrid Dan Barcelona Berlomba Untuk Mendapatkan Milan Skriniar Dari Inter Milan

Published

on

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Real Madrid dan Barcelona diketahui berlomba untuk mendapatkan jasa Milan Skriniar dari Inter Milan. Hal tersebut dinyatakan oleh agen player tersebut, Mithat Halis.

Real Madrid dan Barcelona sama-sama menginginkan Milan Skriniar,” kata Halis.

“Banyak klub yang tertarik kepada Skriniar. Performanya sudah terbukti dan ia akan membela klub besar pada masa mendatang.”

“Klub-klub peminat harus bisa meyakinkan Inter Milan untuk mau melepas Skriniar. Mereka harus membuat tawaran yang sulit ditolak oleh Inter Milan,” ungkap Halis.

Nerazzurri dinyatakan memasang harga sebesar 80 juta euro jika ada klub yang benar-benar ingin mendapatkan Milan Skriniar.

Harga tersebut meningkat lebih dari tiga kali lipat, dari harga yang dikeluarkan Inter Milan ketika mendatangkan sang player dari Sampdoria.

Inter Milan membeli Skriniar dari Sampdoria pada Juli 2017. Saat itu, Nerazzurri mengeluarkan dana sebesar 28 juta euro untuk mendaratkannya ke Giuseppe Meazza.

Real Madrid dan Barcelona diberitakan telah menyiapkan dana besar untuk mendatangkan bek berusia 24 tahun itu.

Real Madrid menyiapkan suksesor Sergio Ramos, sedangkan Barcelona mencari pengganti Gerard Pique. Dilansir agen judi bola online FortunaBola.

Milan Skriniar diakui sebagai satu di antara bek muda yang memiliki potensi bagus. Ia bergabung dengan Sampdoria pada 2016 setelah diboyong dari MSK Zilina.

Pada musim perdananya di Serie A, Skriniar mencatatkan 35 pertandingan untuk Sampdoria. Catatan tersebut membuatnya menjadi bek termuda yang tampil dalam 35 pertandingan selama satu musim.

Harga 28 juta euro yang dibayarkan Inter Milan membuat Milan Skriniar menjadi player Slowakia yang memiliki harga jual paling mahal di dunia.

Continue Reading

Dunia

Dalam Laga Persahabatan, Messi Comeback Akhirnya Argentina Berhasil Dikalahkan Venezuela

Published

on

 

Lapakgol.com – Dilansir dari Situs Judi Bola FortunaBola, Lionel Messi comeback di Timnas Argentina yang tidak berakhir manis. Argentina malah jatuh di tangan Venezuela dengan skor 1-3.

Untuk pertama kalinya Messi tampil bersama Timnas Argentina setelah istirahat setelah selesai Piala Dunia 2018. Dimana Messi berhasil dimainkan sebagai starter dalam laga persahabatan saat melawan Venezuela di Wanda Metropolitan.

Dengan mengejutkan sama Venezuela, kalau Argentina lebih dulu mencetak gol pada menit keenam. Roberto Rosales melepaskan umpan dari area permainan sendiri dan jatuh ke kaki Salomon Rondon. Dan setelah mengontrol bola, Rondon yang melepaskan pada tembakan voli untuk menaklukkan Franco Armani.

Menerima gol dari Venezuela, Argentina mencoba untuk membalas.  Lewat aksi individunya, Messi melewati bek Venezuela dan melepaskan umpan silang untuk Lautaro Martinez. Penyerang Inter Milan itu menanduk bola, tapi ditepis oleh kiper Venezuela.

Dimana Messi sudah hampir membobol gawang ke Venezuela. Dia melepaskan tembakan yang melengkung dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok dari atas gawang. Tapi, Wuilker Farinez melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola.

Venezuela yang sudah menggandakan keunggulan di menite ke 44. Jhon Murillo yang sudah melakukan dengan tusukan dari kiri dan kemusian melepaskan tembakan yang keras daru luar kotak penalti. Tapi Armani yang tidak bisa menjangkau bola.

Pada menit ke 59, Argentina berhasil memperkecil ketertinggalan. Dengan umpan yang untuk terobosan Giovanni Lo Celso yang sudah dituntaskan dengan sempurna oleh Lautaro Martinez.

Venezuela mendapat penalti pada menit ke-75 setelah Darwin Machis dilanggar oleh Juan Foyth. Josef Martinez yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Armani.

Kekalahan ini meninggalkan pekerjaan rumah untuk pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Argentina selanjutnya akan menghadapi Maroko pada laga persahabatan.

Susunan Pemain

Argentina: Franco Armani; Lisandro Martinez (Blanco 46′), Juan Foyth, Gabriel Mercado (Kannemann 46′); Nicolas Tagliafico, Giovanni Lo Celso (Pereyra 78′), Gonzalo Montiel; Lionel Messi, Gonzalo Martinez (Suarez 46′); Lautaro Martinez (Benedetto 70′)

Venezuela: Wuilker Farinez; Roberto Rosales, Mikel Villanueva, Yordan Osorio, Ronald Hernandez; Junior Moreno, Tomas Rincon, Yangel Herrera (Soteldo 64′); Darwin Machis (Anor 79′), Salomon Rondon (Josef Martinez 72′), Jhon Murillo (Hurtado 89′)

Continue Reading

Trending