Connect with us
Agen Togel Agen Bola Agen Live Casino

Dunia

Tiga Hal Yang Tidak Terduga Di Piala Dunia Kali Ini

Walaupun terbawa arus untuk drama Penalty, tetapi Inggris berhasil menang atas Kolombia dan mungkin Piala Dunia kali ini merupakan waktunya untuk Inggris

Published

on

Inggris

Lapakgol.com – Walaupun terbawa arus untuk drama Penalty, tetapi Inggris berhasil menang atas Kolombia dan mungkin Piala Dunia kali ini merupakan waktunya untuk Inggris.

Swedia telah menunggu Inggris di perempatfinal setelah menang tipis 1-0 atas Swiss di Stadium Saint Petersburg.

Di sini, Lapakgol melihat tiga hal yang didapat dari Pertandingan Piala Dunia hari Selasa lalu.

Empat kali Keberuntungan untuk Inggris

Sejarah adu penalty Inggris telah memberi fans Inggris keraguan setelah Yerry Mina mencetak gol di babak tambahan.

Bagaimanapun, persiapan Manajer Inggris Gareth Southgate untuk adu Penalty telah memberikan hasil untuk pertama kali dalam empat kali adu penalty dalam sejarak Inggris di Piala Dunia.

Dengan Swedia yang juga lolos ke perempat final, serta Russia atau Kroasia, Jika Inggris berhasil terus melaju, mereka mungkin bisa mengakhiri rasa lapar selama 52 tahun.

Harry Kane semakin dekat dengan Golden Boot

Untuk pertama kalinya Inggris melaju dengan kepercayaan diri di Piala Dunia.

Harry kane terus mencetak gol untuk mendapatkan Golden Boot sejak dimulainya pertandingan pembuka di Moscow.

Harry Kane sekarang telah mencetak empat gol di Russia yang semuanya Penalty dan unggul dua gol dari Romelu Lukaku dan ingin menjadi Topskorer Inggris menggantikan Gary Lineker di tahun 1986.

Penampilan Swedia yang diluar Ekspetasi

Mereka mengalahkan Belanda di Kualifikasi Piala Dunia 2018, mengalahkan Italia, dan selesai babak grup di atas Jerman dan Meksiko den sekarang mengalahkan Swiss di 16 besar.

Tetapi, dengan hanya menang 1-0 atas Swiss, Publik lebih merasa Inggris lebih diunggulkan nantinya.

Swedia kurang bagus dalam penguasan bola dan barisan depan. Ruang yang mereka buat, umpan-umpan bahkan gol dari Emil Forsberg merupakan gol akibat pantulan dari kaki bek Swiss.

Tetapi Lawan sangat kesusahan melawan mereka, penjagaan ketat mereka didampingi dengan kedisiplinan serta stamina mereka yang luar biasa.

Dunia

Banjir Kritikan Di Piala Dunia 2018, David De Gea Dibela Pelatih Baru Spanyol

Performa David de Gea bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 menuai banyak kritikan. Meski demikian, pelatih anyar La Furia Roja, Luis Enrique, mengaku yakin anask asuhnya tersebut bisa mengatasi kritik dengan baik.

Published

on

Lapakgol.com – Performa David de Gea bersama timnas Spanyol di Piala Dunia 2018 menuai banyak kritikan. Meski demikian, pelatih anyar La Furia Roja, Luis Enrique, mengaku yakin anask asuhnya tersebut bisa mengatasi kritik dengan baik.

De Gea sempat menarik perhatian publik lantaran sempat melakukan blunder fatal kala bertemu Portugal di laga perdana grup B. Tak hanya itu, ia juga kebobolan tiga gol hingga membuat La Furia Roja hanya mampu meraih satu poin.

Tentu saja hal itu membuatnya mendapatkan banyak kritikan, terlebih setelah Spanyol tersingkir pada babak 16 besar. Dan baru-baru ini, ia sudah bangkit dan baru saja membantu La Furia Roja menang atas Inggris 2-1 di UEFA Nations League hari Minggu (9/9) kemarin.

Walaupun belum melatih Spanyol saat itu, namun Luis Enrique cukup tahu bagaimana kritikan menghampiri kipernya itu. Ia pun memberikan pujian karena kedewasaannya dalam menerima kritik.

“David selalu menunjukkan ketenangan dan kedewasaan untuk seseorang seumurannya,” ujar Luis Enrique dalam konferensi pers jelang lawan Kroasia, dikutip dari Football Espana.

“Dia punya banyak pengalaman dan paling profesional, dan dia tahu bahwa mendapatkan pujian dan kritikan merupakan bagian dari permainan,” lanjutnya.

Untuk itu, ia memastikan bahwa De Gea akan tetap mengawal gawang Spanyol saat bertemu Kroasia pada hari Rabu (12/9) dini hari nanti. Luis Enrique juga semakin yakin akan memainkannya karena performanya kala bertemu Inggris.

“Saya sangat tenang dengan David, dia adalah pemain hebat,” tambah Enrique.

“Permainannya dan semua musim penampilannya di Inggris membuatnya menjadi nomor satu untuk posisinya serta performanya, dia adalah kiper terbaik di dunia,” tutupnya.

Laga antara David de Gea dan kawan-kawan melawan Kroasia ini diyakini akan berjalan ketat, sebab skuat asuhan Zlatko Dalic itu baru saja tampil apik di Piala Dunia 2018 kemarin. Tetapi, La Furia Roja tetap lebih diunggulkan karena bermain di hadapan pendukung setianya.

Continue Reading

Dunia

Perasaan Aneh Bintang Inter Milan Melihat Timnas Argentina Tanpa Lionel Messi

Megabintang Argentina asal klub Barcelona, Lionel Messi tidak akan bermain dalam rangkaian laga uji coba timnas Argentina. Absennya langganan juara Ballon D’Or itu membuat pemain Albiceleste lainnya, Mauro Icardi, merasa aneh.

Published

on

Lapakgol.com – Megabintang Argentina asal klub Barcelona, Lionel Messi tidak akan bermain dalam rangkaian laga uji coba timnas Argentina. Absennya langganan juara Ballon D’Or itu membuat pemain Albiceleste lainnya, Mauro Icardi, merasa aneh.

Sejak menjalani debutnya pada 2005 lalu, nama Lionel messi hampir selalu menghiasi skuat timnas Argentina dalam berbagai ajang. Bahkan walau umurnya sudah menginjak angka 31 tahun, ia masih tetap dipercaya sebagai tumpuan pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Namun baru-baru ini, Lionel Messi dipastikan tidak akan memperkuat timnas Argentina dalam laga uji coba kontra Guatemala dan Kolombia. Hal ini membuat publik ragu dengan masa depan sang penyerang bersama Albiceleste.

Timnas Argentina dijadwalkan menghadapi Guatamela pada Sabtu (8/9/2018). Tiga hari kemudian, tim Tango bakal ditantang Kolombia.

Icardi pun merasa aneh tidak melihat Lionel Messi di sesi latihan Argentina kali ini. Tetapi, ia cukup maklum jika pemain yang dibesarkan Barcelona itu butuh waktu pasca kegagalan kemarin.

“Tidak melihat Messi bermain untuk Argentina itu langka, dan aneh bagi penggemar,” ujar Icardi kepada TyC Sports.

“Dia adalah yang terbaik di dunia, tetapi benar bahwa dia membutuhkan waktu setelah Piala Dunia,” lanjutnya.

Continue Reading

Dunia

Bintang Barcelona Memutuskan Pensiun Dari Timnas Spanyol

Bek tengah Spanyol Gerard Pique menegaskan bahwa ia telah mengakhiri karir internasionalnya yang gemilang pada hari Sabtu, mengatakan bahwa penunjukan mantan pelatih Barcelona, ​​Luis Enrique sebagai pelatih baru Timnas Spanyol, tidak akan mengubah pikirannya.

Published

on

Gerard Pique

Lapakgol.com – Bek tengah Spanyol Gerard Pique menegaskan bahwa ia telah mengakhiri karir internasionalnya yang gemilang pada hari Sabtu, mengatakan bahwa penunjukan mantan pelatih Barcelona, ​​Luis Enrique sebagai pelatih baru Timnas Spanyol, tidak akan mengubah pikirannya.

Pemain berusia 31 tahun telah tampil sebanyak 102 kali untuk Timnas Spanyol.

Enrique mengambil alih posisi pelatih setelah Piala Dunia bulan lalu, yang sempat di gantikan sebentar oleh Fernando Hierro karena kabar mengejutkan tentang pemecatan Julen Lopetegui akibat bergabung dengan Real Madrid.

“Saya berbicara dengannya (Enrique) satu atau dua minggu yang lalu. Saya mengatakan kepadanya bahwa keputusan itu sudah bulat,” kata Pique menjelang Piala Super Spanyol Minggu melawan Sevilla.

Pique adalah anggota terakhir dari tim Spanyol yang memenangkan Piala Dunia 2010 untuk pensiun dari tim nasional, mengikuti orang-orang seperti mantan rekan setim Barcelona Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.

Kemitraan defensifnya dengan Carles Puyol adalah kunci kemenangan Spanyol atas Belanda di tahun 2010, sementara itu ia juga memenangkan Euro 2012.

“Ini adalah panggung besar di Euro dan Piala Dunia,” tambah Pique.

“Saya sangat senang telah berpartisipasi dalam semua keberhasilan ini, tetapi sekarang saya ingin fokus pada Barca. Saya memiliki tiga tahun tersisa, dan semakin banyak semakin baik.”

Continue Reading

Trending